Polio

Pengertian

Polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang sangat mudah menular dan menyerang melalui sistem saraf. Apabila kondisi polio bertambah parah, maka bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kelumpuhan dan bahkan dapat menghilangkan nyawa seseorang.

Gejala

Pengidap penyakit polio sering kali tidak menyadari bahwa diri mereka terkena virus polio, yang pada awalnya hanya menimbulkan sedikit gejala atau bahkan tidak sama sekali. Penyakit polio sendiri terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

1. Polio non paralisis
Polio non paralisis adalah tipe polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan pada tubuh. Gejalanya pun berlangsung antara 1-10 hari dan masih tergolong ringan, seperti:

  • Demam
  • Cepat merasa lelah
  • Sakit tenggorokan dan kepala
  • Lemah bagian otot
  • Kaki, tangan, leher dan punggung terasa kaku dan sakit

2. Polio paralisis
Polio tipe ini adalah polio yang paling parah dan bisa menyebabkan kelumpuhan. Gejala awal plio paralisis pun dapat berupa sakit kepala dan demam. Namun, biasanya akan dilanjuti dengan rasa sakit atau lemah otot yang cukup serius, kaki dan lengan pun terasa lemah, serta adanya kehilangan refleks pada tubuh. Tingkat keparahannya pun bisa menyebabkan pengidap polio paralisis, terkena lumpuh dalam hitungan jam setelah terinfeksi dan terkadang kelumpuhan hanya terjadi di salah satu bagian tubuh.

3. Sindrom pasca polio
Sindrom pasca polio ini biasanya terjadi pada orang dengan rentan usia 30-40 tahun sebelumnya pernah terindikasi mengidap penyakit polio. Gejalanya biasa berupa:

  • Susah berkonsentrasi atau mengingat suatu hal
  • Cepat depresi
  • Mudah lelah
  • Massa otot pada tubuh menurun
  • Susah bernapas atau menelan
  • Adanya gangguan tidur dengan kesulitas bernapas

Penyebab

Pada tubuh manusia, virus polio ini masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan feses dengan menjangkit bagian tenggorokan dan usus. Selain itu, virus polio pun menyebar melalui tetesan cairan yang keluar saat sang pengidap sedang batuk ataupun bersin.

Pemberian vaksin polio tentunya dapat mengurangi terjangkitnya virus polio, khususnya pada anak-anak, wanita hamil dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Mereka yang belum melakukan vaksin, mempunyai tingkat risiko terjangkit polio yang tinggi, jika:

  • Mengunjungi ke daerah dimana polio masih sering terjadi
  • Sistem kekebalan tubuh sedang menurun
  • Telah melakukan operasi pengangkatan amandel
  • Tinggal serumah dengan pengidap polio

Pengobatan

Penyakit Polio belum ada obatnya. Namun, ada beberapa cara perawatan yang bisa dilakukan untuk mencegah komplikasi dan membuat  pengidap merasa lebih nyaman, yaitu:

  • Terapi fisik, untuk mencegah hilangnya fungsi otak
  • Meminum obat pereda rasa nyeri 
  • Istirahat yang cukup 
  • Mengonsumsi pola makan sehat
  • Menggunakan alat bantu pernapasan jika diperlukan

Lamanya pengobatan tergantung dari seberapa parahnya infeksi virus yang masuk dan menyerang tubuh.

Pencegahan

Vaksinasi polio harus diberikan, khususnya pada anak usia 2 bulan, 4 bulan dan 1.5 hingga 2 tahun. Selain itu, orang dewasa yang belum pernah di vaksinasi pun harus mendapatkannya dengan dua dosis pertama dengan waktu 1-2 bulan, dan dosis ketiga antara 6-12 bulan.