Prostatitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Prostatitis

Prostatitis adalah kondisi saat kelenjar prosatat mengalami pembengkakan dan peradangan. Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan memiliki fungsi sebagai penghasil cairan semen yang memberi nutrisi pada sperma. Ia juga berperan sebagai media transportasi dari sperma.

 

Faktor Risiko Prostatitis

Terdapat beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang mengidap prostatitis, antara lain:

  • Pernah mengidap prostatitis sebelumnya.

  • Infeksi pada saluran kemih atau kandung kemih.

  • Mengalami trauma pelvis akibat bersepeda atau menunggang kuda.

  • Menggunakan kateter urine.

  • Memiliki kondisi HIV positif atau AIDS.

  • Menjalani biopsi prostat.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Prostatitis dan Kanker Prostat

 

Penyebab Prostatitis

Penyebab prostatitis umumnya adalah infeksi bakteri. Infeksi bisa muncul akibat bakteri yang berada pada urine bocor atau rembes ke kelenjar prostat dan kemudian bersarang di kelenjar prostat.

 

Gejala Prostatitis

Tanda dan gejala dari prostatitis adalah:

  • Nyeri atau rasa panas yang dirasakan ketika berkemih.

  • Kesulitan dalam buang air kecil (urine menetes atau sulit memulai BAK).

  • Frekuensi BAK yang meningkat, terutama di malam hari.

  • Sulit menahan BAK.

  • Urin berwarna keruh.

  • Terdapat darah pada urine.

  • Nyeri pada perut, selangkangan, dan punggung bagian bawah.

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada penis atau testis.

  • Nyeri saat ejakulasi.

  • Tanda dan gejala flu seperti demam dan meriang (akibat bakteri).

Baca juga: Ketahui 4 Manfaat Pijat Prostat Bagi Pengidap Prostatitis

 

Diagnosis Prostatitis

Diagnosis dari prostatitis akan ditentukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lain yang dibutuhkan. Melalui anamnesis, dokter menggali tanda dan gejala dari prostatitis yang dialami, kemudian pemeriksaan fisik yang dilakukan meliputi pemeriksaan rektal (colok dubur).

Pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis prostatits pada seorang pria, antara lain:

  • Tes urine.

  • Tes darah.

  • Pencitraan dengan CT Scan atau sonografi prostat.

 

Komplikasi Prostatitis

Prostatitis adalah kondisi yang tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak segera mendapat pertolongan, prostatitis bisa menyebabkan beberapa komplikasi, antara lain:

  • Epididimitis, yakni radang yang terjadi pada saluran yang menyalurkan sperma dari testis.

  • Infeksi bakteri yang bisa menyebar ke dalam darah (bakteremia).

  • Abses prostat.

  • Gangguan pada produksi cairan air mani.

  • Kemandulan akibat prostatitis kronis.

 

Pengobatan Prostatitis

Penanganan prostatitis bisa dilakukan berdasarkan faktor penyebabnya. Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, antara lain: 

  • Antibiotik dapat diberikan secara oral (diminum) atau jika pengidap berada dalam kondisi yang berat maka antibiotik diberikan melalui injeksi intravena.

  • Obat antiinflamas diberikan untuk mengurangi rasa nyeri, menurunkan demam, dan membuat pengidap merasa lebih nyaman.

  • Obat golongan alpha blocker. Obat golongan ini diberikan untuk menghilangkan gejala nyeri saat berkemih dengan cara membantu relaksasi otot dan leher kandung kemih.

Baca juga: Pria dan Wanita, Ini Tips Jaga Kebersihan Alat Kelamin

 

Pencegahan Prostatitis

Pencegahan dari prostatitis masih belum diketahui. Namun, beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya risiko terkena prostatitis, bisa dicegah dengan tidak berhubungan seksual sembarangan atau menggunakan alat proteksi saat melakukan hubungan intim.

Tidak hanya itu, ada juga beberapa anjuran guna meredakan gejala prostatitis. Cara tersebut antara lain:

  • Mengurangi konsumsi makanan pedas dan asam serta minuman berkafein atau beralkohol.

  • Banyak konsumsi air putih untuk membantu membuang bakteri dalam prostat melalui air seni.

  • Hindari aktivitas yang bisa memicu iritasi pada prostat, seperti duduk dalam waktu lama atau olahraga bersepeda. 

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami gejala di atas, segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Referensi:
NHS. Diakses pada 2019. Prostatitis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Prostatits.
Web MD. Diakses pada 2019. What Is Prostatitis?

Diperbarui pada 17 September 2019