Infeksi Saluran Pernapasan

ARTIKEL TERKAIT

Pengertian Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan atau respiratory tract infections adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan manusia. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri atau virus. Ada dua jenis infeksi saluran pernapasan berdasarkan letaknya, yaitu infeksi saluran pernapasan atas dan bawah.

  • Infeksi saluran pernapasan atas atau upper respiratory tract infections (URI/URTI) yang terjadi pada rongga hidung, sinus, dan tenggorokan. Beberapa penyakit yang termasuk dalam infeksi ini adalah pilek, sinusitis, tonsillitis, dan laringitis.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah atau lower respiratory tract infections (LRI/LRTI) terjadi pada jalan napas dan paru-paru. Beberapa jenis penyakit yang termasuk dalam infeksi ini adalah bronkitis, bronkiolitis, dan pneumonia.

 

Gejala Infeksi Saluran Pernapasan

Gejala infeksi saluran pernapasan atas umumnya berlangsung selama 3 hingga 14 hari, antara lain:

  • Batuk.
  • Hidung tersumbat.
  • Pilek.
  • Bersin-bersin.
  • Nyeri otot.
  • Nyeri tenggorokan.
  • Nyeri kepala.
  • Demam.

Gejala infeksi saluran pernapasan bawah, antara lain:

  • Batuk berdahak.
  • Sesak napas.
  • Mengi.
  • Demam.

Pada anak-anak dan bayi, gejala lain yang mungkin timbul, adalah sulit makan, rewel, dan gangguan tidur.

 

Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan

Beberapa jenis virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, antara lain:

  • Infeksi saluran pernapasan atas, di antaranya adalah Influenza dan Parainfluenza, Thinoviruses, Epstein-Barr Virus (EBV), Respiratory Syncytial Virus (RSV), Streptococcus grup A, Pertussis, serta Diphteria.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah, di antaranya adalah Influenza A, human metapneumovirus (hMPV), Respiratory Syncytial Virus (RSV), Varicella-Zoster Virus (VZV), H. influenzae, Streptococcus pneumoniae, Klebsiella pneumoniae, Staphylococcus aureus, Enterobacteria, dan bakteri anaerob.

Penularan infeksi saluran pernapasan dapat dengan menghirup percikan air liur yang mengandung virus atau bakteri yang dikeluarkan oleh pengidap saat batuk atau bersin, serta dengan diperantarai oleh benda-benda yang sudah terpapar virus atau bakteri dari pengidap infeksi saluran pernapasan.

 

Faktor Risiko Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan dapat dialami oleh segala usia. Namun, kondisi ini lebih rentan diidap oleh anak-anak karena sistem pertahanan tubuh mereka terhadap virus penyebab infeksi belum terbentuk.

 

Diagnosis Infeksi Saluran Pernapasan

Dokter akan mendiagnosis infeksi saluran pernapasan dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang, seperti:

  • Foto Rontgen dada untuk melihat corakan dan kondisi paru-paru serta jalan napas.
  • Pemeriksaan darah untuk melihat peningkatan jumlah sel darah putih dalam darah yang merupakan tanda infeksi.
  • Pemeriksaan dahak atau kultur dari sampel dahak untuk melihat pertumbuhan bakteri.

 

Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan

  • Pada infeksi saluran pernapasan atas, bronkitis, dan bronkiolitis yang umumnya disebabkan oleh virus, tidak ada terapi yang spesifik untuk mengobati infeksi tersebut, karena dapat sembuh sendiri dan tidak memerlukan obat-obatan. Pengidap dapat meredakan gejala dengan mandi air hangat, minum air hangat, berkumur air garam, mengompres wajah dengan air hangat, menghindari udara dingin, banyak minum air, dan beristirahat. Pengidap dapat mengonsumsi obat yang dijual bebas, seperti paracetamol untuk demam atau obat batuk pilek lainnya.
  • Pada infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Pengobatan ini bertujuan untuk mengobati infeksi dan mencegah komplikasi.

 

Komplikasi Infeksi Saluran Pernapasan

Komplikasi yang umumnya timbul akibat infeksi saluran pernapasan, antara lain:

  • Infeksi saluran pernapasan atas, meliputi pneumonia, bronkitis, infeksi telinga tengah (otitis media), atau meningitis yang menyebar dari sinusitis.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah, meliputi sepsis, empiema, abses paru, dan efusi pleura.

 

Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan

Beberapa upaya pencegahan infeksi saluran pernapasan, antara lain:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Berhenti merokok dan menghindari asap rokok.
  • Mengurangi tingkat stres.
  • Menghindari kontak langsung dengan pengidap infeksi.
  • Mencuci tangan setelah melakukan kegiatan.
  • Selalu menutup mulut dan hidung setiap bersin atau batuk.
  • Menjaga kebersihan diri dan barang-barang di sekitar.
  • Mendapat vaksin flu untuk melindungi diri dari infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak.
  • Bagi ibu yang memiliki bayi, dianjurkan untuk menyusui bayinya untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Bila dirimu atau anggota keluarga ada yang mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat appointment sesuai poliklinik atau dokter spesialis yang kamu inginkan di sini.