Menyerang Kulit, Inilah 4 Gejala Hidradenitis Suppurativa

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Menyerang Kulit, Inilah 4 Gejala Hidradenitis Suppurativa

Halodoc, Jakarta - Hidradenitis suppurativa menyebabkan kamu memiliki benjolan yang menyakitkan di area bawah kulit pada akar rambut dekat beberapa kelenjar keringat. Tidak ada obat yang bisa mengatasi gangguan kulit ini, tetapi perubahan gaya hidup dan perawatan yang membantu mengurangi gejala dan dampaknya.

Gangguan ini disinyalir terjadi karena penyumbatan pada akar rambut, sehingga lebih sering menyerang area yang memiliki rambut, seperti di bawah lengan, dan di pangkal paha. Namun, hidradenitis suppurativa bisa terjadi pada area kulit yang mengalami gesekan, seperti di antara paha atau di bawah payudara pada wanita.

Benjolan ini dapat mengalami infeksi, dan ketika itu terjadi, kantong terbentuk di bawah kulit dan diisi dengan nanah yang menimbulkan bau busuk ketika terjadi bukaan atau robek. Infeksi ini juga bisa meninggalkan bekas luka.

Baca juga: Kalau Sudah Parah, Hidradenitis Suppurativa Bisa Infeksi dan Bernanah

Namun, belum ada kepastian apa yang menjadi penyebab dari hidradenitis suppurativa. Timbulnya masalah adalah ketika folikel rambut mengalami penyumbatan. Biasanya, ini terjadi ketika memasuki usia remaja atau sekitar 20-an. Kondisi ini lebih sering menyerang wanita dibandingkan dengan pria, juga pada mereka yang memiliki kelebihan berat badan dan terbiasa merokok.

Apa Saja Gejalanya?

Hidradenitis suppurativa umumnya terjadi di sekitar folikel rambut dengan banyak kelenjar minyak dan keringat, seperti di ketiak, pangkal paha, dan daerah anus. Gejala hidradenitis suppurativa meliputi:

  • Komedo. Area kecil di kulit yang mengandung komedo menjadi gejala umum dari kemunculan infeksi pada kulit ini.

  • Munculnya benjolan lembut berwarna kemerahan. Benjolan ini sering kali membesar, membuka, dan mengeluarkan nanah. Benjolan ini akan mengeluarkan bau yang tidak sedap yang disertai dengan rasa gatal dan sensasi seperti terbakar. Benjolan ini biasanya muncul di area gesekan kulit.

  • Benjolan seukuran kacang dan menyakitkan. Benjolan keras ini berkembang di bawah kulit dan bisa bertahan hingga bertahun-tahun, membesar, dan menjadi meradang.

  • Munculnya terowongan. Seiring waktu, saluran yang menghubungkan benjolan dapat terbentuk di bawah kulit. Luka ini sembuh dengan lambat jika bisa disembuhkan. Namun, kebocoran juga riskan terjadi dan bisa mengeluarkan nanah.

Baca juga: Ini 3 Tingkat Keparahan Hidradenitis Suppurativa

Gejala hidradenitis suppurativa muncul pada usia pubertas dan usia 40 tahun dengan permulaan berupa benjolan menyakitkan yang bisa bertahan hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Bagi sebagian orang, gangguan kulit ini semakin memburuk dan memengaruhi bagian tubuh yang lain.

Kelebihan berat badan, stres, perubahan hormon, panas atau kelembapan membuat gejalanya semakin memburuk. Pada wanita, tingkat keparahan dari infeksi ini berkurang setelah datang masa menopause. Hidradenitis suppurativa yang parah bukan tidak mungkin memicu komplikasi, seperti infeksi, terbatasnya gerakan, tersumbatnya saluran getah bening, hingga kanker.

Baca juga: Mengidap Hidradenitis Suppurativa Bisa Sebabkan Depresi

Ini artinya, kamu harus segera bertanya pada dokter jika terlihat adanya gejala hidradenitis suppurativa pada salah satu area tubuh yang memungkinkan untuk terjadi infeksi. Sebelum semuanya menjadi semakin buruk, kamu harus download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di ponsel kamu. Aplikasi Halodoc ini nantinya bisa kamu gunakan untuk bertanya pada dokter, membeli obat dan vitamin tanpa perlu pergi ke apotek, dan melakukan pemeriksaan rutin tanpa perlu pergi dan mengantre di laboratorium.