03 April 2018

Kena Diabetes Jangan Asal Tusuk, Ini Bahaya Salah Suntik Insulin

Kena Diabetes Jangan Asal Tusuk, Ini Bahaya Salah Suntik Insulin

Halodoc, Jakarta – Seseorang yang mengidap penyakit diabetes biasanya juga akan mengalami masalah dengan insulin. Yaitu, hormon yang diproduksi oleh kelenjar pankreas yang ada di belakang perut. Hormon insulin berperan untuk membantu tubuh mengubah zat glukosa menjadi energi untuk beraktivitas.

Pada kondisi normal, insulin berperan dalam “memerintahkan” tubuh untuk menyerap glukosa dan menggunakannya sebagai energi. Glukosa merupakan jenis gula yang didapat tubuh dari konsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Saluran pencernaan akan bekerja dengan cara memecah karbohidrat menjadi glukosa yang kemudian dilepaskan ke aliran darah.

Di sinilah insulin memegang peran kunci yang membuat tubuh dapat menyerap glukosa dengan baik. Nah, hal itu yang kemudian menjadi penjelasan mengapa ketidaksempurnaan kerja insulin bisa membuat seseorang mengalami diabetes. Sebab, tidak semua glukosa terserap dengan baik sehingga menyebabkan naiknya kadar gula di dalam darah.

Pada dasarnya ada dua jenis penyakit diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Salah satu hal yang membedakan kedua penyakit ini adalah kemampuan tubuh dalam memproduksi dan menggunakan hormon insulin. Pada beberapa kasus, seorang pengidap diabetes mungkin harus ketergantungan dengan pengobatan insulin, artinya ia harus selalu menerima suntikan insulin untuk menjaga kadar gula tetap seimbang.

Satu-satunya cara untuk memasukkan insulin tambahan ke dalam tubuh adalah dengan cara disuntik ke bawah kulit. Menyuntikkan insulin untuk mengendalikan diabetes pun tidak bisa dilakukan dengan cara yang sembarangan. Sebab, salah cara suntik dan tidak menyuntikkan jarum di tempat yang seharusnya bisa menimbulkan efek samping tertentu. Lantas, bagaimana cara terbaik untuk menyuntikkan insulin bagi pengidap diabetes?

Tempat

Satu hal utama yang harus diperhatikan adalah tempat di mana jarum insulin boleh disuntikkan. Pasalnya, lokasi penyuntikan bisa memengaruhi kerja insulin terutama dalam mengontrol kadar glukosan dalam tubuh.

Ada empat tempat yang paling direkomendasikan untuk menyuntikkan insulin, yaitu perut, paha, bokong, dan lengan. Karena, keempat bagian tubuh ini cenderung memiliki kulit yang lebih lebar, sehingga bisa memudahkan dalam melakukan penyuntikan.

Konsisten

Cara penyuntikkan insulin yang juga harus diperhatikan adalah konsistensi. Artinya, kamu disarankan untuk menusuk di area tubuh yang sama untuk mendapatkan hasil maksimal. Namun perlu diingat, area yang sama bukan berarti di bekas suntikan yang sama dengan sebelumnya.

Menyuntikkan insulin malah tidak dianjurkan dilakukan pada bekas suntik yang sama. Kamu harus memberi jarak setidaknya 3 sentimeter dari bekas suntik sebelumnya. Contoh terbaik untuk menyuntikkan insulin adalah di bagian perut selama satu minggu berturut-turut, tetapi bukan di kulit yang sama. Kemudian, selanjutnya cobalah menyuntikkan di bagian lengan kiri, bergantian dengan lengan kanan dalam jangka waktu yang sama pula.

Konsisten menyuntikkan insulin di area yang sama dapat membantu insulin lebih maksimal bekerja dan mencapai darah. Pola ini pun dapat membantu insulin bergerak dengan kecepatan yang sama sehingga dapat bekerja dengan maksimal pula.

Waktu

Pastikanlah untuk mengatur jadwal penyuntikkan insulin. Hampir sama dengan masalah tempat, konsisten dalam waktu penyuntikan juga bisa membantu tubuh mencerna hormon ini dengan lebih baik.

Hindari pula menyuntikkan insulin di bagian tubuh yang akan segera digunakan beraktivitas berat. Misalnya, jangan menyuntikkan di bagian lengan jika kamu berencana untuk mencuci atau melakukan pekerjaan rumah lainnya. Sebab, pergerakan dalam jumlah tinggi dan cepat di tempat insulin disuntikkan bisa membuat hormon ini bergerak terlalu cepat pula ke dalam tubuh. Sehingga, bisa menimbulkan efek samping berupa hipoglikemia, alias terlalu banyak insulin sementara kadar gula dalam tubuh sangat kurang.

Kalau kamu masih ragu, ada baiknya untuk meminta bantuan ahli sebelum menyuntikkan insulin. Kamu bisa coba untuk menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran terbaik. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!