17 October 2018

Kenali Xerosis yang Membuat Kulit Gatal dan Kering

Xerosis,kulit gatal,kulit kering

Halodoc, Jakarta - Apa kamu pernah mendengar istilah xerosis? Xerosis merupakan istilah medis untuk menjelaskan kondisi kering pada kulit. Istilah xerosis berasal dari bahasa Yunani, “Xero” yang berarti kering. Kondisi ini merupakan penyakit umum yang terjadi pada masyarakat, terutama di kalangan lansia. Biasanya, penyakit ini terjadi dalam kurun waktu yang singkat. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk terjadi dalam waktu yang lama.

Mengapa hal ini dapat terjadi? Pada dasarnya, kulit manusia membutuhkan pelembap untuk tetap lembap dan sehat. Namun seiring bertambahnya usia, kelembapan kulit akan semakin berkurang. Sebab, kinerja kelenjar minyak menurun dan asupan cairan juga cenderung berkurang. Itulah yang menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar. Kondisi ini secara tidak langsung dapat mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.

Kondisi ini juga dapat terjadi pada pria maupun wanita tanpa memandang usia. Walaupun lansia mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk mengidap penyakit ini. Tidak hanya lansia, orang yang bermukim di suatu tempat dengan suhu rendah, di wilayah dengan kelembapan rendah, serta sering berenang di kolam yang telah diklorinasi berisiko terkena penyakit xerosis.

Mengonsumsi air mineral yang cukup sebenarnya bisa membantu mencegah xerosis. Namun, tindakan tersebut belum cukup untuk mencegah penyakit ini. Pasalnya, xerosis juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti faktor lingkungan atau pengaruh dari konsumsi obat-obatan, seperti diuretik dan retinoid.

Diuretik merupakan obat yang berfungsi untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh. Sedangkan retinoid merupakan kelompok obat yang struktur kandungannya berhubungan dengan vitamin A dan berguna untuk menjaga kecantikan kulit.

Ketidakseimbangan hormon dapat dijumpai pada kondisi menopause, hipotiroidisme, dan hipertiroidisme. Kondisi-kondisi tersebut terkadang dapat menyebabkan penyakit xerosis. Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah:

  1. Kekurangan air (dehidrasi).
  2. Sering mandi dengan air panas.
  3. Terlalu sering mandi dalam sehari.
  4. Terlalu lama terpapar sinar matahari.
  5. Sering menggosok kulit dengan keras dan kasar.
  6. Penggunaan sabun dengan kandungan kimia yang berbahaya.
  7. Mengeringkan kulit setelah mandi dengan handuk terlalu keras.
  8. Tinggal di daerah dingin dengan tingkat kelembaban yang rendah.

Gejala yang ditimbulkan pada kondisi ini juga bermacam-macam, tergantung pada faktor yang melatar belakanginya, seperti usia, kondisi kesehatan, dan tempat tinggal. Berikut ini merupakan gejala-gejala lain yang dapat menunjukkan indikasi penyakit xerosis:

  1. Mengalami iritasi kulit dan warna kulit menjadi kemerahan.
  2. Kulit berwarna pucat, kusam, dan berwarna keputih-putihan.
  3. Kulit pecah-pecah, mengelupas, dan kemungkinan mengeluarkan darah.
  4. Kulit terasa kering, gatal, kasar, dan bersisik. Terutama daerah lengan dan kaki.

Kondisi ini dapat dicegah dengan berbagai cara, mulai dari perawatan kulit sederhana atau dengan memperbaiki pola hidup sehari-hari. Menjaga kulit agar tetap lembap adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya penyakit xerosis. Berikut ini adalah langkah-langkah mencegah kondisi ini:

  1. Jangan mandi terlalu lama.
  2. Menggunakan pelembap.
  3. Jangan sembarangan memakai sabun.
  4. Menjaga kelembapan kulit di tempat berhawa dingin.
  5. Jangan menggaruk kulit secara kasar dan berlebihan.
  6. Mengkonsumsi makanan dengan kandungan omega 3.
  7. Menggunakan tabir surya.
  8. Konsumsi air mineral dengan cukup.

Itulah tips-tips untuk menjaga kulit dari penyakit xerosis. Jika kamu memiliki gejala-gejala seperti di atas dan ingin ngobrol langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call, kamu bisa dengan mudah mengaksesnya dengan men-download aplikasi Halodoc. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat di Halodoc tanpa antri. Pesananmu akan sampai dalam waktu kurang dari satu jam. Praktis, kan? Yuk, download aplikasinya sekarang!

Baca juga: