31 December 2018

Masuk Kantor Setelah Liburan, Coba 7 Cara Diet Sehat Ini

  Masuk Kantor Setelah Liburan, Coba 7 Cara Diet Sehat Ini

Halodoc, Jakarta - Liburan akhir tahun banyak dimanfaatkan oleh orang untuk mengambil cuti atau menghabiskan jatah cuti tahunan mereka. Momen ini berbarengan dengan liburan sekolah sehingga banyak keluarga yang merencanakan untuk berlibur bersama. Saat liburan ini biasanya tanpa disadari pola makan menjadi lebih buruk. Apabila saat hari biasa, kamu bisa mengontrol jenis makanan yang masuk ke tubuh, pada momen liburan cenderung untuk mengonsumsi makanan jenis apa pun yang diinginkan.

Akibatnya, kenaikan berat badan adalah hal yang sulit dihindari. Jika kamu berencana untuk mencari cara diet sehat yang betul-betul mampu menurunkan berat badan, berikut ini terdapat beberapa tips yang bisa kamu ikuti. Cara diet sehat di bawah memberitahu hal yang bisa dilakukan untuk mencegah masuknya kalori berlebih ke dalam tubuh. Akibatnya tubuh bisa membakar cadangan lemak yang bertambah saat kita liburan. Simak cara diet sehat yang dapat kamu coba berikut ini!

  • Perbanyak Serat

Serat dapat ditemukan dalam makanan sehat termasuk sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian. Makanan yang kaya serat dinilai membantu kamu cepat kenyang sehingga membantu menurunkan berat badan dan mempertahankannya. Kamu dapat meningkatkan asupan serat seperti menambahkan kacang ke salad, makan gandum untuk sarapan atau camilan kacang dan biji yang kaya serat.

Baca Juga: 6  Makanan Berserat Terbaik untuk Kesehatan

  • Minum Air Putih atau Minuman Bebas Kalori Lebih Banyak

Sebelum makan makanan ringan, sebaiknya minum segelas air putih terlebih dahulu. Terkadang orang bingung dengan rasa haus atau lapar yang sedang ia rasakan, akibatnya kamu malah mendapatkan kalori ekstra dari camilan yang kamu makan padahal sebetulnya tubuhmu hanya butuh asupan air.  Namun jika minum air putih tetap membuatmu merasa lapar, coba untuk mengganti air putih dengan secangkir teh herbal tanpa gula atau infused water guna mencegah lapar di luar jam makan.

  • Pilih Camilan Malam yang Rendah Kalori

Makan tanpa berpikir atau disebut juga mindless eating paling sering setelah makan malam, yaitu ketika kamu tengah bersantai menonton televisi sebelum tidur. Ngemil di depan TV adalah cara termudah untuk menghancurkan rencana diet. Jika kamu merasa sulit untuk menghentikan kebiasaan ini, coba untuk mengganti camilan tinggi kalori yang biasa kamu makan dengan jenis lain yang lebih rendah seperti kacang-kacangan atau es krim rendah lemak.

Baca Juga: Kacang untuk Diet Harian yang Mudah

  • Makan Ikan Lebih Banyak

Kita tahu bahwa Indonesia adalah negara maritim yang memiliki tangkapan ikan laut yang cukup tinggi. Seperti halnya imbauan Menteri Perikanan dan Kelautan Ibu Susi Pudjiastuti untuk makan ikan lebih banyak, maka sebaiknya perbanyak makan ikan. Ikan adalah sumber protein yang baik dan mengandung banyak vitamin, mineral, dan lemak yang lebih sehat. Usahakan untuk makan setidaknya dua porsi ikan laut dalam seminggu. Ikan laut dikenal lebih sehat karena mengandung lemak omega-3, yang membantu mencegah penyakit jantung. Pastikan kamu konsumsi ikan segar dan bukan ikan kalengan, sebab ikan kalengan atau ikan asam cenderung mengandung lebih banyak garam.

  • Konsumsi Makan Kaya Protein untuk Sarapan

Faktanya, mengonsumsi sarapan kaya protein seperti telur akan bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Cara diet sehat ini cukup mudah, kamu hanya perlu menukar semangkuk sereal kesukaanmu dengan telur dadar atau telur rebus yang disajikan dengan sayuran rebus sehat. Meningkatkan asupan protein di pagi hari menghindari ngemil yang tidak sehat dan membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari.

  • Praktikan Mindful Eating

Terburu-buru saat makan atau makan sambil berangkat ke kantor akan membuatmu makan terlalu banyak atau terlalu cepat. Sebaliknya, perhatikan makananmu dan fokus pada setiap gigitan terasa. Hal ini akan membuatmu lebih sadar ketika kamu sudah merasa kenyang, sehingga mengurangi kemungkinan makan berlebihan.

Baca Juga: Beda Clean Eating dengan Cara Diet Lain

  • Hindari Program Diet Ketat

Menghindari program diet ketat merupakan salah satu cara diet sehat yang kamu bisa coba. Diet ketat memang banyak diterapkan orang untuk membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Tetapi sayangnya, orang yang melakukan diet ketat juga dapat kembali ke berat badan awal, bahkan lebih besar dari berat badan awal.

Selain itu, diet ketat juga memperbesar risiko seseorang terkena penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, hipertensi, atau gangguan sistem metabolisme. Alangkah lebih baik jika kamu mencari cara untuk beralih ke pola makan sehat yang berkelanjutan untuk menyehatkan tubuh dan menurunkan berat badan tanpa mengembalikannya lagi.

Itulah beberapa cara diet sehat yang dapat bisa kamu coba. Tapi jika kamu butuh saran dokter mengenai rencana diet, kamu bisa segera bicara pada dokter Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Contact Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kandungan via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!