Kenali Cara Diagnosis Dermatitis Numularis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
kenali-cara-diagnosis-dermatitis-numularis-halodoc

Halodoc, Jakarta – Kulit terasa gatal dan memerah adalah kondisi umum yang sering dialami banyak orang. Biasanya, kondisi tersebut disebabkan karena digigit serangga ataupun kulit kering. Namun, bagaimana bila selain gatal dan memerah, muncul juga bercak melingkar pada kulit? Kebanyakan orang sering mengira kondisi tersebut adalah kurap. Padahal, bisa saja itu adalah gejala dari dermatitis numularis atau yang dikenal juga dengan sebutan eksim diskoid. Jangan sampai salah kira. Yuk, ketahui cara diagnosis dermatitis numularis di sini.

Mengenal Dermatitis Numularis dan Ciri-cirinya

Dermatitis numularis adalah kondisi di mana kulit menjadi kemerahan, bengkak, gatal, serta memiliki bercak melingkar. Kemunculan dermatitis numularis mulanya hanya berupa bintik merah pada kulit. Lama-kelamaan bintik-bintik tersebut bisa menyatu dan membentuk bercak merah, cokelat, atau merah muda. Bercak tersebut bisa berjumlah lebih dari satu dan berukuran mulai dari beberapa milimeter sampai beberapa sentimeter. Bercak dermatitis numularis memiliki ciri khas, yaitu berbentuk lonjong atau lingkaran yang mirip koin (coin shaped).

Baca juga: Waspada, Ruam Sebesar Koin di Dada dan Kulit Bercak Bersisik

Daerah kulit yang paling sering menjadi lokasi kemunculan bercak dermatitis numularis adalah bagian lengan, kaki, tangan, dan torso (batang tubuh). Bercak yang baru terbentuk bisa menimbulkan rasa gatal yang hebat di malam hari, membengkak, dan berisi cairan. Lama-kelamaan bercak ini bisa akan mengering dan retak.

Bercak dermatitis numularis mirip dengan kurap karena bagian tengahnya tampak bersih. Namun, perbedaan kedua penyakit kulit tersebut ada pada penyebab di baliknya. Kurap disebabkan oleh infeksi jamur, sedangkan dermatitis numularis adalah peradangan pada kulit yang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Kadang-kadang, karena penampilan bercak kedua penyakit kulit ini sangat mirip, dokter akan melakukan pemeriksaan kerokan kulit dan melihat sampel kulit di bawah mikroskop untuk menentukan apakah bercak disebabkan oleh kurap atau bukan.

Baca juga: Ketahui Penyebab Kurap Bisa Muncul di Wajah

Tanda-Tanda Infeksi yang Perlu Diwaspadai

Dermatitis numularis sebaiknya segera diobati dan dirawat dengan telaten, karena penyakit kulit tersebut juga bisa terinfeksi. Bercak dermatitis numularis yang terinfeksi bisa menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Kulit di sekitar bercak menjadi keras, merah, hangat, bengkak serta terasa sakit;

  • Di sekeliling bercak juga muncul kerak kuning;

  • Bercak mengeluarkan banyak cairan atau nanah; dan

  • Seluruh tubuh terasa sakit atau lemas dan disertai menggigil.

Kamu dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter kulit sejak dermatitis numularis mulai terbentuk, terutama bila sudah terinfeksi dan tanda-tanda di atas juga terjadi. Kamu juga bisa membicarakan gejala dermatitis numularis yang kamu alami kepada dokter Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa minta saran kesehatan dan rekomendasi obat dari dokter kapan saja dan di mana saja.

Cara Mendiagnosis Dermatitis Numularis

Untuk mendiagnosis dermatitis numularis, dokter akan bertanya-tanya seputar gejala dan riwayat penyakit pada pengidap, serta mencari adakah faktor risiko. Penyakit kulit ini biasanya bisa langsung diketahui hanya dengan melakukan pemeriksaan fisik pada lesi. Namun, dokter akan tetap menyarankan untuk melakukan tes alergi untuk memastikan apakah dermatitis numularis terjadi akibat adanya reaksi alergi pada kulit.

Pemeriksaan penunjang lain mungkin juga perlu dilakukan untuk membantu memastikan diagnosis, misalnya pada kasus dermatitis numularis dengan gejala yang tidak khas atau menyerupai penyakit lain. Pemeriksaan penunjang dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan pada lesi kulit untuk diperiksa di bawah mikroskop. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mencari tahu apakah ada bakteri atau jamur pada lesi. Selain itu, biopsi kulit juga bisa dilakukan untuk menyingkirkan diagnosis lain dengan lesi yang mirip seperti dermatitis, misalnya tinea corporis, psoriasis, dan erupsi kulit karena obat.

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Dermatitis Numularis

Itulah cara mendiagnosis dermatitis numularis. Dengan memastikan diagnosis yang tepat, kamu pun bisa mengobati dermatitis numularis dengan cara yang tepat. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Nummular Eczema: Causes, Symptoms, and Diagnosis.
Medical News Today. Diakses pada 2019. Nummular eczema vs. ringworm: Symptoms, causes, and treatment.