04 October 2018

Mana yang Lebih Parah, Mata Minus atau Silinder?

mana yang lebih parah, mata minus atau silinder?

Halodoc, Jakarta – Penyakit mata yang paling banyak diderita adalah mata minus (myopia) dan mata silinder (astigmatisma). Penyakit ini tidak bisa ditularkan. Penyebabnya ada berbagai macam, mulai dari gaya hidup yang kurang sehat hingga kebiasaan buruk yang sering dilakukan. Kondisi mata minus dan mata silinder merupakan kondisi gangguan refraksi pada mata yang tentu dapat mengganggu penglihatan dan aktivitas sehari-hari.

Nyatanya, kedua kondisi mata ini sama-sama perlu penanganan khusus dari dokter agar tidak menjadi lebih parah. Tidak hanya itu, kamu bisa menggunakan kacamata atau softlens sebagai penanganan mata minus dan mata silinder.

Berikut adalah perbedaan antara mata minus dengan mata silinder:

1. Penyebab Pandangan Kabur

Pada kondisi mata minus, kelengkungan kornea yang terlalu besar membuat cahaya tidak bisa fokus. Hal ini menyebabkan cahaya tidak jatuh tepat pada retina dan membuat pandangan menjadi kabur. Berbeda dengan kondisi mata silinder. Pada mata silinder, pandangan menjadi kabur karena adanya kecacatan pada kornea mata. Kelengkungan kornea yang tidak beraturan membuat cahaya tidak jatuh tepat pada retina dan dampaknya objek menjadi tidak fokus atau tidak jelas.

2. Gejala yang Dirasakan

Saat seseorang mengalami mata minus dan belum mendapatkan penanganan, maka pandangan akan terasa kabur dan pengidap merasa sakit kepala yang berlarut. Berbeda dengan pengidap mata silinder, biasanya gejala awal akan sama seperti pengidap mata minus. Namun, pada pengidap silinder tidak hanya terasa sakit kepala dan pandangan kabur saja, biasanya objek akan terlihat sangat berbayang dan bentuk objek menjadi tidak jelas.

3. Lensa yang Digunakan

Untuk mengatasi mata minus, pengidap harus menggunakan lensa cekung atau lensa negatif. Lensa cekung nyatanya dapat membantu memperkecil kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga mata dapat menangkap cahaya dengan fokus. Sedangkan pada pengidap mata silinder, kondisi ini bisa diatasi dengan kacamata lensa silinder. Fungsi lensa silinder dapat menyatukan beberapa bayangan sehingga pandangan lebih fokus dan tidak kabur.

Menjaga Kesehatan Mata

Mata adalah salah satu indra yang cukup penting untuk kehidupan. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mata kamu. Berikut adalah cara menjaga kesehatan mata kamu.

1. Konsumsi Buah dan Sayuran

Mengonsumsi makanan yang sehat adalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mata kamu. Konsumsilah buah dan sayuran yang memiliki kandungan vitamin dan nutrisi baik untuk kebutuhan mata kamu. Salah satunya adalah wortel yang mengandung beta-karoten sehingga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata.

2. Hindari Penggunaan Komputer dalam Waktu yang Cukup Lama

Untuk menjaga kesehatan mata kamu, hindari menggunakan komputer dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini bisa membuat mata kamu menjadi lelah. Jika pekerjaan kamu menuntut untuk menatap komputer dalam waktu lama, maka berilah jeda sebentar agar matamu bisa beristirahat.

3. Lakukan Senam Mata

Saat kamu merasa mata lelah maka beristirahatlah sejenak, salah satunya dengan melakukan senam mata. Selain itu, menghangatkan mata dengan telapak tangan. Caranya gosok kedua telapak tangan hingga terasa hangat, kemudian letakkan kedua telapak tangan pada mata yang terpejam. Tahan selama 5 detik kemudian ulangi beberapa kali.

Banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat kesehatan mata kamu. Jika kamu memiliki keluhan mengenai masalah kesehatan mata, kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya kepada dokter. Yuk download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: