Nyeri Lambung Tandai Munculnya Ulkus

Nyeri Lambung Tandai Munculnya Ulkus

Halodoc, Jakarta – Pernah merasakan nyeri dibagian ulu hati? Awas, bisa jadi itu tanda dari tukak lambung yang gejalanya berupa sakit seperti membakar di bagian tengah perut. Nyeri lambung ini biasanya oleh munculnya ulkus atau luka di bagian usus duodenum. 

Munculnya ulkus disebabkan karena lapisan yang melindungi lambung dirusak oleh tingginya kadar asam lambung. Nah, naiknya asam lambung biasanya merupakan hasil dari:

Baca Juga: Benarkah Kunyit dapat Atasi Masalah Tukak Lambung?

  • Infeksi  bakteri Helicobacter pylori

  • Konsumsi obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), seperti ibuprofen atau aspirin dengan dosis yang tinggi atau dalam jangka waktu yang lama.

  • Stres atau makanan tertentu dapat menyebabkan tukak lambung.

Nyeri di perut bagian tengah adalah gejala utama tukak lambung. Namun, gejala lain yang bisa muncul adalah gangguan pencernaan yang disebut dispepsia. Gejala ini dapat disalahartikan sebagai mulas yang ternyata juga bisa terjadi pada saat yang bersamaan. Mulas dapat disebabkan oleh refluks asam atau penyakit refluks gastroesofageal (GERD). Kondisi ini biasanya terjadi sedikit di bagian perut lebih tinggi dan terasa di bagian bawah dada.

Perlu diketahui bahwa tidak semua tukak lambung menyebabkan gangguan pencernaan. Gejala maag perut cenderung lebih berbeda dari mulas, tapi gejalanya masih bisa kabur. Maag cenderung menyebabkan rasa terbakar atau nyeri tumpul di daerah perut. Nyeri ini kadang-kadang digambarkan sebagai nyeri "menggigit" atau "menggerogoti". Gejala umum dari tukak lambung dapat berupa

  • Penurunan berat badan

  • Mual dan muntah

  • Tidak makan karena perut terasa sakit

  • Bersendawa

  • Kembung

Beberapa tukak lambung tidak diketahui dan tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Biasanya ulkus baru bisa didiagnosis ulkus mulai berdarah. Beberapa ulkus bahkan dapat menyebabkan lubang di dinding perut yang dikenal sebagai perforasi dan memerlukan penanganan serius

Baca Juga: Makanan Pedas Bikin Tukak Lambung Makin Parah?

Mengobati Tukak Lambung

Perawatan tukak lambung bisa bervariasi tergantung pada apa penyebabnya. Sebagian besar ulkus dapat diobati dengan resep dari dokter, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, operasi mungkin diperlukan. Meski tidak begitu berbahaya, tukak lambung tetap perlu diobati agar tidak berkembang menjadi parah. 

Sebaiknya, bicarakan dengan dokter seputar obat dan rencana perawatan yang sesuai. Jika tukak lambung sudah berkembang menjadi perdarahan aktif, kemungkinan pengidap perlu dirawat di rumah sakit untuk perawatan intensif dengan endoskopi dan obat-obatan tukak IV. 

Jika tukak lambung disebabkan oleh infeksi H. pylori, pengobatannya bisa dilakukan dengan konsumsi antibiotik dan obat yang disebut proton pump inhibitor (PPIs). PPI bekerja untuk memblokir sel-sel lambung yang menghasilkan asam. Selain perawatan ini, dokter  juga dapat merekomendasikan:

  • H2 receptor blocker, sejenis obat yang juga bekerja untuk menghambat produksi asam.

  • Menghentikan penggunaan semua jenis obat NSAID

  • Melakukan endoskopi

  • Konsumsi makanan yang mengandung probiotik. Probiotik adalah bakteri baik yang berguna untuk melawan bakteri  H. Pylori

  • Konsumsi suplemen bismut

Gejala maag dapat mereda dengan cepat apabila pengidap tukak lambung disiplin mengonsumsi obat dan menjalankan perawatan. Namun, meski gejalanya telah mereda, pengidap tukak lambung tetap harus terus minum obat yang diresepkan oleh dokter. Ini sangat penting untuk memastikan infeksi H. Pylori telah benar-benar hilang.

Baca Juga: 4 Makanan yang Baik untuk Pengidap Tukak Lambung

Kamu mengalami kondisi tukak lambung? Bicara dengan dokter Halodoc untuk mengetahui cara penanganannya ! Tinggal klik Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!