• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Asal Kompres, Kenali Demam pada Anak

Jangan Asal Kompres, Kenali Demam pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Meletakkan kain yang sudah dibasahi alias kompres di bagian kepala sering dilakukan para orangtua saat mendapati suhu tubuh sang buah hati lebih tinggi dari biasanya. Sebab, memasang kompres pada kening sudah lama diyakini dapat membantu menurunkan suhu tubuh yang menyebabkan demam pada anak.

Namun tunggu dulu, biar tidak asal kompres maka orangtua perlu mengenali terlebih dahulu fakta demam pada anak. Sebab, tidak semua demam bisa diatasi dengan kain kompres. Seorang anak disebut mengalami demam jika suhu tubuhnya sudah mencapai dan melebihi 38 derajat Celsius. Cara mengetahuinya adalah dengan mengukur suhu tubuh menggunakan alat bernama termometer. Jika setelah diukur suhu tubuh masih berada di bawah angka tersebut, artinya Si Kecil tidak mengalami demam.

Sayangnya, mengukur suhu tubuh menggunakan termometer sering dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Termometer digital bisa digunakan untuk mengukur suhu tubuh anak dengan meletakkannya pada mulut, telinga, ketiak, atau di bagian pelipis. Namun ternyata, salah satu tempat paling baik dan akurat untuk mengukur suhu tubuh saat demam adalah dengan memasukkan termometer ke bagian anus anak. Selain akurat, cara ini merupakan yang paling mudah untuk diterapkan pada bayi. Namun sebelum memasukkannya, pastikan untuk mencuci termometer terlebih dulu hingga bersih.

Baca juga: Inilah Cara Mengukur Suhu Tubuh yang Tepat

Menurunkan Demam Anak dengan Kompres

Demam pada anak sebenarnya tidak harus selalu diatasi dengan memberikan obat-obatan. Pemberian obat-obatan baru diperlukan bila anak merasa sangat tidak nyaman atau suhu tubuhnya mencapai 40 derajat Celsius atau lebih.

Namun, untuk membuat anak merasa lebih nyaman, ada dua cara yang bisa orangtua lakukan untuk menurunkan demam pada anak. Hal yang pertama adalah dengan memberikan kompres dingin. Letakkanlah waslap yang sudah dibasahi oleh air dingin di pergelangan tangan, pangkal paha atau dahi Si Kecil. Di tempat-tempat tersebut, terdapat pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit, sehingga meletakkan kompres dingin di tempat tersebut dapat membantu menurunkan suhu tubuh anak dengan cepat. Selain itu, menurunkan demam juga bisa dilakukan dengan memberi banyak asupan air minum. Hal ini juga penting untuk mencegah anak mengalami dehidrasi alias kekurangan cairan tubuh selama demam.

Jika demam terjadi pada bayi, ibu bisa membantu menurunkan suhu tubuh dengan memberinya ASI atau susu formula lebih sering. Saat anak demam, cobalah untuk memandikannya dengan air hangat, dan pakaikan baju yang nyaman, serta tidak terlalu tebal sehingga tidak membuatnya semakin merasa panas. Membuat anak merasa nyaman adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi demamnya.

Baca juga: 5 Pertolongan Pertama pada Anak Demam

Penyebab Demam pada Anak

Sebelumnya perlu diketahui, apa yang menjadi penyebab anak mengalami demam. Kondisi ini bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu virus dan bakteri. Demam pada anak yang terjadi karena virus biasanya muncul saat sistem kekebalan tubuh Si Kecil sedang berusaha melawan virus penyebab penyakit. Misalnya, virus pilek, flu, atau jenis penyakit lainnya.

Jika ini yang terjadi maka biasanya demam akan mereda dengan sendiri dalam 3 hari. Selain itu, jenis demam yang satu ini tidak bisa diatasi dengan konsumsi obat antibiotik, sehingga tidak perlu meresepkan antibiotik pada anak yang mengalami demam karena serangan virus.

Demam juga bisa sebabkan oleh bakteri. Naiknya suhu tubuh merupakan dampak dari perlawanan tubuh terhadap infeksi bakteri. Jenis infeksi yang sering memicu demam adalah infeksi telinga, pneumonia, dan infeksi saluran kencing. Jenis demam yang satu ini harus mendapatkan perhatian khusus, karena bisa memicu kondisi yang lebih buruk jika tidak ditangani dengan benar. Salah satu cara untuk melawan demam karena bakteri adalah dengan mengonsumsi antibiotik.

Baca juga: Alasan Ibu Enggak Boleh Anggap Remeh Demam pada Anak

Jika ibu ragu dan butuh saran dokter seputar demam pada anak, tanya dokter di aplikasi Halodoc saja! Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan tips menurunkan demam anak dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2020. Fever in children: How can you reduce a child's fever?.
Beaumont Emergency Center. Diakses pada 2020. Fever In Children – 3 Tips To Reduce Temperature.
Kids Health. Diakses pada 2020. Fevers.