27 March 2019

Jangan Asal Tangani Cedera Hamstring, Begini Tipsnya

Jangan Asal Tangani Cedera Hamstring, Begini Tipsnya

Halodoc, Jakarta - Cedera hamstring umum terjadi, terlebih pada atlet sepak bola, pelari, dan pebasket. Hamstring adalah kumpulan 3 (tiga) otot yang membentang pada paha bagian belakang. Ketiga otot ini memungkinkan kamu untuk menekuk lutut, sehingga bisa melakukan posisi jongkok.

Ketika terjadi ketegangan pada hamstring, salah satu atau lebih otot-otot ini mengalami kelebihan muatan. Tidak bisa dimungkiri, otot bisa mengalami robek. Ketegangan hamstring ini bisa terjadi ketika kamu banyak beraktivitas yang melibatkan gerakan berlari dan melompat.

Cedera ini bisa terjadi jika kamu tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum mulai berolahraga atau otot pada paha bagian depan mengencang ketika kamu menarik panggul ke depan dan mengencangkan paha belakang. Cedera hamstring yang ringan tidak terlalu menyakitkan, tetapi cedera yang buruk menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan, bahkan membuat kamu kesulitan berdiri maupun berjalan.

Baca juga: Mengalami Cedera Hamstring? Inilah yang akan Terjadi pada Tubuh

Jangan Asal, Begini Caranya Menangani Cedera Hamstring

Untungnya, cedera hamstring adalah cedera minor dan bisa sembuh tanpa memerlukan pengobatan tertentu. Namun, tentu saja kamu perlu memberikan jeda waktu agar hamstring bisa kembali pulih seperti sedia kala. Supaya cedera segera sembuh, lakukan beberapa hal ini:

  • Istirahatkan kaki. Hindari meletakkan beban berat pada kaki. Apabila kamu merasakan rasa sakit yang buruk, kamu memerlukan kruk untuk membantu berdiri dan berjalan.

  • Kompres kaki dengan es batu. Ini membantu mengurangi bengkak dan rasa sakit yang pasti membuat kamu tidak nyaman. Lakukan kompres ini selama 20 sampai 30 menit setiap 3 hingga 4 jam selama 2 hingga 3 hari sampai rasa sakitnya hilang.

  • Gunakan perban dengan bahan elastis di sekitar kaki untuk menjaga pembengkakan.

  • Posisikan kaki lebih tinggi daripada kepala. Gunakan tumpukan bantal sebagai penyangga untuk membuat kaki lebih tinggi ketika kamu duduk maupun berbaring.

  • Konsumsi obat penghilang rasa sakit dan antiinflamasi. Obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen atau naproxen membantu mengatasi rasa sakit yang muncul dan mengurangi pembengkakan. Tetapi, semua obat ini dapat menimbulkan efek samping, seperti risiko perdarahan atau bisul, sehingga boleh digunakan dalam jangka pendek.

Baca juga: Atlet Sepak Bola Rentan Alami Cedera Hamstring, Kok Bisa?

Setelah nyeri awal dan pembengkakan cedera hamstring yang kamu alami mulai mereda, kamu mungkin membutuhkan terapi atau latihan khusus untuk membuat otot hamstring kembali fleksibel sekaligus menguatkannya kembali.

Jika otot ternyata terlepas, kamu membutuhkan operasi untuk bisa menyambungnya kembali. Namun, jangan risau, karena ahli tulang bisa melakukannya untuk kamu, meski kamu harus menghabiskan waktu lebih lama untuk pemulihan.

Itu tadi bagaimana tips untuk menangani cedera hamstring yang bisa kamu lakukan ketika kamu mengalami cedera ini kala bermain bola, berlari, atau bermain basket. Kamu perlu tekankan, bahwa pemanasan mutlak diperlukan sebelum memulai aktivitas berat, terutama kala berolahraga, agar otot terbiasa dan tidak kaget ketika kamu paksa untuk bergerak.

Baca juga: 5 Cedera yang Butuh Perawatan Fisioterapi

Jika cedera hamstring kamu belum membaik, kamu bisa menanyakan pada dokter penanganan atau obat apa yang tepat untuk bisa mengurangi rasa sakitnya. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc, karena layanan Tanya Dokter siap membantu kamu setiap saat. Aplikasi Halodoc sudah tersedia dan bisa kamu download langsung di ponsel.