Jaga Kesehatan Tulang, Ini Bedanya Osteomielitis dan Osteomalasia

osteomielitis,osteomalasia

Halodoc, Jakarta - Osteomielitis bisa dialami oleh orang di segala usia. Osteomielitis pada anak biasanya terjadi pada tungkai atau lengan. Sedangkan pada orang dewasa biasanya terjadi pada tulang pinggul, kaki, atau tulang belakang. Berbeda dengan osteomielitis, osteomalasia hanya terjadi pada orang dewasa. Inilah perbedaan dari keduanya.

Baca juga: 3 Hal yang Menyebabkan Osteomielitis pada Lansia

Ini Bedanya Osteomielitis dan Osteomalasia

Osteomielitis merupakan infeksi pada tulang, jaringan lunak di sekitar tulang, dan sumsum tulang yang disebabkan oleh bakteri. Kondisi ini bisa saja terjadi dengan cepat dan terasa sangat sakit. Infeksi bakteri pada tulang ini dapat menyebar dari aliran darah ke tulang.

Sedangkan osteomalasia merupakan kondisi saat tulang tidak dapat mengeras, sehingga rentan bengkok, bahkan patah. Biasanya osteomalasia terjadi akibat kurangnya konsumsi vitamin D, fosfor, atau kalsium yang dibutuhkan dalam proses pengerasan tulang.

Gejala yang Muncul pada Pengidap Osteomielitis dan Osteomalasia

Gejala pada pengidap osteomielitis biasanya diawali dengan rasa nyeri pada tempat yang terinfeksi. Beberapa gejala lain, yaitu lemas, keluarnya cairan dari area yang terinfeksi, area yang terinfeksi membengkak dan kemerahan, area yang terinfeksi kaku dan tidak bisa digerakkan, mual, demam, serta menggigil.

Sedangkan pada pengidap osteomalasia, biasanya tidak terdapat gejala apapun. Gejala baru akan muncul ketika kondisi sudah semakin parah. Gejala meliputi tubuh terasa mual lelah, kesulitan berdiri dan naik tangga, kelemahan pada otot, serta nyeri pada beberapa bagian tubuh, terutama panggul, pangkal paha, tulang rusuk, dan kaki. Rasa nyeri ini biasanya akan semakin parah ketika menahan beban berat.

Baca juga: Mengenal Penyakit Ricket, Melemahnya Tulang pada Anak

Penyebab Terjadinya Osteomielitis dan Osteomalasia

Penyebab utama terjadinya osteomielitis adalah bakteri Staphylococcus aureus yang biasanya terdapat pada kulit tapi tidak menimbulkan masalah kesehatan. Bakteri ini akan menyebabkan infeksi pada area luka atau bekas operasi saat sistem imunitas tubuh sedang lemah karena suatu penyakit.

Sedangkan osteomalasia disebabkan oleh tidak sempurnanya proses perkembangan tulang, sehingga tulang tidak mengeras. Kondisi ini terjadi akibat tubuh kekurangan kalsium, fosfor, atau vitamin D. Beberapa kondisi yang menyebabkan tubuh kekurangan tiga zat tersebut, antara lain berusia lanjut, obesitas, gangguan fungsi ginjal atau hari, dan kurangnya paparan sinar matahari.

Ini Pencegahan Osteomielitis dan Osteomalasia

Kamu bisa mencegah osteomielitis dengan menghindari faktor yang dapat memicu terjadinya penyakit ini. Contohnya, jika kamu mempunyai luka, bersihkan luka tersebut dan tutup dengan perban steril. Selain itu, jika kamu mengidap diabetes, usahakan akan diabetes tetap terkendali.

Sedangkan osteomalasia dapat dicegah dengan memenuhi kebutuhan vitamin D. Kebutuhan akan vitamin D bisa kamu peroleh dengan mengonsumsi minyak ikan, telur, sereal, roti, susu, atau yoghurt. Bahkan jika diperlukan kamu bisa mengonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, kalsium, atau fosfor.

Baca juga: Nyeri Otot Tak Kunjung Sembuh Dapat Menjadi Gejala 6 Penyakit Ini

Jika kamu punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!