Mengidap Sindrom Reye, Tubuh Si Kecil akan Alami Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
mengidap-sindrom-reye-tubuh-si-kecil-akan-alami-ini-halodoc

Halodoc, Jakarta – Saat Si Kecil terserang flu atau cacar air, salah satu gejala yang akan dialaminya adalah pusing. Nah, untuk mengatasi gejala tersebut, orangtua biasanya akan memberikan aspirin pada anak. Namun, tahukah ibu bahwa pemberian aspirin pada anak-anak, apalagi tanpa anjuran dari dokter, sangat berbahaya. Meminum aspirin dipercaya bisa meningkatkan risiko anak mengalami sindrom Reye. Lantas, apa yang akan terjadi pada tubuh Si Kecil bila mengalami sindrom Reye? Simak ulasan selengkapnya di sini.

Mengenal Sindrom Reye

Sindrom Reye adalah suatu kondisi serius yang bisa menyebabkan organ hati dan otak membengkak. Sindrom ini sebenarnya terbilang cukup langka, tetapi kebanyakan menyerang anak-anak dan remaja yang baru sembuh dari infeksi virus, seperti flu dan cacar air. Hal tersebut bisa terjadi karena orangtua sering memberikan aspirin untuk mengatasi infeksi virus yang dialami anak. Konsumsi aspirin pada anak sudah terbukti bisa meningkatkan risiko terjadinya sindrom Reye. Itulah mengapa orangtua dianjurkan untuk membicarakan dulu kepada dokter sebelum memberikan aspirin pada anak-anak dan remaja.

Baca juga: Alasan Aspirin Bisa Sebabkan Sindrom Reye pada Anak

Ini yang Terjadi di dalam Tubuh Anak Ketika Mengalami Sindrom Reye

Penyebab sindrom Reye masih belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menduga bahwa penyakit ini disebabkan oleh kelainan genetik. Seorang anak bisa mengidap sindrom Reye diduga karena struktur kecil dalam sel tubuhnya yang bernama mitokondria mengalami kerusakan. 

Mitokondria berfungsi untuk memberi energi pada sel dan berperan sangat penting untuk kesehatan fungsi hati. Tanpa pasokan energi yang cukup, maka hati tidak bisa berfungsi dengan baik. Akibatnya, zat berbahaya yang mungkin terdapat di dalam darah Si Kecil akan menumpuk dan bisa merusak seluruh tubuhnya dan menyebabkan otak menjadi bengkak.

Selain itu, kadar gula darah dalam tubuh anak dengan sindrom Reye juga bisa berkurang drastis, sedangkan kadar amonia dan asam dalam darah meningkat. Pada saat itulah, hati bisa menjadi bengkak akibat terjadinya penumpukan lemak di dalam organ tersebut. Tidak hanya hati, otak Si Kecil juga bisa mengalami pembengkakan yang berpotensi menyebabkan ia mengalami kejang dan hilang kesadaran.

Baca juga: Perhatikan 2 Hal Ini saat Si Kecil Mengalami Sindrom Reye

Gejala sindrom Reye biasanya baru muncul dalam waktu tiga sampai lima hari setelah infeksi flu atau cacar air sembuh. Pada anak-anak yang usianya kurang dari dua tahun, sindrom Reye menimbulkan gejala awal berupa diare dan napas tersengal-sengal. Sedangkan pada anak-anak yang lebih besar, gejala awal sindrom Reye berupa lesu, mudah mengantuk, dan muntah terus-menerus. Bila kondisinya bertambah buruk, gejala lain yang lebih serius berikut bisa muncul:

  • Bingung, disorientasi, bahkan berhalusinasi;

  • Mudah tersinggung dan menjadi lebih agresif;

  • Badan terasa lemah, bahkan mengalami kelumpuhan pada kaki dan lengan;

  • Kejang; dan

  • Tingkat kesadaran menurun.

Baca juga: Jenis Pengobatan untuk Atasi Sindrom Reye pada Si Kecil

Anak yang mengidap sindrom Reye perlu mendapatkan penanganan secepatnya, karena penyakit tersebut bisa berkembang menjadi kondisi yang gawat. Pengidap biasanya harus dirawat di rumah sakit. Bahkan bila kondisinya sudah parah, anak perlu dirawat di unit perawatan intensif.

Jadi, bila Si Kecil mengalami gejala sindrom Reye seperti di atas, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya. Ibu juga bisa membicarakan masalah kesehatan yang dialami anak kepada dokter dengan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, ibu bisa menghubungi dokter, minta saran kesehatan dan rekomendasi obat untuk Si Kecil kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Reye's syndrome - Symptoms and causes.
WebMD. Diakses pada 2019. What is Reye's syndrome? Reye-Johnson Syndrome Symptoms.