Karakter Dapat Diketahui dari Warna Favoritnya, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Karakter Dapat Diketahui dari Warna Favoritnya, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu mendengar anggapan bahwa karakter seseorang dapat diketahui dari warna favoritnya? Hal ini merupakan ajaran dari psikologi warna, yaitu bidang kajian psikologi tentang peran warna terhadap kepribadian dan kebiasaan seseorang. Namun, benarkah dapat mengetahui karakter seseorang dari warna?

Sebenarnya, belum tentu. Sebab, bidang kajian psikologi warna tersebut sebenarnya tergolong pseudosains, yaitu konsep dan teori yang diungkapkan dengan bahasa teori ilmiah, padahal teori tersebut tidaklah didukung oleh langkah-langkah kajian ilmiah yang benar.

Baca juga: Cari Tahu 7 Psikologi Warna Ini

Belum lagi, karakter seseorang itu sangatlah unik, variatif, dan kompleks, sehingga rasanya terlalu sederhana jika hanya dijelaskan lewat warna favorit. Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang karakter diri kamu atau seseorang, kamu bisa lakukan diskusi dengan psikolog di aplikasi Halodoc. Sebab, teori membaca karakter dari warna juga bisa saja mengalami benturan ketika seseorang menyukai lebih dari 1 warna. 

Selain itu, psikologi warna selama ini lebih banyak dimanfaatkan dalam strategi marketing dan branding, dibandingkan secara psikologis dalam mengetahui karakter orang. Meski demikian, tidak ada salahnya juga jika mengetahui apa yang dikatakan psikologi warna tentang karaktermu, bukan? Maka dari itu, berikut ini beberapa arti dari warna favorit terhadap karakter seseorang:

1. Biru

Sebagai warna laut yang sering dikaitkan dengan rasa tenang, penyuka warna biru biasanya merupakan orang-orang yang dapat menemukan kedamaian dan ketenangan di tempat-tempat tertentu. Orang yang menyukai warna biru juga biasanya mudah bergaul, bisa dipercaya, dan mudah dicintai.

2. Merah

Orang yang menyukai warna merah biasanya merupakan seorang ekstrovert dan sangat percaya diri. Merah juga dianggap sebagai warna persuasif yang dapat menarik perhatian lawan jenis. Hal ini mungkin dikaitkan dengan reaksi alami tubuh manusia, yang kala tersipu malu wajahnya akan memerah. Itulah sebabnya penyuka warna merah kerap dianggap memiliki hasrat seks yang tinggi.

Baca juga: Balita Punya 3 Warna Mata, Ini Penjelasan Medisnya

3. Hijau

Buka semata pencinta alam, orang penyuka warna hijau, menurut psikologi warna adalah orang yang mati-matian berusaha agar keuangan dan kehidupan asmaranya selalu aman. Bagaimana orang lain melihat diri mereka adalah hal yang sangat penting. Itulah sebabnya penyuka warna hijau kerap ingin terlihat sebagai orang yang sukses, kaya, dan suka menjadi perhatian dalam pergaulan.

4. Oranye

Penyuka warna oranye biasanya ingin menjadi pusat perhatian, cenderung bersikap flamboyan, dan tidak menyukai hal-hal yang serius. Mereka adalah pribadi yang ramah dan banyak disukai orang.

5. Ungu

Orang yang menyukai warna ungu merupakan pribadi yang bebas, suka melawan dunia dengan menciptakan dunia mereka sendiri. Mereka suka hal-hal berbau mistis dan selalu melihat dunia lewat sudut pandang mereka sendiri. Hal ini kadang membuat jengkel orang di sekitarnya.

6. Pink

Penyuka warna pink merupakan pribadi yang bisa dibilang benci menjadi dewasa. Mereka memiliki perasaan yang lembut, naif, dan suka bersifat kekanak-kanakan.

Baca juga: Benarkah Pengidap Buta Warna Hanya Melihat Hitam Putih?

7. Hitam

Orang yang menyukai warna hitam biasanya adalah orang-orang realistis yang sulit dipahami dan perlu dibantu dalam mengontrol diri. Pandangan realistisnya membuat mereka kerap menyimpan pesimisme dan mood jelek.

8. Putih

Warna putih melambangkan kepolosan dan kesucian, Penyuka warna ini memiliki pribadi yang gemar meyakinkan orang lain dan dirinya sendiri akan kesucian yang sebenarnya tidak mereka miliki. Mereka adalah orang yang sangat teliti dalam menjaga penampilan.

9. Abu-Abu

Seperti warna abu-abu yang berada di antara warna hitam dan putih, orang yang menyukai warna ini adalah orang yang tidak memiliki ketegasan dan sulit membuat janji atau komitmen. Dalam perspektif psikologi warna, abu-abu merupakan warna yang tanpa emosi, membosankan, tidak terikat, dan suka bimbang. 

Mereka yang menyukai warna abu-abu biasanya tidak memiliki sesuatu yang disukai ataupun sangat disukai. Mereka bisa mengambil atau meninggalkan sesuatu sesuka hati dengan mudahnya dan tidak memiliki kecintaan atau ambisi tertentu.

10. Kuning

Orang yang menyukai warna kuning memiliki sifat yang sangat optimis dan idealis. Namun karena sifat optimis dan idealisnya itu, mereka kerap dikucilkan.

Referensi: 
Bustle. Diakses pada 2019. What Your Favorite Color Says About You, Because Color Psychology Is A Real-ish Thing.
Color Psychology. Diakses pada 2019. The Psychology and Meaning of Colors.