10 September 2018

Kenalan dengan 4 Manfaat Susu Fermentasi

Susu fermentasi, manfaat susu fermentasi

Halodoc, Jakarta - Kandungan gizi yang tinggi pada susu menyebabkan susu menjadi salah satu jenis minuman yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Selain itu, susu memiliki kemampuan dalam mengikat logam-logam berat akibat polusi di sekitar kita. Namun, susu merupakan bahan pangan yang mudah rusak, sehingga harus diolah menjadi bentuk lain misalnya melalui proses fermentasi.

Susu merupakan salah satu jenis bahan makanan yang bergizi tinggi karena mengandung protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Zat gizi tersebut terkandung lengkap dan seimbang yang dibutuhkan oleh manusia. Kandungan air dalam susu sangat tinggi yaitu sekitar 87,5 persen dengan kandungan laktosa sekitar 5 persen, protein sekitar 3,5 persen, dan lemak sekitar 3-4 persen.

Mutu protein susu nilainya sepadan dengan protein pada daging dan telur. Selain itu, susu kaya akan lisin, salah satu asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Tak hanya itu, susu juga mengandung kalsium, besi, fosfor, vitamin A, vitamin B dan vitamin C.

Apa Itu Fermentasi Susu?

Susu yang terfermentasi akan mengalami perubahan pada protein, lemak, karbohidrat, dan bahan organik lainnya. Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam laktat jenis tertentu. Setiap jenis bakteri mempunyai kemampuan memecah substrat yang berbeda-beda, sehingga menghasilkan jenis susu fermentasi yang berbeda pula.

Ada dua jenis susu fermentasi yang umumnya dikenal oleh masyarakat, yaitu yoghurt dan kefir. Apa perbedaannya? Yoghurt menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophillus. Lantas bagaimana dengan kefir? Kefir menggunakan jenis bakteri yang lebih banyak dan beberapa jenis bakteri tidak dijumpai pada yoghurt, seperti Streptococcus sp., Lactobacilli, dan beberapa jenis ragi/ khamir nonpatogen.

Bakteri berperan menghasilkan asam laktat dan komponen flavor, sedangkan ragi menghasilkan gas asam arang atau karbon dioksida dan sedikit alkohol. Itulah sebabnya rasa kefir di samping asam juga sedikit ada rasa alkohol dan soda, yang membuat rasanya lebih segar. Selain itu, kombinasi karbon dioksida dan alkohol menghasilkan buih yang menciptakan karakter mendesis pada produk.

Manfaat Susu Fermentasi

1. Membantu Menjaga Kesehatan Traktus Gastrointestinal dan Membantu Penyerapan Nutrisi

Saluran pencernaan yang sehat harus memiliki cukup banyak bakteri baik yang hidup di dalamnya. Kebiasaan makan yang kurang baik dan konsumsi obat-obatan dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan jumlah bakteri baik berkurang, sehingga keseimbangan mikroflora dalam usus terganggu.

Jika hal tersebut terjadi, kamu akan mengalami diare dan kembung. Bakteri asam laktat pada susu fermentasi dapat membunuh bakteri jahat dan meningkatkan keasaman pada usus.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan tentang konsumsi susu fermentasi cair, menunjukkan bahwa secara bertahap mikroba akan berkolonisasi di usus besar. Mikroba tersebut akan memfermentasi laktosa menjadi asam laktat, sehingga akan menurunkan pH usus.

Kondisi tersebut tidak menguntungkan bagi bakteri patogen, sehingga akan mengurangi jumlah bakteri patogen di usus, yang kemudian akan secara langsung dikeluarkan melalui feses. Strain mikroba akan membantu reaksi enzimatis dari mikroflora usus, sehingga dalam kondisi asam, penyerapan nutrisi dan mineral akan lebih baik dan lebih cepat.

2. Mencegah Diare

Bakteri asam laktat juga memproduksi asam laktat yang mampu merangsang gerak peristaltik usus, sehingga memudahkan proses buang air besar.

3. Mengurangi Racun Tubuh

Mikroba pada susu fermentasi menghasilkan asam organik, hidrogen peroksida, karbondioksida, dan acidolin yang bersifat antimikroba. Bakteri ini mampu mengikat senyawa racun hasil metabolisme protein dan lemak, serta hasil pemecahan enzim tertentu, sehingga meringankan tugas organ hati.

4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Mikroba pada susu fermentasi mampu menstimulir sistem kekebalan tubuh.

Ternyata banyak manfaat dari mengkonsumsi susu fermentasi, ya! Jika kamu tertarik untuk membaca tips-tips kesehatan lainnya, kamu bisa mendapatkannya di Halodoc. Di sana kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter dari ahlinya. Kamu tidak hanya bisa mengobrol langsung dengan dokter ahli, tapi kamu juga bisa membeli obatnya langsung melalui apotik antar di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya di ponsel kamu!

 

Baca juga: