Kenali Perbedaan Dokter Forensik dan Medikolegal

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Kenali Perbedaan Dokter Forensik dan Medikolegal

Halodoc, Jakarta – Banyak ilmu kedokteran yang membantu untuk mendiagnosis berbagai penyakit yang dialami. Tidak hanya itu, bidang kedokteran juga ada yang bertugas untuk melengkapi penegasan hukum serta pengadilan.

Baca juga: Jenis Penyakit yang Bisa Dicek Melalui Patologi Anatomi

Keilmuan kedokteran ini dikenal sebagai keilmuan forensik. Keilmuan forensik berguna untuk mengungkap pelanggaran hukum yang terjadi karena menyangkut tubuh atau nyawa manusia. Namun, keilmuan forensik tidak hanya berhubungan dengan pengidentifikasian atau pembedahan mayat saja, tetapi dapat membicarakan masalah sidik jari yang tertinggal atau waktu kejadian dan kematian seseorang.

Tidak hanya ilmu forensik saja, ada lagi ilmu kedokteran yang masih bersangkutan dengan hukum, salah satunya adalah ilmu medikolegal.

Ketahui Lebih Dalam Tentang Medikolegal

Medikolegal adalah ilmu terapan yang memiliki dua aspek kedokteran dan ilmu hukum. Medikolegal digunakan pada sebuah kasus hukum yang memerlukan bantuan medis untuk menyelesaikannya. 

Sebagai contoh kasus dari medikolegal, misalnya ada seseorang yang mengalami patah tulang dan mendapatkan penanganan operasi pemasangan plat. Dengan catatan, harus melakukan pemeriksaan rutin selama 3 bulan. Namun pasien hanya datang kontrol satu kali, selanjutnya tidak pernah kontrol untuk proses penyembuhannya.

Beberapa bulan kemudian, bagian tubuh yang dioperasi mengalami bengkak dan nyeri. Pasien menuntut rumah sakit karena dinilai operasi gagal, namun sudut pandang dokter mengatakan kejadian ini terjadi akibat pasien yang tidak rutin kontrol pemeriksaan kesehatan. Kondisi tersebut bisa diselesaikan dengan ilmu medikolegal.

Lalu, Apa yang Dimaksud dengan Ilmu Forensik?

Kedokteran ilmu forensik kerap digunakan pada peristiwa yang terkait dalam masyarakat mengenai pelanggaran hukum yang menyangkut tubuh maupun nyawa manusia. Jadi, ilmu forensik tidak hanya melulu berhubungan dengan mayat saja, sidik jari, bahkan penyidikan bisa dilakukan pada korban yang masih hidup.

Pada suatu pelanggaran hukum, ilmu forensik bertugas untuk mengumpulkan bukti, penyidikan dan pengusutan masalah menjadi lebih jelas. Pada korban yang masih hidup atau sudah meninggal diperlukan untuk membantu memproses kasus yang sedang dijalani oleh seorang dokter ahli forensik.

Baca juga: Inilah 5 Fakta Penting Mengenai Patologi Anatomi

Cabang Ilmu Forensik

Tidak hanya melulu mengenai mayat, sebaiknya ketahui cabang-cabang dari ilmu forensik lainnya, seperti:

1. Odontologi Forensik

Cabang ilmu forensik ini bekerja dengan menggunakan bagian tubuh gigi untuk kepentingan pemeriksaan. Setiap gigi manusia itu berbeda dan memiliki keunikan masing-masing individu sehingga kondisi ini berguna untuk proses identifikasi. Biasanya, odontologi forensik digunakan untuk mengidentifikasi pada korban bencana alam, mayat yang tidak diketahui identitasnya dengan kondisi rusak dan tidak dikenali.

2. Patologi Forensik

Cabang ilmu patologi forensik yang melakukan pembedahan pada mayat atau dikenal dengan istilah otopsi. Cabang patologi forensik juga mengungkap kematian seseorang dengan melihat kondisi luka yang ada pada tubuh korban atau posisi korban saat ditemukan

3. Antropologi Forensik

Ilmu antropologi forensik adalah ilmu forensik yang menggunakan bagian tulang manusia sebagai pemeriksaan. Melalui ilmu ini, korban yang tidak dapat diidentifikasi lebih mudah diketahui berapa tinggi badannya, perkiraan usianya hingga data lain yang diperlukan.

4. Entomologi Forensik

Ilmu ini mempelajari mengenai kehidupan serangga pada kasus kematian yang dijumpai. Di Indonesia sendiri, ilmu ini masih sangat jarang dijumpai.

5. Psikologi Forensik

Pada suatu kasus dibutuhkan psikologi forensik untuk mengetahui kondisi mental maupun fisik korban yang masih hidup atau tersangka. Biasanya setelah melalui pemeriksaan motif kejahatan lebih mudah diungkap.

6. Toksikologi

Ilmu ini terkait dengan analisis kimia atau racun pada suatu kasus kematian.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai ilmu kedokteran forensik atau medikolegal. Kamu juga bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk mencari rumah sakit atau dokter yang sesuai dengan informasi yang kamu cari. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Patologi Anatomi, Pemeriksaan untuk Diagnosis Penyakit