Jangan Disepelekan, Ini 9 Gejala Kanker Hati

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Jangan Disepelekan, Ini 9 Gejala Kanker Hati

Halodoc, Jakarta - Kanker hati adalah kanker yang dimulai di sel-sel hati seseorang. Organ hati adalah organ yang berukuran seperti bola yang berada di bagian kanan atas perut tiap orang, di bawah diafragma, dan di atas perut.

Beberapa jenis kanker dapat terbentuk di hati. Jenis kanker hati yang paling umum adalah karsinoma hepatoseluler, yang dimulai pada jenis utama sel hati. Jenis kanker hati lainnya yang mungkin terjadi, seperti kolangiokarsinoma intrahepatik dan hepatoblastoma, jauh lebih jarang terjadi.

Kanker yang menyebar ke hati lebih umum daripada kanker yang dimulai di sel-sel hati. Kanker yang dimulai di area lain tubuh, seperti usus besar, paru-paru atau payudara dapat menyebar ke hati disebut kanker metastasis daripada kanker hati.

Gejala Kanker Hati

Memiliki satu atau lebih gejala dari kanker hati tidak berarti kamu mengidap kanker hati. Bahkan, banyak dari gejala-gejala ini lebih mungkin disebabkan oleh kondisi lain. Namun, jika kamu memiliki salah satu dari gejala-gejala ini, penting untuk memeriksakannya ke dokter agar dapat diobati.

Tanda dan gejala kanker hati sering tidak muncul sampai tahap akhir penyakit, tetapi kadang-kadang dapat muncul lebih cepat. Jika kamu pergi ke dokter ketika pertama kali melihat gejala, kanker yang terjadi mungkin didiagnosis lebih awal. Beberapa gejala kanker hati yang paling umum adalah:

  1. Penurunan berat badan secara tiba-tiba.

  2. Kehilangan selera makan.

  3. Merasa sangat kenyang setelah makan kecil.

  4. Mual atau muntah.

  5. Hati yang membesar, terasa seperti penuh di bawah tulang rusuk di sisi kanan.

  6. Limpa yang membesar, terasa seperti penuh di bawah tulang rusuk di sisi kiri.

  7. Nyeri di perut (perut) atau dekat tulang belikat kanan.

  8. Pembengkakan atau penumpukan cairan di perut (perut).

  9. Kulit dan mata menguning (jaundice).

Gejala lain dapat termasuk demam, pembesaran pembuluh darah di perut yang dapat dilihat melalui kulit, dan memar atau pendarahan yang tidak normal.

Baca juga: Mengenali Gejala Kanker Hati

Mengobati Kanker Hati

Perawatan untuk kanker hati tergantung pada tahap kondisi yang terjadi. Jika didiagnosis lebih awal, sangat mungkin untuk menghilangkan kanker yang terjadi sepenuhnya. Pilihan pengobatan pada tahap awal kanker hati meliputi:

  • Reseksi bedah, yaitu operasi untuk mengangkat bagian hati.

  • Transplantasi hati yang dilakukan dengan mengganti hati dengan hati donor.

  • Gelombang mikro atau ablasi frekuensi radio, yaitu pengobatan dengan gelombang mikro atau gelombang radio digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Meski demikian, hanya sebagian kecil kanker hati yang didiagnosis pada tahap awal. Kebanyakan orang didiagnosis ketika kanker telah menyebar terlalu jauh untuk dihilangkan atau dihancurkan sepenuhnya.

Baca juga: Ini 4 Stadium Kanker Hati yang Perlu Diketahui

Perawatan untuk Kanker Hati yang Tidak Dapat Disembuhkan

Kanker hati tahap lanjut dapat menyebabkan tingkat kelangsungan hidup yang sangat rendah. Namun, terdapat beberapa langkah yang bisa diambil oleh ahli medis untuk mengobati gejala kanker dan memperlambat pertumbuhan tumor. Perawatan yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Terapi ablatif: Zat disuntikkan langsung ke dalam tumor, seperti alkohol. Laser dan gelombang radio juga dapat digunakan.

  • Terapi radiasi: Radiasi diarahkan pada tumor yang terjadi, sehingga membunuh sejumlah besar dari penyakit tersebut. Seseorang yang mendapatkan terapi tersebut mungkin mengalami mual, muntah, dan kelelahan.

  • Kemoterapi: Obat disuntikkan ke hati untuk membunuh sel kanker. Dalam kemoembolisasi, suplai darah ke tumor tersumbat melalui pembedahan atau mekanis, dan obat anti kanker diberikan langsung ke dalam tumor.

Baca juga: 4 Penyakit yang Sering Terjadi pada Organ Liver

Itulah beberapa gejala dari kanker hati yang mungkin terjadi. Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!