• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Cek Hitung Eosinofil

Cek Hitung Eosinofil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cek Hitung Eosinofil

Pengertian Cek Hitung Eosinofil

Sel darah putih adalah bagian yang sangat penting pada sistem imunitas tubuh. Bagian darah ini berperan sebagai pelindung tubuh dari paparan parasit, kuman, virus, dan bakteri. Ada lima jenis sel darah putih pada tubuh, semua dibuat di sumsum tulang. Setiap jenisnya punya masa hidup yang beragam, mulai dari beberapa jam sampai beberapa hari dalam darah. 

Eosinofil sendiri merupakan jenis dari sel darah putih. Bagian ini disimpan dalam jaringan pada tubuh dan punya masa hidup hingga beberapa minggu. Eosinofil punya dua peran yang sangat penting dalam imunitas tubuh. Pertama, eosinofil akan menghancurkan kuman yang menyerang tubuh, seperti parasit, bakteri, dan virus.

Kedua, eosinofil turut berperan dalam respons yang berhubungan dengan peradangan, terlebih yang melibatkan alergi. Sebenarnya, peradangan dalam memberikan dampak positif maupun negatif pada tubuh. Peradangan bisa membantu mengisolasi sekaligus mengendalikan respons imun tubuh pada area yang mengalami infeksi. Namun, akan ada efek samping berupa kerusakan jaringan di area sekitarnya. 

Sementara itu, alergi merupakan respons imun yang kerap melibatkan peradangan kronis. Nah, inilah peran eosinofil dalam peradangan yang berkaitan dengan asma, eksim, dan alergi. Cek hitung eosinofil merupakan pemeriksaan darah yang mengukur jumlah kadar eosinofil dalam tubuh. Kadar eosinofil yang abnormal kerap ditemui saat melakukan pemeriksaan perhitungan darah lengkap secara rutin.

Mengapa Cek Hitung Eosinofil Dilakukan?

Dokter umumnya akan menganjurkan untuk melakukan cek hitung eosinofil apabila dicurigai adanya salah satu atau beberapa kondisi berikut:

  • Reaksi alergi yang parah.
  • Adanya efek samping dari penggunaan obat-obatan.
  • Mengalami infeksi parasit.

Selain itu, dokter juga bisa mendapati kadar eosinofil yang abnormal ketika melihat hasil pemeriksaan darah lengkap. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan semua jenis sel darah, tak terkecuali presentasi untuk setiap jenis sel darah putih yang ada di dalam darah. Pemeriksaan ini akan memberikan informasi tentang jumlah sel darah putih yang tidak normal, apakah terlalu tinggi atau rendah. Jumlahnya juga sangat bervariasi untuk kondisi medis tertentu. 

Persiapan Sebelum Melakukan Cek Hitung Eosinofil

Orang dewasa yang hendak melakukan cek hitung eosinofil tidak perlu persiapan khusus. Akan tetapi, tetap beritahukan apa saja obat yang sedang dikonsumsi, termasuk vitamin. Pasalnya, beberapa jenis obat bisa berinteraksi dengan berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan. Adapun jenis obat yang bisa membuat hasil cek hitung eosinofil meningkat, yaitu:

  • Amfetamin (obat penekan nafsu makan).
  • Obat pencahar jenis tertentu yang memiliki kandungan psyllium.
  • Obat antibiotik tertentu.
  • Obat penenang.
  • Obat jenis interferon.

Bagaimana Prosedur Cek Hitung Eosinofil Dilakukan?

Dokter atau petugas medis akan melakukan pengambilan sampel darah dari bagian lengan dengan cara berikut:

  • Area yang nantinya diambil darah dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan cairan antiseptik. Selanjutnya, jarum akan dimasukkan ke dalam pembuluh dan tabung dipasang untuk menampung darah. 
  • Setelah sampel darah terkumpul lalu dibawa ke bagian laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan. 
  • Selanjutnya, darah diletakkan pada slide mikroskop dan ditambah zat pewarna. Zat tersebut akan membuat eosinofil muncul dalam bentuk butiran berwarna oranye kemerahan.
  • Lalu, butiran tadi akan dihitung untuk setiap 100 sel. Persentase eosinofil akan dikalikan dengan jumlah sel darah putih untuk mengetahui jumlah eosinofil.

Bagaimana Hasilnya?

Kadar normal eosinofil adalah tak lebih dari 500 sel per mikroliter atau sel/mcL. Akan tetapi, kisaran normal tersebut bisa bervariasi untuk setiap laboratorium. Jadi, pastikan tanyakan langsung pada dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Jumlah eosinofil yang terlalu tinggi atau rendah menandakan adanya masalah kesehatan pada tubuh. 

1. Nilai Eosinofil Terlalu Tinggi

Kondisi ini dikenal dengan eosinofilia. Tingkat keparahannya seperti berikut:

  • Ringan: jika nilainya antara 5000 – 1.000 sel per mikroliter.
  • Sedang: jika nilainya antara 1.500 – 5.000 sel per mikroliter.
  • Berat: jika nilainya lebih dari 5.000 sel per mikroliter. 

Adapun penyebab tingginya nilai eosinofil dalam darah atau eosinofilia antara lain:

  • Reaksi alergi, termasuk pula demam.
  • Eksim.
  • Masalah autoimun.
  • Defisiensi kelenjar adrenal.
  • Infeksi jamur.
  • Infeksi parasit.
  • Leukemia atau kelainan darah lainnya.
  • Sindrom hipereosinofilik.
  • Demam scarlet.
  • Kolitis ulserativa.
  • Efek samping penggunaan obat.
  • Penolakan cangkok organ.

2. Nilai Eosinofil Terlalu Rendah

Sementara itu, jumlah eosinofil yang terlalu rendah bisa terjadi karena beberapa hal berikut:

  • Keracunan alkohol.
  • Kelebihan jenis steroid tertentu dalam tubuh karena masalah kesehatan, seperti Sindrom Cushing

Adakah Efek Sampingnya?

Cek hitung eosinofil terbilang aman dilakukan. Akan tetapi, tetap ada risiko terjadinya efek samping untuk beberapa orang, seperti:

  • Perdarahan yang berlebihan.
  • Merasa pusing atau pingsan.
  • Infeksi pada kulit.
  • Penumpukan darah di bawah kulit atau hematoma.

Di mana Melakukan Cek Hitung Eosinofil?

Cek hitung eosinofil bisa dilakukan di fasilitas kesehatan mana saja, mulai dari klinik atau puskesmas, rumah sakit, bagian unit gawat darurat (UGD), sampai laboratorium kesehatan. Kamu bisa booking rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan tersebut melalui aplikasi Halodoc. Segera download aplikasi Halodoc di ponselmu, ya!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Eosinophil Count: What It Is and What It Means.
WebMD. Diakses pada 2022. Eosinophils and Eosinophil Count Test.
MedlinePlus. Diakses pada 2022. Eosinophil count – absolute.
Diperbarui pada 18 Februari 2022.