• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos Seputar Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki

Mitos Seputar Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Menjalani kehamilan menjadi momen yang membahagiakan bagi pasangan suami istri. Selama kehamilan, tentunya ibu ingin menjaga kesehatannya dengan baik agar perkembangan janin juga berjalan optimal. Hal yang juga ingin diketahui oleh pasangan adalah jenis kelamin bayi di kandungan ibu. Jenis kelamin bayi dapat diketahui dengan cara USG.

Baca juga: Ini Bahaya dari Kekurangan Nutrisi Selama Kehamilan

Dilansir dari BabyCentre, saat usia kehamilan memasuki 18 minggu, pemeriksaan USG dapat dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Namun, kondisi ini dipengaruhi oleh posisi bayi saat ibu melakukan USG. Sayangnya, masih banyak ibu hamil yang masih percaya tentang mitos seputar kehamilan anak laki-laki.

Mitos Seputar Ciri Kehamilan Anak Laki-Laki

Mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan memang menjadi hal yang mendebarkan bagi orangtua. Jenis kelamin yang umumnya dapat diketahui ketika janin memasuki usia 18 minggu terkadang dirasa terlalu lama bagi orangtua. Untuk itu, banyak yang percaya tentang mitos tentang kehamilan anak laki-laki.

Berikut ini mitos mengenai ciri kehamilan anak laki-laki yang perlu diketahui, yaitu:

1. Posisi Perut Lebih ke Bawah

Banyak anggapan bahwa posisi perut yang berada di bawah menjadi ciri kehamilan anak laki-laki. Hal ini disebabkan oleh mitos bahwa anak laki-laki memiliki kepribadian yang lebih mandiri, sedangkan anak perempuan membutuhkan perlindungan sehingga posisi perut ibu akan lebih tinggi.

Dilansir dari Healthline Parenthood, hal ini hanya mitos belaka. Posisi perut pada ibu hamil dipengaruhi oleh otot perut. Ketika kamu menjalani kehamilan pertama, otot perut masih terlihat kuat dan dinding perut belum begitu melar, sehingga posisi perut akan tinggi. Tidak hanya itu, posisi perut yang di bawah juga dipengaruhi oleh posisi bayi dalam perut. 

2. Bentuk Perut

Bentuk perut ibu menjadi salah satu mitos yang dipercaya dapat memastikan jenis kelamin bayi yang sedang dikandung. Bentuk perut yang bulat sempurna menandakan kehamilan bayi laki-laki, sedangkan bentuk perut yang lebih melebar dipercaya sebagai tanda kehamilan anak perempuan.

Bentuk perut ibu hamil tidak dapat digunakan untuk memastikan jenis kelamin bayi yang dikandung. Hampir mirip dengan posisi perut, bentuk perut nyatanya disebabkan oleh posisi bayi dalam kandungan.

Baca juga: Ibu Hamil, Perhatikan 6 Mitos & Fakta Kehamilan Berikut Ini

3. Kondisi Morning Sickness

Banyak yang mengatakan apabila ibu tidak mengalami morning sickness, artinya akan memiliki anak laki-laki. Morning sickness adalah rasa mual dan muntah yang kerap terjadi ketika usia kehamilan trimester pertama. Sebenarnya, tidak ada penjelasan medis tentang kaitan di antara keduanya.

Morning sickness adalah kondisi yang wajar terjadi pada ibu hamil. Namun, segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat, ketika mual dan muntah yang dialami menyebabkan dehidrasi, tubuh yang kelelahan, pingsan, atau muntah bercampur dengan darah.

4. Kondisi Kulit Ibu

Ibu hamil memang mengalami perubahan pada kulit wajah. Namun, apabila wajah ibu hamil banyak jerawat tandanya mengandung anak laki-laki, hal tersebut hanya mitos belaka. Dilansir Healthline Parenthood, perubahan yang terjadi pada kulit wajah menjadi lebih berjerawat disebabkan oleh perubahan hormon saat kehamilan. Selalu menjaga kebersihan tubuh dan kulit wajah ketika menjalani masa kehamilan agar ibu terhindar dari gangguan kesehatan kulit.

5. Ngidam

Ngidam adalah kondisi yang kerap dialami oleh ibu saat menjalani kehamilan. Banyak yang mengatakan, saat ibu menginginkan mengonsumsi makanan yang asin dan gurih ini menandakan ibu sedang mengandung anak laki-laki. Faktanya, keinginan mengonsumsi makanan tertentu menjadi tanda ibu membutuhkan nutrisi dari makanan yang diinginkan. Jadi, sebaiknya tidak perlu percaya dengan mitos tersebut.

Baca juga: 8 Mitos Kehamilan yang Perlu Diketahui

Itulah mitos tentang kehamilan anak laki-laki yang tidak perlu ibu percaya. Jika ada informasi yang ingin ibu ketahui seputar kehamilan, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Myths Vs Facts: Signs You’re Having a Baby Boy
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Can You Tell You’re Having a Baby Boy by The Shape or Size of Your Belly?
Today. Diakses pada 2020. 19 Ways to Tell (or Guess) if You’re Having a Boy or a Girl