Mallet Finger

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Mallet Finger

Mallet finger adalah kondisi cedera pada tendon jari yang mengakibatkan ujung jari tangan tidak bisa bergerak lurus dan membutuhkan bantuan untuk meluruskannya.

 

Gejala Mallet Finger

Jari pengidap mungkin terasa sakit setelah cedera, dan ujung jari akan terkulai. Pengidap masih dapat menggunakan tangannya. Nyeri sering dikaitkan dengan patah tulang.

Gejala mallet finger lainnya meliputi:

  • kemerahan
  • pembengkakan
  • memar
  • kelembutan
  • ketidakmampuan untuk meluruskan ujung jari, kecuali pengidap menggunakan tangannya yang lain untuk memegangnya

Jika kuku pengidap juga terluka dan terlepas dari alas kuku atau memiliki darah di bawahnya, itu mungkin merupakan tanda luka atau patah tulang. 

 

Penyebab Mallet Finger

Dalam olahraga, setiap pukulan langsung ke jari-jari pengidap yang diperluas dari bola bisbol (atau sepak bola, bola basket, atau bola voli) dapat merusak tendon yang meluruskan ujung jarinya. Ini dikenal sebagai tendon ekstensor. Dampak langsung lainnya, bahkan yang memiliki kekuatan lebih rendah, dapat memiliki efek yang sama. Cedera pada tendon ekstensor akan mencegah pengidap meluruskan ujung jarinya.

Mallet finger paling sering terjadi di kalangan pria muda dalam kegiatan olahraga. Pada anak-anak, cedera terjadi lebih sering. 

Meskipun pukulan keras ke tendon adalah penyebab sebagian besar cedera mallet finger, kadang-kadang kekuatan kecil dapat melukai tendon. Cedera yang disebabkan oleh dampak kecil terjadi lebih sering

 

Faktor Risiko Mallet Finger

Faktor risiko utama terjadinya mallet finger adalah bermain olahraga atau aktivitas yang menyebabkan jari mengalami cedera.

 

Diagnosis Mallet Finger

Dokter akan dapat mendiagnosis mallet finger dengan memeriksa ujung jari yang terjatuh. Dokter akan melakukan X-ray dan mungkin MRI atau USG untuk melihat sejauh mana cedera pada tendon dan tulang.

X-ray akan menunjukkan pecahnya tendon, fraktur tulang, dan apakah tulang tidak sejajar. Ultrasonografi dan MRI lebih sensitif. Sumber terpercaya dalam pencitraan fragmen tulang yang mungkin terlibat.

 

Pengobatan Mallet Finger

Terapi pada kondisi ini memang ada terapi bedah dan tanpa tindakan pembedahan. Kebanyakan kasus mallet finger dapat ditangani tanpa prosedur pembedahan, yakni menggunakan splint atau pembalutan yang dilakukan selama 8 minggu atau kurang lebih 2 bulan. Penggunaan splint ini bertujuan untuk meluruskan kembali jari, dengan interupsi seminimal mungkin, dalam artian sendi jari tersebut tidak boleh menekuk bila melepas splinting misalnya pada saat mandi. Semakin sering jari pengidap tertekuk, maka penggunaan finger splint ini akan lebih lama.

Untuk tindakan operasi sendiri sebenarnya diindikasikan pada mallet finger yang disertai patah tulang atau putus otot penyambung sendi.

 

Pencegahan Mallet Finger

Untuk mencegah cedera jari palu, berhati-hatilah saat berpartisipasi dalam kegiatan, termasuk acara atletik. Untuk mencegah cedera terjadi lagi pada jari yang sama, biarkan bidai tetap terpasang sepanjang waktu yang direkomendasikan dokter.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluarga atau kerabat mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan apapun, diskusikanlah dengan dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu  bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit yang diinginkan di sini.