Lakukan Ini untuk Menghindari Depresi Pasca-Melahirkan

depresi pasca melahirkan, kesehatan ibu hamil, melahirkan

Halodoc, Jakarta – Waktu kelahiran seharusnya menjadi waktu yang membahagiakan bagi ibu dan pasangan. Namun, tidak jarang banyak wanita yang mengalami depresi pasca melahirkan. Depresi yang biasa terjadi dalam jangka waktu 6 minggu pertama setelah proses melahirkan nyatanya memengaruhi 13 persen wanita yang baru melahirkan.

Perlu diperhatikan bahwa depresi pasca melahirkan berbeda dengan baby blues yang dapat mereda dalam hitungan minggu atau bahkan hari. Jika wanita yang mengalami depresi pasca melahirkan tidak ditangani dengan baik, tentu akan berdampak buruk bagi bayi maupun ibu ke depannya. Gelisah, sedih tanpa alasan yang jelas, menangis terus menerus, khawatir berlebihan pada bayi, merasa lelah, dan sulit tidur adalah beberapa gejala yang perlu diwaspadai untuk menghindari depresi pasca melahirkan.

Kondisi ini tergolong gangguan mental berat dan membutuhkan penanganan medis secara khusus. Namun untuk menghindari depresi pasca melahirkan, ibu bisa melakukan beberapa hal ini untuk membuat masa pasca kelahiran ibu menjadi semakin menyenangkan.

1. Jalani Gaya Hidup Sehat

Tidak ada salahnya untuk kembali menjalankan gaya hidup sehat setelah melahirkan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain membuat ibu terhindar dari depresi pasca melahirkan, cara ini juga bisa membuat tubuh ibu pulih lebih cepat.

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D. Nyatanya vitamin D adalah salah satu vitamin yang cukup baik untuk kesehatan mental. Vitamin D membantu memproduksi kandungan serotonin dalam tubuh. Fungsi serotonin mampu meningkatkan suasana hati ibu. Selain itu, ibu juga bisa melakukan jalan-jalan santai setiap pagi maupun sore.

2. Jangan Membebani Diri Sendiri dengan Tugas yang Menumpuk

Menjadi ibu baru tentu akan menjadi pengalaman yang menarik. Hal ini dikarenakan banyak pengalaman-pengalaman baru yang akan ibu temui. Menjadi ibu yang sempurna tidak harus semuanya dikerjakan seorang diri. Mintalah bantuan pada suami atau orang yang terdekat saat itu untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang menumpuk.

Jangan membebani diri sendiri dengan tugas rumah dan tugas baru sebagai seorang ibu. Menjaga kesehatan setelah melahirkan juga penting bagi ibu. Sebaiknya jaga kesehatan agar ibu bisa fokus mengurus Si Kecil yang baru dilahirkan.

3. Jauhkan Diri dari Orang yang Membuat Ibu Tidak Nyaman

Banyak orang yang tidak mengerti kondisi ibu yang setelah melahirkan. Saat ibu mengalami kesulitan atau kebingungan, akan ada yang memberikan dukungan secara moral bahkan ada juga yang justru akan menganggap ibu lemah. Sebaiknya hindari orang-orang yang membuat ibu tidak nyaman.

Perasaan tidak nyaman akan berpengaruh pada produksi ASI maupun suasana hati ibu. Hindari orang dan lingkungan yang tidak membuat ibu nyaman, agar ibu bisa menjaga kondisi dan terhindar dari depresi.

4. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Saat Si Kecil sedang tertidur, tidak ada salahnya ibu beristirahat sejenak dan meluangkan waktu untuk diri sendiri. Lakukan hal-hal yang sederhana tetapi menyenangkan. Ibu bisa membaca buku yang sempat tertunda, mendengarkan lagu kesukaan atau menelpon pasangan bahkan teman. Carilah kegiatan yang menarik dan mampu membuat ibu menenangkan diri sejenak.

Tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada dokter mengenai depresi pasca melahirkan. Ibu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk mengetahui lebih lanjut mengenai depresi pasca melahirkan. Yuk, langsung download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: