
DAFTAR ISI
- Apa Itu Zoralin?
- Merek Dagang Zoralin
- Studi tentang Zoralin
- Peringatan sebelum Menggunakan Zoralin
- Dosis Zoralin
- Cara Menggunakan Zoralin
- Efek Samping Zoralin
- Interaksi Zoralin
- Kontraindikasi Zoralin
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Zoralin?
Zoralin adalah obat antijamur yang mengandung zat aktif Ketoconazole.
Obat ini termasuk dalam kelompok imidazol sintetik yang bekerja dengan cara menghambat enzim sitokrom P450 pada jamur.
Proses ini mengganggu sintesis ergosterol, yaitu komponen vital yang menjaga keutuhan membran sel jamur.
Akibatnya, permeabilitas membran sel meningkat, pertumbuhan jamur terhambat (fungistatik), dan pada dosis tertentu dapat menyebabkan kematian sel jamur (fungisidal).
- Golongan: Antijamur.
- Kategori: Obat resep.
- Manfaat: Mengatasi berbagai infeksi jamur sistemik maupun topikal pada kulit.
- Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak.
- Ketoconazole untuk ibu hamil: Kategori C. Studi pada hewan menunjukkan efek buruk pada janin. Gunakan obat hanya jika manfaat melebihi risiko dan atas instruksi dokter.
- Ketoconazole untuk ibu menyusui: Ketoconazole dapat terserap ke dalam ASI, konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.
- Bentuk obat: Tablet dan krim.
Merek Dagang Zoralin
Berikut adalah beberapa merek dagang Zoralin:
- Zoralin 200 mg 10 Tablet. Mengandung ketoconazole yang digunakan sebagai anti jamur pada kulit dan selaput mukosa, infeksi dermatofita pada kulit dan kuku tangan, serta kandidiasis.
- Zoralin 2% Cream 10 g. Obat dengan kandungan ketoconazole yang diindikasikan untuk kondisi tinea korporis, tinea kruris, tinea manus, tinea pedis, tinea versikolor, dan kandidiasis kutaneus.
Studi Tentang Zoralin
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Dermatological Treatment (2019) yang melibatkan lebih dari 4.500 pasien menyebut bahwa, ketoconazole terbukti ampuh mengatasi masalah kulit akibat jamur Malassezia.
Riset ini menunjukkan bahwa, penggunaan obat oles Ketoconazole memiliki tingkat keberhasilan hingga 90% dalam menyembuhkan dermatitis seboroik (kulit bersisik) dan hingga 89% untuk mengobati pityriasis versicolor (panu).
Selain efektif, obat ini juga dinyatakan aman untuk digunakan pada berbagai kondisi kulit pasien.
Yuk, cari tahu 5 Langkah Efektif untuk Mengatasi Penyakit Kulit Jamur.
Peringatan sebelum Menggunakan Zoralin
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan Zoralin:
- Ketoconazole sistemik berisiko menyebabkan gangguan hati berat (hepatotoksisitas). Lakukan tes fungsi hati secara berkala jika mengonsumsi tablet dalam jangka panjang.
- Penggunaan dosis tinggi dapat menurunkan kadar testosteron dan kortisol.
- Hindari paparan sinar matahari berlebih saat menggunakan krim dengan kandungan ketoconazole, karena dapat memicu iritasi.
- Informasikan kepada dokter jika kamu memiliki alergi terhadap obat antijamur golongan azol lainnya (seperti Itraconazole atau Fluconazole).
Dosis Zoralin
Dosis bervariasi tergantung lokasi dan tingkat keparahan infeksi. Berikut ini dosis umum Zoralin:
Zoralin tablet
- Dewasa: 1 tablet sekali sehari. Infeksi berat diberikan 2 tablet per hari.
- Anak di atas 2 tahun: 5 mg/kg BB.
Zoralin Cream
- Dioleskan di bagian tubuh yang terinfeksi jamur, 1-2 kali sehari.
Cara Menggunakan Zoralin
Perhatikan cara menggunakan Zoralin berikut ini, agar obat bekerja efektif di tubuh:
- Sediaan tablet. Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan untuk meningkatkan penyerapan dan mengurangi rasa tidak nyaman di lambung.
- Sediaan krim. Bersihkan dan keringkan area kulit yang terinfeksi sebelum dioleskan. Jangan menutup area tersebut dengan perban kecuali diperintahkan dokter.
- Gunakan obat sesuai durasi yang ditentukan dokter meskipun gejala sudah hilang agar infeksi tidak kambuh kembali.
Simak selengkapnya, Ini Tanda Jamur Kulit yang Butuh Penanganan.
Efek Samping Zoralin
Efek samping umum Zoralin:
- Gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, atau sakit perut.
- Peningkatan hasil tes fungsi hati.
- Pruritus.
Efek samping Zoralin yang jarang terjadi:
- Reaksi alergi kulit.
- Hepatitis.
- Ginekomastia (pembengkakan payudara pada pria).
Interaksi Zoralin
Zoralin dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain seperti:
- Antasida atau obat maag: Obat pengurang asam lambung (PPI, H2 blocker) dapat menurunkan penyerapan Ketoconazole tablet secara signifikan.
- Statins (Simvastatin atau Lovastatin): Dapat meningkatkan risiko kerusakan otot (rhabdomyolysis).
- Rifampisin: Menurunkan kadar Ketoconazole dalam darah sehingga obat menjadi tidak efektif.
- Warfarin: Meningkatkan risiko perdarahan karena menghambat metabolisme obat pengencer darah tersebut.
Kontraindikasi Zoralin
Zoralin dikontraindikasikan untuk kondisi:
- Pasien dengan gangguan hati.
- Hipersensitivitas terhadap Ketoconazole.
- Ibu hamil dan menyusui tanpa rekomendasi dokter.
- Anak-anak dan lansia tanpa rekomendasi dokter.
Keberhasilan terapi antijamur sangat bergantung pada ketuntasan masa pengobatan sesuai resep.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!
Referensi:



