Ketahui Pengobatan Kanker Prostat Berdasar Stadiumnya

Ketahui Pengobatan Kanker Prostat Berdasar Stadiumnya

Halodoc, Jakarta - Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang menyerang pria dan berkembang di dalam kelenjar prostat. Sebagian besar pengidapnya adalah mereka yang telah berusia 65 tahun ke atas dengan gejala paling umum adalah gangguan buang air kecil. Jenis kanker ini tidak bersifat agresif dan berkembang secara perlahan.

Kelenjar prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian dasar kandung kemih. Prostat juga merupakan bagian dari sistem reproduksi dan posisinya mengelilingi saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke Mr P. Prostat berfungsi sebagai penghasil semen, yaitu cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat ejakulasi.

Apa yang Menjadi Penyebab Kemunculan Kanker Prostat?

Perubahan genetik pada sel-sel di kelenjar prostat diduga menjadi penyebab kemunculan kanker prostat. Namun, penyebab mutasi itu sendiri belum diketahui secara pasti. Terdapat beberapa faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat, yaitu:

  • Pertambahan usia.
  • Mengidap obesitas.
  • Pola makan kurang serat.
  • Paparan bahan kimia.
  • Menderita penyakit menular seksual.
  • Memiliki keluarga yang mengidap kanker prostat.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Ini Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

Pengobatan Kanker Prostat yang Bisa Dilakukan

Penting diingat, saat kanker prostat baru terdeteksi dan masuk dalam stadium awal, dokter menunggu dan mengawasi perkembangan kanker. Pengobatan tidak akan langsung diberikan sebab pengobatan kanker prostat stadium awal memiliki efek samping yang lebih besar dibandingkan manfaat yang diperoleh.

Meski demikian, selama masa pengawasan, pasien akan menjalani tes PSA dan biopsi secara teratur untuk mendeteksi tanda pertumbuhan kanker. Bila kanker berkembang atau naik stadium, ada beberapa jenis pengobatan yang dilakukan, yaitu:

  • Operasi. Tindakan ini bisa menyembuhkan kanker prostat bila belum menyebar keluar dari kelenjar prostat. Langkah pengobatan ini dilakukan dengan memotong bagian dari kelenjar prostat. Tujuan dari operasi ini untuk meringankan atau menghilangkan gejala buang air kecil yang terganggu akibat kanker prostat. Operasi disertai prostatektomi radikal untuk mengangkat kelenjar prostat dan jaringan di sekitarnya.
  • Krioterapi. Pengobatan ini dilakukan pada kanker prostat stadium awal. Namun, kebanyakan dokter tidak memilih penanganan ini sebagai langkah awal pengobatan. Metode ini menggunakan embusan suhu sangat dingin untuk membekukan dan membunuh sel kanker prostat.
  • Radioterapi. Prosedur ini dilakukan saat stadium awal. Metode ini menggunakan energi radiasi untuk membunuh sel kanker saat kanker belum menyebar keluar dari prostat. Radioterapi bisa digunakan pasca operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa, meredakan gejala atau rasa sakit, dan memperlambat tingkat perkembangan kanker pada kasus kanker yang sudah lanjut.
  • Terapi Hormon. Metode pengobatan ini digabungkan dengan prosedur radioterapi. Terapi hormon sebelum radioterapi bertujuan meningkatkan kesuksesan pengobatan. Sedangkan, terapi hormon setelah radioterapi untuk mengurangi kemungkinan kembalinya sel-sel kanker.
  • Vaksinasi Kanker. Vaksin kanker ini bekerja dengan mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel kanker prostat. Vaksin ini dikonsumsi bukan untuk mencegah kanker berkembang, tetapi memperpanjang usia hidup pengidap selama beberapa bulan.
  • Pengobatan pada Tulang. Jika kanker prostat sudah menyebar hingga ke tulang, penyebarannya membuat pengidap merasa nyeri, terjadi keretakan tulang, atau kadar kalsium tinggi dalam darah. Tindakan ini bertujuan mencegah atau memperlambat penyebaran kanker ke tulang.
  • Mengobati Kanker Stadium Akhir. Kanker prostat stadium akhir tidak lagi bisa disembuhkan. Pengobatannya hanya untuk memperlambat perkembangan, memperpanjang usia, dan meredakan gejala yang ada.

Baca Juga: Sebelum Terlambat, Kenali 3 Cara Mencegah Kanker Prostat

Nah, itulah beberapa langkah pengobatan kanker prostat. Kalau kamu masih penasaran dan ingin tahu lebih jauh mengenai jenis kanker yang sering menyerang pria ini, tanyakan saja langsung pada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Gunakan fitur Call, Chat, atau Video Call untuk berdiskusi dan minta saran kesehatan dari dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!