• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Gejala Awal Terjadinya Bronkitis pada Anak

Kenali Gejala Awal Terjadinya Bronkitis pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Gangguan pernapasan ternyata dapat menyerang siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Ada berbagai gangguan pernapasan yang dapat dialami anak, salah satunya adalah bronkitis. Penyakit bronkitis adalah kondisi infeksi atau peradangan yang terjadi pada saluran udara menuju paru-paru yang dikenal sebagai bronkus.

Baca juga: Harus Tahu, 5 Fakta Penting Mengenai Bronkitis

Umumnya, bronkitis yang dialami oleh anak merupakan jenis bronkitis akut yang disebabkan oleh virus. Jangan khawatir, dengan pengobatan yang tepat, kondisi ini dapat diatasi dengan baik. Sebelum melakukan pengobatan yang tepat untuk anak, ada baiknya ibu mengenali beberapa gejala awal yang dialami oleh anak ketika mengalami bronkitis.

Gejala Awal Bronkitis pada Anak

Melansir dari laman Everyday Health, penyebab bronkitis pada anak umumnya adalah virus yang sama dengan penyebab flu pada anak. Namun, virus ini menyebar hingga menuju bronkus, sehingga menyebabkan bronkitis pada anak. Ketika virus ini berkembang pada bronkus, tentunya bronkus mengalami pembengkakan, peradangan, dan dipenuhi oleh lendir.

Namun, tidak hanya karena virus penyebab bronkitis, ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkan anak mengalami bronkitis, seperti alergi atau iritasi yang disebabkan oleh debu, paparan asap rokok baik secara langsung maupun tidak langsung, dan paparan polusi udara.

Mengenali beberapa gejala awal pada penyakit bronkitis pada anak dapat menghindari gangguan kesehatan yang lebih buruk lagi. Melansir Stanford Children’s Health, ada beberapa gejala awal yang dialami anak ketika mengalami bronkitis, seperti:

  1. Pilek yang muncul sebelum anak mengalami batuk.

  2. Mengalami batuk kering atau batuk dipenuhi dengan lendir.

  3. Nyeri pada bagian dada.

  4. Mengalami muntah.

Baca juga: Kenali Gangguan Pernapasan Bronkitis

Sebaiknya ibu perhatikan batuk yang dialami oleh anak. Segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit ketika anak mengalami batuk berlangsung lebih dari 5 hari, disertai demam, sesak napas, napas berbunyi, dan nyeri pada beberapa bagian tubuh. Ibu bisa membuat janji dengan dokter sebelum ke rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Dengan begitu, kondisi yang dialami anak dapat segera diatasi dengan baik.

Perawatan bagi Anak Pengidap Bronkitis

Gejala yang dialami anak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan gangguan kesehatan yang dialami anak. Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan penyakit bronkitis, seperti X-Ray bagian dada dan pengambilan sampel lendir untuk diperiksa pada laboratorium.

Jika anak dipastikan mengalami bronkitis, ada beberapa langkah perawatan yang bisa ibu lakukan untuk menurunkan risiko bronkitis bertambah parah. Antibiotik tidak dibutuhkan dalam penanganan bronkitis akut karena penyakit ini disebabkan oleh virus bukan bakteri. Langkah yang tepat untuk melakukan perawatan agar gejala bronkitis menurun, seperti:

  1. Berikan anak waktu istirahat yang cukup.

  2. Berikan obat sesuai dengan saran dokter untuk menurunkan gejala demam dan batuk.

  3. Penuhi kebutuhan cairan pada anak dengan memberikan air putih.

  4. Berikan suhu ruangan yang nyaman pada tempat istirahat anak.

Baca juga: Awas, Bronkitis Bisa Timbulkan 4 Komplikasi Ini

Itulah yang bisa ibu lakukan untuk merawat bronkitis pada anak agar kesehatan anak dapat segera pulih. Sebaiknya berikan pengertian pada anak untuk selalu menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin serta jaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan sehabis bersin atau batuk untuk menghindari penularan penyakit bronkitis akut yang dialami anak.

Referensi:
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2020. Acute Bronchitis in Children
Everyday Health. Diakses pada 2020. What To Do When Your Child Has Bronchitis