• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali VenaSeal, Pengobatan untuk Mengatasi Varises

Kenali VenaSeal, Pengobatan untuk Mengatasi Varises

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Varises terjadi saat menggumpalnya darah di pembuluh vena. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah tromboflebitis, yang akan memicu munculnya rasa sakit pada bagian tubuh yang mengalami varises. Jika tidak ditangani dengan baik, maka varises akan berkembang semakin parah. Lantas, bagaimana langkah pengobatan untuk mengatasi varises? Berikut penjelasan selengkapnya!

Baca juga: Ketahui Cara Menghilangkan Varises Secara Alami

VenaSeal, Salah Satu Langkah dalam Mengatasi Varises

Pada umumnya, varises akan ditandai dengan pembengkakan pembuluh vena di balik permukaan kulit dan berwarna ungu atau biru gelap. Di awal kemunculannya, varises jarang menimbulkan gejala. Gejala varises baru akan muncul setelah penyakit berkembang. Berikut ini beberapa gejala yang tampak:

  • Sensasi rasa panas.
  • Rasa nyeri berdenyut.
  • Kaki terasa tidak nyaman.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki.
  • Kulit terasa gatal dan kering.
  • Kram otot kaki.

Gejala akan semakin bertambah parah pada seseorang yang tinggal di area dengan cuaca yang panas, tengah mengalami menstruasi, dan kehamilan. Jika gejala varises muncul dalam intensitas yang ringan, maka berjalan kaki santai bisa meredakan gejala yang muncul. Jika gejala varises muncul dalam intensitas yang parah, salah satu langkah pengobatan untuk mengatasi varises adalah dengan prosedur venaseal. Apa itu venaseal?

Venaseal merupakan salah satu langkah pengobatan untuk mengatasi varises yang dilakukan dengan menggunakan perekat medis pada endovenous guna menutup vena. Pengobatan ini sering dijadikan pilihan lantaran dianggap memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh pengobatan varises lainnya. Berikut ini sejumlah kelebihan pengobatan venaseal:

  • Gejala varises biasanya akan langsung mereda.
  • Meminimalisir rasa sakit saat prosedur pengobatan dilakukan.
  • Langsung dapat beraktivitas kembali setelah pengobatan.
  • Prosedur dilakukan tanpa pembiusan terlebih dulu.
  • Meninggalkan bekas yang sangat kecil, bahkan hampir tidak terlihat.

Selain beberapa memiliki beberapa keunggulan tersebut, prosedur venaseal banyak dipilih karena memiliki tingkat keberhasilan mencapai 98 persen. Prosedur pengobatan yang dilakukan semakin membuahkan hasil yang baik jika dibarengi dengan beberapa perubahan gaya hidup yang lebih sehat, seperti jangan berdiri terlalu lama, melakukan diet sehat, serta berolahraga secara teratur.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Varises selama Masa Kehamilan

Apa yang Menjadi Penyebab Menggumpalnya Pembuluh Darah Vena?

Gejala varises yang muncul dipengaruhi oleh tekanan tinggi di dinding pembuluh vena. Kondisi tersebut dapat dipicu oleh beberapa faktor, yang menyebabkan dinding vena kehilangan elastisitasnya, dan katup di dalamnya menjadi melemah. Jika sudah terjadi, maka aliran darah ke jantung akan terganggu. Darah yang seharusnya mengalir menuju jantung akan berbalik arah dan mengendap di titik dalam pembuluh vena. Jika dibiarkan, lama-kelamaan pembuluh akan membengkak dan muncul sejumlah gejala varises.

Baca juga: Benarkah Makanan Pedas Bisa Memperparah Varises?

Berbaliknya aliran darah yang seharusnya menuju ke organ jantung dapat disebabkan oleh beberapa faktor pemicu berikut ini. Di antaranya adalah:

  • Berdiri terlalu lama.
  • Bertambahnya umur yang menyebabkan fungsi katup vena melemah.
  • Perubahan hormon yang dialami oleh wanita.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit yang sama.
  • Tekanan pada pembuluh darah yang terjadi pada pengidap obesitas.

Bukan hanya beberapa hal tersebut, varises juga dapat dipicu oleh masalah kesehatan lain, seperti tumor dalam rongga pinggul, cacat pembuluh darah, serta penyakit penggumpalan darah lainnya. Jika mengalami sejumlah gejala atau memiliki sejumlah faktor risikonya, silahkan temui dokter di rumah sakit terdekat untuk merencanakan langkah pengobatan yang tepat.

Referensi:
MedlinePlus. Diakses pada 2020. Varicose Veins.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Varicose Veins.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Varicose and Spider Veins.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Varicose Veins.