Kepala Mudah Pusing? Waspada Tanda Idap Penyakit Ini

Kepala Mudah Pusing? Waspada Tanda Idap Penyakit Ini

Halodoc, Jakarta - Semua orang pasti pernah merasakan kepala pusing. Kondisi ini bisa terjadi saat sedang stres akibat pekerjaan yang menumpuk sementara waktu yang tersedia sangat sempit. Saat kepala pusing, sering disertai dengan kehilangan keseimbangan, atau seperti akan pingsan. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, namun biasanya kondisi ini dialami oleh orang dewasa.

Kepala pusing bukan penyakit, namun gejala dari suatu penyakit. Penyebabnya bisa saja berbeda tiap orang, karena gejala yang muncul juga berbeda. Kepala pusing bisa menjadi semakin parah apabila tetap memaksakan melakukan beberapa aktivitas. Seperti misalnya berjalan, mengubah posisi dari duduk ke berdiri atau sebaliknya, atau menggerakkan kepala. Terkadang, kepala pusing bisa muncul mendadak dengan rasa sakit yang tak tertahankan. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kamu langsung duduk atau berbaring. Jika dipaksakan gejala lain juga bisa muncul, seperti mual atau muntah.

Pada banyak kasus, pusing tidak disebabkan oleh penyakit yang serius. Namun, kamu sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter bila ternyata kepala pusing muncul bersamaan dengan salah satu gejala berikut:

  • Sakit kepala mendadak dengan intensitas yang hebat.

  • Tiba-tiba mengalami gangguan penglihatan, bicara, atau pendengaran.

  • Muntah terus-menerus.

  • Leher terasa kaku.

  • Pusing setelah mengalami cedera kepala.

  • Demam tinggi.

  • Kejang.

  • Sesak napas.

  • Salah satu bagian tubuh atau lebih tiba-tiba mati rasa.

  • Pingsan.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Pusing dan Sakit Kepala, Penyakit yang Dikira Sama

Lalu, Penyakit Apa Saja yang Menyebabkan Seseorang Merasa Pusing?

  • Anemia (Defisiensi Zat Besi)

Jika seseorang kekurangan zat besi, maka pengidapnya kerap merasakan kepala pusing. Hal ini karena jumlah sel darah merah (hemoglobin) yang bertugas untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh berkurang. Hasilnya, tubuh tidak mampu mendapatkan oksigen yang memadai, sehingga tubuh menjadi lemas, pusing, bahkan sesak napas.

  • Vertigo

Kepala pusing adalah salah satu gejala penyakit vertigo yang paling umum. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya kelainan dalam proses pengiriman sinyal saraf dari mata menuju ke otak, untuk kemudian diteruskan ke telinga bagian dalam. Jadi, mata yang menentukan arah pergerakan tubuh akan mengirim sinyal ke otak melalui saraf indera dengan bantuan telinga bagian dalam yang mendeteksi pergerakan. Saat sinyal dari telinga bagian dalam tidak selaras dengan sinyal yang diterima otak, maka vertigo terjadi.

  • Masalah Sirkulasi Peredaran Darah

Bila kepala pusing sering kamu alami disertai dengan sensasi seakan mau pingsan atau menjadi tidak seimbangan, maka mungkin kamu mengalami masalah berkaitan dengan peredaran darah. Saat jantung tidak memompa jumlah darah yang cukup ke otak, hal ini akan membuat kamu sering merasa pusing.

Penyebab kondisi ini bisa karena berbagai hal, seperti duduk atau berdiri terlalu cepat (hipotensi orthostatic), sirkulasi darah yang buruk akibat masalah jantung, seperti serangan jantung, gangguan ritme detak jantung, dan stroke ringan, serta perdarahan akut yang biasanya terjadi pada kasus kehamilan ektopik.

  • Hipoglikemia

Hipoglikemia atau kondisi saat kadar gula darah terlalu rendah bisa mengganggu fungsi tubuh, termasuk otak. Itulah sebabnya seorang pengidap hipoglikemia biasanya akan merasa sering pusing.

  • Gangguan Saraf

Kepala pusing yang sering terjadi bisa menjadi pertanda dari gangguan saraf, seperti penyakit Parkinson, sklerosis ganda, stroke baik iskemik atau perdarahan. Hal ini karena sistem saraf manusia mengontrol hampir semua fungsi tubuh. Sehingga apabila saraf terganggu, maka bisa menyebabkan pengidapnya pusing dan kehilangan keseimbangan.

Baca Juga: Kepala Sering Pusing? Lakukan 6 Cara Ini untuk Mengatasinya

Nah, itu tadi beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab kamu kerap merasakan kepala pusing. Untuk meredakan rasa pusing, kamu bisa beli obat lewat aplikasi Halodoc. Tidak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.