• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengalami Maag saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

Mengalami Maag saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mengalami Maag saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Terdapat beragam keluhan kesehatan yang menghampiri para wanita yang menjalani masa kehamilan. Sebut saja anemia, morning sickness, nyeri punggung, mood swing, hingga sakit maag.

Khusus untuk sakit maag, kondisi ini bisa membuat bumil mengalami nyeri pada bagian perut dan ulu hati, serta mengurangi selera makan. Sakit maag yang dialami oleh ibu hamil juga bisa membuat ibu mual dan muntah-muntah. Nah, pertanyaannya bagaimana cara mengatasi maag saat hamil? 

Baca juga: Ini Bedanya Sakit Maag dengan Tukak Lambung

1.Hindari Makanan Asam dan Mengandung Gas

Cara mengatasi maag saat hamil bisa diawali dengan menghindari asupan makanan yang asam atau mengandung banyak gas. Makanan atau minuman seperti ini bisa memperberat gejala sakit maag.

Oleh sebab itu, hindarilah makanan seperti sayuran sawi, buah nangka, kol, kedondong, dan buah yang dikeringkan. Di samping itu, sebaiknya mulai kurangi mengonsumsi minuman yang mengandung soda dan gas. 

2.Makan dengan Porsi Kecil

Cara mengatasi maag saat hamil juga bisa melalui perubahan pola makan. Misalnya, mengatur jadwal makan dengan porsi kecil dan tingkatkan frekuensinya.

Menurut ahli di National Health Service UK, makan dalam porsi kecil lebih sering membantu mengatasi sakit maag, daripada makan besar tiga kali sehari. Di samping itu, cobalah hindari untuk makan besar tiga jam sebelum tidur di malam hari.

Ingat, rasa sakit maag ini sering disebabkan karena kondisi kosong pada lambung. Ketika ibu mengonsumsi makanan dalam frekuensi yang lebih sering, maka kondisi lambung pun menjadi terisi. Alhasil, makanan pada lambung bisa membantu menetralisir asam. 

3.Kurangi Makanan Pedas 

Makanan pedas harus diwaspadai bagi pengidap maag karena bisa merusak dinding lambung. Selain itu, ada juga makanan dengan sumber karbohidrat yang sebaiknya dihindari. Misalnya, mie, bihun, ubi, beras ketan, jagung, talas, dan dodol.  

Hal yang perlu diketahui, bukan hanya makanan pedas saja yang bisa merusak dinding lambung. Makanan yang banyak mengandung cuka, merica dan bumbu juga perlu dihindari. 

Baca juga: Perhatikan Menu Diet untuk Pengidap Sakit Maag

4.Jangan Berbaring setelah Makan

Cara mengatasi maag saat hamil juga bisa dengan menghindari berbaring setelah makan. Pasalnya, langsung berbaring setelah makan bisa membuat asam lambung mudah berbalik ke kerongkongan. Oleh sebab itu, tunggulah selama 30-45 menit sebelum ibu ingin berbaring. 

5.Tips Lainnya Mengatasi Maag saat Hamil

Selain empat hal di atas, ada cara lainnya untuk mengatasi maag saat hamil, antara lain: 

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu mulas. Penyebab utamanya termasuk cokelat, makanan berlemak, makanan pedas, makanan asam seperti buah jeruk dan makanan berbasis tomat, minuman berkarbonasi, dan kafein.
  • Tetap tegak setidaknya selama satu jam setelah makan. Jalan santai juga dapat mendorong pencernaan.
  • Kenakan pakaian yang nyaman daripada pakaian ketat.
  • Pertahankan berat badan yang sehat selama hamil.
  • Gunakan bantal atau wedges untuk mengangkat tubuh bagian atas saat tidur.
  • Kunyah permen karet tanpa gula setelah makan. Air liur yang meningkat dapat menetralkan asam yang kembali ke kerongkongan.
  • Makan yogurt atau minum segelas susu untuk meredakan gejala maag.
  • Minumlah madu dalam teh kamomil atau segelas susu hangat.
  • Hindari konsumsi alkohol.

Baca Juga : 4 Cara Pilih Makanan Terbaik untuk Pengidap Maag

Andaikan cara-cara di atas tidak berhasil, ibu bisa mengonsumsi obat-obatan untuk meredakan sakit maag. Namun, tanyakan pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat tersebut. Pasalnya, terdapat obat-obatan tertentu yang bisa mengganggu perkembangan dan kesehatan janin di dalam rahim. 

Mau tahu lebih jauh mengenai cara mengatasi sakit maag saat masa kehamilan? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Ibu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, ibu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Indigestion
National Health Service - UK. Diakses pada 2020. Indigestion and heartburn in pregnancy
Healthline. Diakses pada 2020. Heartburn, Acid Reflux, and GERD During Pregnancy