• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Perbedaan antara Tinea Barbae dan Tinea Cruris

Kenali Perbedaan antara Tinea Barbae dan Tinea Cruris

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia

Halodoc, Jakarta - Coba tebak apa persamaan dari tinea barbae dan tinea cruris? Bagi kamu yang menjawab sama-sama menyerang kulit, jawabannya cukup tepat, tetapi kedua penyakit ini tak sesederhana itu. Namun, bagaimana dengan perbedaannya? 

Selangkangan vs Wajah dan Leher

Pernah mengalami gatal-gatal di bagian selangkangan? Hmm, bisa jadi hal ini disebabkan oleh tinea cruris karena infeksi jamur. Dalam bahasa inggris, tinea cruris ini juga biasa disebut dengan jock itch. Sedangkan dalam bahasa indonesia, sering disebut sebagai kurap selangkangan atau infeksi jamur saja. 

Tinea cruris merupakan kondisi kulit yang mengalami infeksi jamur akibat adanya faktor kerentanan. Tanda-tandanya berupa timbul bercak-bercak kemerahan melingkar, bersisik, gatal, yang lama-kelamaan menebal dan menghitam serta semakin lama bisa semakin meluas. Umumnya, area yang terkena bisa meliputi lipat selangkangan, meluas ke perut bawah, dan bisa sampai bokong ketika semakin meluas. 

Masalah jamur ini biasanya menjangkiti orang-orang yang banyak mengeluarkan keringat. Atlet, misalnya. Akan tetapi, mereka yang mengidap diabetes dan obesitas, juga rentan terhadap penyakit kulit ini. Untungnya, tinea cruris bukanlah penyakit yang serius, tetapi sering mengganggu aktivitas pengidapnya karena rasa gatal yang ditimbulkan. 

Baca juga: Sering Mengeluarkan Keringat? Penyakit Tinea Cruris Bisa Menyerang

Lain tinea cruris lain pula tinea barbae. Penyakit yang satu ini merupakan infeksi jamur kulit pada area berambut di wajah dan leher. Sebagian besar kasusnya lebih sering terjadi pada pria dewasa, hampir tidak pernah terjadi pada anak-anak. 

Tinea barbae ini umumnya dialami oleh peternak akibat kontak dengan hewan yang terinfeksi jamur. Ketika seseorang terserang tinea barbae, maka akan timbul peradangan pada area janggut atau kumis. Peradangan ini bisa menyebabkan benjolan merah, bengkak, bahkan timbul nanah di wajah. Akan tetapi, tinea barbae ini tak menimbulkan gatal, tidak seperti tinea cruris.

Tinea Barbae dan Tinea Cruris Disebabkan Oleh Jamur yang Berbeda 

Faktanya, tinea cruris memang disebabkan oleh jamur. Jamur dermatofita ini tumbuh didaerah selangkangan atau lipatan paha. Jamur ini bisa muncul ketika kulit selangkangan sering mengalami gesekan dengan pakaian, atau kulit selangkangan terlalu lembap akibat keringat berlebihan. Gejala utama dari tinea cruris, yaitu rasa gatal di daerah selangkangan. Rasa gatal ini bisa semakin memburuk ketika pengidapnya berolahraga. 

Baca juga:  Mudah Berkeringat? Hati-Hati Terkena Infeksi Jamur

Hati-hati, cara penyebarannya bisa dari pemakaian handuk atau pakaian yang terkontaminasi atau melalui kontak langsung dengan pengidapnya. Enggak cuma itu, jamur selangkangan ini juga bisa disebabkan oleh fungi (jamur) penyebab tinea pedis atau kutu air, karena infeksinya bisa menyebar dari kaki ke pangkal paha. 

Nah, jamur sendiri itu paling gampang tumbuh di bagian tubuh yang hangat dan lembap. Misalnya, pada bagian paha bagian dalam, pangkal paha, bokong, dan di lingkungan yang lembap di antara handuk yang kotor, lantai yang basah, atau pakaian yang penuh keringat. 

Lalu, bagaimana dengan tinea barbae?

Nah, penyakit kulit yang satu ini juga disebabkan oleh jamur, tetapi jamur jenis Trichophyton verrucosum yang berasal dari hewan ternak. Di samping itu, Trichophyton mentagrophytes yang berasal dari kuda juga bisa menjadi biang keladi dari tinea barbae. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Jock Itch: Causes, Symptoms, and Treatments. 
Medscape. Diakses pada 2019. Tinea Barbae.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases & Conditions. Jock itch.