28 March 2019

Kadar Trigliserida Tinggi, Atasi dengan Konsumsi Minyak Ikan

Kadar Trigliserida Tinggi, Atasi dengan Konsumsi Minyak Ikan

Halodoc, Jakarta – Kadar trigliserida yang tinggi sering dikaitkan dengan masalah hati dan pankreas. Selain kedua jenis penyakit tersebut, kadar trigliserida yang tinggi juga sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung. Namun, tidak semua ahli sepakat bahwa trigliserida memainkan peran penting dalam masalah jantung.

Trigliserida tinggi cenderung muncul bersamaan dengan masalah lain seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan tingginya kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein/ LDL). Maka itu, sulit untuk mengetahui masalah mana yang disebabkan oleh trigliserida tinggi secara pasti.

Pola makan dan gaya hidup sehat perlu diterapkan untuk menghindari berbagai macam penyakit akibat kondisi ini. Selain menurunkan kolesterol, konsumsi ikan atau minyak ikan dipercaya dapat menurunkan kadar trigliserida yang tinggi. Ini alasannya.

Baca Juga: Pahami Perbedaan dari Kolesterol dan Trigliserida

Manfaat Minyak Ikan untuk Menurunkan Kadar Trigliserida

Pengidap trigliserida disarankan untuk konsumsi minyak ikan agar penyakit pankreas (pankreatitis) dapat dicegah. Minyak ikan yang berbentuk suplemen bisa dikonsumsi oleh orang yang tidak menyukai ikan. Minyak ikan mengandung  asam lemak omega 3 yang berguna untuk menurunkan trigliserida tinggi dan menjaga kesehatan jantung. Suplemen minyak ikan dapat dikonsumsi bersamaan dengan perubahan pola makan dan gaya hidup guna menurunkan kadar trigliserida.

Apabila kamu sedang konsumsi obat pengencer darah seperti warfarin atau clopidogrel, sebaiknya hindari konsumsi minyak ikan atau diskusikan dengan dokter terlebih dulu. Pasalnya konsumsi minyak ikan bersamaan dengan pengencer darah dapat menyebabkan masalah pendarahan.

Jenis Makanan yang Mengandung Omega 3

Ikan dikenal sebagai jenis makanan yang kaya omega 3. Bagi orang dewasa, sebaiknya konsumsi ikan minimal dua porsi dalam seminggu. Jenis ikan yang kaya omega 3 antara lain tuna, salmon, makarel, dan sarden. Jika kamu tidak menyukai ikan, kandungan asam lemak omega 3 juga dapat diperoleh melalui telur, kacang kenari, biji rami, dan minyak canola.

Baca Juga: Lebih Bahaya Mana, Trigliserida Tinggi dan Kolesterol Tinggi?

Makanan yang Perlu Dihindari  Pengidap Trigliserida Tinggi

1. Lemak Trans dan Lemak Jenuh

Peningkatan kadar trigliserida dapat diperoleh dari lemak jenuh yang ada dalam daging dan produk olahan susu. Makanan yang digoreng, seperti kentang goreng dan donat, mengandung kolesterol jahat sehingga berpotensi  meningkatkan kadar trigliserida dalam tubuh.

2. Gula

Hindari menambahkan gula ke makanan dan minuman manis seperti soda, isotonik, es teh, dan minuman kemasan lainnya. Lebih baik jika kamu konsumsi buah segar dan jus buah tanpa gula. Terlalu banyak asupan gula bisa meningkatkan kadar trigliserida.

3. Karbohidrat Tinggi

Makanan yang mengandung karbohidrat diubah menjadi trigliserida dalam tubuh. Ini berarti makanan yang mengandung karbohidrat tinggi berisiko meningkatkan kadar trigliserida. Salah satu kontributor utama tingginya kadar trigliserida adalah makanan yang terbuat dari tepung seperti roti putih, pasta, kerupuk, dan nasi.

4. Alkohol

Alkohol akan diubah menjadi trigliserida dan disimpan dalam sel-sel lemak tubuh. Itu mengapa bila dikonsumsi secara berlebihan, alkohol berpotensi meningkatkan kadar trigliserida. olahraga cardio tiga kali tiga puluh menit

Baca Juga: Kontrol Kadar Trigliserida dengan 3 Tips Ini

Selain mengonsumsi makanan diatas. Pengidap trigliserida tinggi juga perlu melakukan olahraga rutin. Pengidap dapat melakukan olahraga cardio selama tiga puluh menit yang terbagi atas tiga sesi.  Jika kamu curiga bahwa kadar trigliserida tinggi, periksakan saja lewat aplikasi Halodoc. Gunakan fitur Get a Lab Checkup lalu tentukan jenis dan waktu pemeriksaan. Petugas lab akan datang sesuai waktu yang sudah ditetapkan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!