09 November 2018

Kenali Penyebab Terjadinya Penyakit Jiwa Skizofernia

Kenali Penyebab Terjadinya Penyakit Jiwa Skizofernia

Halodoc, Jakarta - Skizofrenia adalah sebuah gangguan mental yang membuat pengidapnya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan pikiran, dan perubahan perilaku dalam jangka panjang. Gangguan ini merupakan yang paling banyak dialami oleh orang dewasa di Indonesia. Disebutkan bahwa sekitar 400.000 orang mengidap skizofrenia.

Seseorang yang mengalami skizofrenia mungkin akan mendengar suara-suara yang hanya ada dalam pikirannya. Pengidap juga akan melihat sesuatu yang tidak nyata dan memercayai bahwa orang lain mengendalikan pikirannya. Kondisi tersebut dapat membuat pengidapnya ketakutan dan mendorongnya untuk melakukan hal-hal yang tidak biasa.

Pengidap skizofrenia membutuhkan perhatian khusus, karena orang yang mengalaminya tidak dapat menjalani hidupnya secara produktif. Bukan hanya itu, apabila seseorang mengidap gangguan skizofrenia yang terbilang cukup berat, tidak jarang ia akan dikucilkan karena dianggap aneh. Kondisi ini membutuhkan penanganan seumur hidup dan dapat terjadi pada semua orang. Walau begitu, jika ditangani secepatnya, peluang untuk sembuh akan semakin besar.

Pada kebanyakan kasus, gangguan mental ini berkembang dengan lambat, sehingga pengidap tidak mengetahui hingga bertahun-tahun. Selain itu, dalam kasus lain, gangguan tersebut dapat menyerang secara tiba-tiba dan cepat.

Penyebab Skizofrenia

Hingga kini tidak ketahui secara pasti apa yang menyebabkan seseorang mengidap skizofrenia. Namun, para peneliti menyatakan ada pengaruh antara genetik, struktur otak, dan lingkungan yang dapat menyebabkan hal ini terjadi. Berikut penjelasannya:

  1. Faktor Genetik

Faktor genetik disebutkan sebagai salah satu penyebab seseorang mengidap skizofrenia. Para dokter mengungkapkan bahwa ada mutasi gen dalam seseorang yang berisiko mengalami skizofrenia. Apabila salah satu keluarga inti kamu memiliki riwayat gangguan mental, kamu mempunyai kemungkinan sebesar 10 persen mengidap skizofrenia. Lalu, apabila kedua orangtua kamu memiliki riwayat tersebut, kemungkinan mengidap gangguan ini naik menjadi 40 persen.

Kemungkinan yang lebih besar lagi dapat terjadi apabila kamu memiliki kembar identik yang mengidap skizofrenia. Peluang seseorang mengidap gangguan mental ini menjadi 50 persen. Walau begitu, ada banyak orang yang mengidap skizofrenia padahal dalam keluarganya tidak memiliki riwayat penyakit ini. Karena hal ini, dokter percaya apabila mutasi gen dapat membuat seseorang mengidap skizofrenia.

  1. Faktor Kimia Otak

Faktor lain yang menjadi penyebab skizofrenia adalah kimia otak. Sebuah penelitian mengungkapkan apabila ketidakseimbangan kadar dopamin dan serotonin dapat berisiko menimbulkan skizofrenia. Dopamin dan serotonin adalah bagian dari neurotransmitter, yaitu zat kimia yang fungsinya untuk mengirim sinyal pada sel-sel otak.

Selain itu, terdapat perbedaan struktur dan fungsi otak pada pengidap skizofrenia dengan orang normal. Perbedaan tersebut adalah koneksi antar sel-sel otak yang lebih sedikit, ukuran ventrikel pada otak yang menjadi lebih besar, dan ukuran lobus temporalis yang menjadi lebih kecil.

  1. Faktor Pengaruh Lingkungan

Pengaruh lingkungan juga dapat menjadi penyebab skizofrenia pada seseorang. Para peneliti menyebutkan bahwa faktor lingkungan, mulai dari lingkungan sosial, gizi, bahan kimia, dan hormonal dalam rahim ibu selama kehamilan, dapat berpengaruh. Selain itu, faktor lainnya yang dapat memengaruhi kondisi ini adalah dinamika sosial, perasaan stres, konsumsi vitamin, terkena virus, dan penggunaan narkoba.

Itu lah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya skizofrenia pada seseorang. Apabila kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan mental ini, dokter-dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya hanya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!

Baca juga: