
DAFTAR ISI
- Allopurinol Obat Apa?
- Merek Dagang Allopurinol
- Perhatian Penggunaan Allopurinol
- Apa Kata Studi tentang Manfaat Allopurinol untuk Asam Urat?
- Dosis dan Aturan Pakai Allopurinol
- Perbedaan Allopurinol 100 mg dan Allopurinol 300 mg
- Hubungi Dokter Ini sebelum Menggunakan Allopurinol
- Cara Menggunakan Allopurinol Dengan Benar
- Efek Samping Allopurinol
- Interaksi Allopurinol
- Kontraindikasi Allopurinol
- FAQ
Allopurinol Obat Apa?
Allopurinol adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah guna mencegah serangan gout dan mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal akibat hiperurisemia.
Obat ini bekerja dengan menghambat enzim xantin oksidase, sehingga mengurangi produksi asam urat dalam tubuh dan menurunkan kadarnya dalam darah serta urine.
Kadar asam urat yang tinggi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti konsumsi makanan tinggi purin, obesitas, alkohol, kemoterapi kanker, psoriasis, dan gangguan fungsi ginjal yang menghambat pembuangan asam urat.
- Golongan: Penghambat xanthine oxidase.
- Kategori: Obat resep.
- Dapat digunakan oleh: Dapat digunakan oleh dewasa dan anak-anak sesuai petunjuk dokter.
- Manfaat Allopurinol: Allopurinol bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah, mencegah serangan gout, serta mengurangi risiko batu ginjal dan komplikasi akibat penumpukan asam urat, terutama pada pasien dengan gangguan ginjal atau kemoterapi.
- Allopurinol untuk ibu hamil dan menyusui: Penggunaan allopurinol selama kehamilan dan menyusui perlu dilakukan dengan hati-hati. Ibu hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
- Bentuk obat: Tablet.
Merek Dagang Allopurinol
Berikut beberapa merek dagang allopurinol:
- Allopurinol 100 mg 10 Tablet
- Allopurinol 300 mg 10 Tablet
- Isoric 100 mg 10 Tablet
- Pritanol 100 mg 10 Tablet
- Linogra 100 mg 10 Tablet
- Omeric 300 mg 10 Tablet.
Perhatian Penggunaan Obat Allopurinol
Ada beberapa perhatian penting dalam penggunaan allopurinol, antara lain:
- Beri tahu dokter atau apoteker jika kamu memiliki riwayat alergi terhadap allupurinol.
- Ikuti dosis yang direkomendasikan oleh dokter untuk menghindari efek samping.
- Pastikan kamu meminum cukup air untuk membantu mencegah pembentukan batu ginjal.
- Waspadai tanda-tanda reaksi alergi, seperti ruam, atau kesulitan bernapas, segera hubungi dokter jika kamu mengalaminya.
- Beritahu dokter jika kamu sedang mengonsumsi obat lain selain allopurinol untuk menghindari interaksi obat yang berbahaya.
- Lakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kadar asam urat dan fungsi ginjal.
Selain allopurinol, ada beberapa obat yang efektif untuk mengatasi asam urat. Baca rekomendasi obatnya di artikel ini: Rekomendasi Obat Asam Urat yang Ampuh Redakan Nyeri Sendi.
Apa Kata Studi tentang Manfaat Allopurinol untuk Asam Urat?
Sebuah tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews tahun 2014 mengevaluasi efektivitas dan keamanan allopurinol untuk pengobatan gout kronis. Tinjauan ini menemukan bahwa:
- Allopurinol efektif dalam menurunkan kadar asam urat serum dan mencapai target kadar asam urat.
- Namun, dibandingkan dengan febuxostat 80 mg per hari, allopurinol mungkin kurang efektif dalam mencapai kadar asam urat target.
- Tidak ada perbedaan signifikan dalam kejadian efek samping atau serangan gout akut antara allopurinol dan febuxostat.
Dosis dan Aturan Pakai Allopurinol
Dosis allopurinol bervariasi tergantung pada kondisi penyakit yang sedang diobati. Secara umum, dosis awal untuk dewasa adalah sebagai berikut:
Gout (asam urat):
- Dosis awal 100 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan secara bertahap hingga 800 mg per hari tergantung pada kadar asam urat.
Batu ginjal:
- Dosis awal 100 mg sekali sehari.
Pencegahan asam urat tinggi (seperti pada pasien kanker):
- Dosis dapat bervariasi, dimulai dari 200 mg per hari.
Allopurinol sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung. Selain itu, penting agar kamu tetap terhidrasi selama masa pengobatan menggunakan obat ini.
Konsumsi obat-obatan memang efektif dalam menyembuhkan dan mengatasi asam urat, namun tak cukup hanya dengan pengobatan.
Kamu juga perlu memulai pola hidup yang sehat salah satunya dengan memakan makanan yang sehat namun aman untuk pengidap asam urat. Simak 5 Makanan yang Aman untuk Dikonsumsi Pengidap Asam Urat berikut!
Perbedaan Allopurinol 100 mg dan Allopurinol 300 mg?
Perbedaan Allopurinol 100 mg dan Allopurinol 300 mg sebenarnya ada pada kekuatan dosisnya, bukan jenis obatnya. Kandungan 100 mg umumnya digunakan sebagai dosis awal, sedangkan dosis 300 mg biasanya digunakan sebagai dosis lanjutan bila diperlukan.
Fakta tentang Allopurinol menurut National Health Service
1. Dibutuhkan waktu hingga beberapa bulan, sampai seseorang benar-benar merasakan manfaat dari allopurinol.
2. Selain menurunkan kadar asam urat, mengonsumsi allopurinol secara teratur juga dapat membantu mencegah kerusakan sendi.
3. Allopurinol umumnya dikombinasikan dengan NSAID seperti ibuprofen untuk mengatasi serangan asam urat yang mungkin muncul.
Hubungi Dokter Ini sebelum Menggunakan Allopurinol
Penggunaan allopurinol yang tidak tepat bisa menimbulkan efek samping serius, seperti ruam kulit, gangguan hati, hingga reaksi alergi berat.
Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai menggunakannya—terutama jika kamu mengidap gangguan ginjal atau memiliki riwayat reaksi alergi terhadap obat.
Berikut dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc yang bisa kamu hubungi:
Dokter tersebut berpengalaman dalam menangani kasus asam urat dan dapat memberikan saran penggunaan allopurinol yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan aman, praktis, tanpa harus antre.
Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga dengan cara klik banner di bawah ini!

Cara Menggunakan Allopurinol dengan Benar
Sebelum kamu mengonsumsi obat allopurinol perhatikan catatan penting berikut yang dapat membantu kamu menggunakannya dengan benar:
- Konsumsi allopurinol setelah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung.
- Lakukan pemeriksaan rutin sesuai anjuran dokter untuk memantau kadar asam urat dan efek pengobatan.
- Konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui dosis dan penggunaan obat secara tepat.
- Perhatikan tanda-tanda reaksi alergi atau efek samping lainnya, segera hubungi dokter jika kamu mengalami reaksi yang tidak lazim.
Efek Samping Allopurinol
Seperti halnya obat-obatan lain, allopurinol juga dapat menimbulkan efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi:
- Ruam.
- Gatal.
- Pembengkakan.
- Mual.
- Muntah.
- Diare.
- Masalah hati.
- Penurunan jumlah sel darah putih.
- Meningkatkan risiko infeksi.
- Sakit kepala.
Interaksi Allopurinol
Beberapa obat yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan allopurinol adalah:
- Azathioprine.
- Mercaptopurine.
- Probenecid.
- Warfarin.
Kontraindikasi Allopurinol
Kontraindikasi adalah kondisi atau faktor tertentu yang membuat penggunaan suatu obat, terapi, atau prosedur medis menjadi tidak aman atau tidak dianjurkan.
Allopurinol tidak dianjurkan untuk orang dengan kondisi berikut ini:
- Alergi terhadap allopurinol.
- Gangguan hati berat.
- Penyakit ginjal parah.
- Kehamilan dan menyusui.
Itulah penjelasan mengenai allopurinol. Jika kamu masih memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar allopurinol, konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!
Diperbarui pada 29 Januari 2026.
Referensi:
American Family Physician. Diakses pada 2026. Management of Gout.
Healthline. Diakses pada 2026. Allopurinol, Side Effects, Dosage, Uses & More.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Allopurinol (Oral Route).
NHS. Diakses pada 2026. About Allopurinol.
Cochrane Database of Systematic Reviews. Diakses pada 2026. Allopurinol for chronic gout.
FAQ
1. Allopurinol 100 mg obat apa?
Allopurinol 100 mg adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah, terutama pada penderita gout atau gangguan ginjal tertentu.
2. Allopurinol golongan obat apa?
Allopurinol termasuk dalam golongan penghambat xanthine oxidase, yang bekerja dengan menghambat produksi asam urat dalam tubuh.
Selain digunakan untuk pengobatan pada pasien, obat allopurinol juga digunakan pada pasien dengan kondisi medis tertentu. Contohnya seperti penyakit ginjal atau kanker, di mana peningkatan kadar asam urat bisa menjadi masalah.
3. Berapa lama allopurinol harus diminum?
Durasi pengobatan dengan allopurinol bervariasi tergantung pada kondisi medis masing-masing individu. Dokter akan menentukan berapa lama kamu perlu mengonsumsi obat ini.
4. Apa yang harus dilakukan jika lupa minum allopurinol?
Jika lupa minum allopurinol, segera minum dosis yang terlewat jika jaraknya tidak terlalu dekat dengan jadwal dosis berikutnya. Jika sudah dekat, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan dengan jadwal dosis reguler. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewat.
5. Apakah allopurinol bisa menyembuhkan asam urat?
Allopurinol tidak menyembuhkan asam urat, tetapi membantu mengendalikan kadar asam urat dalam darah dan mencegah serangan gout.



