• Home
  • /
  • Olahraga saat Puasa Sebaiknya Sebelum atau Setelah Buka?

Olahraga saat Puasa Sebaiknya Sebelum atau Setelah Buka?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Olahraga saat Puasa Sebaiknya Sebelum atau Setelah Buka?

Halodoc, Jakarta - Meskipun berpuasa, olahraga harus tetap dilakukan guna menjaga tubuh agar selalu sehat dan bugar. Rasa haus memang kerap muncul ketika olahraga saat puasa dilakukan, karena tubuh kehilangan banyak cairan saat melakukan aktivitas fisik. Meski demikian, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan, ya!

Saat ingin menjalankan olahraga saat puasa, kamu harus pintar memilih olahraga yang tepat, agar tidak merugikan diri sendiri. Salah satu hal yang penting untuk dipertimbangkan adalah memilih waktu yang tepat untuk berolahraga. Lalu, kapan waktu terbaik untuk melakukan olahraga? 

Baca juga: 6 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Selain Diet dan Olahraga

Olahraga saat Puasa Sebaiknya Sebelum atau Setelah Buka?

Jika olahraga dilakukan saat tengah berpuasa, hal tersebut akan menyebabkan kenaikan kadar hormon kortisol atau hormon stres dalam tubuh, terlebih jika dilakukan dalam intensitas tinggi. Bukan hanya itu saja, olahraga yang dilakukan dalam keadaan dehidrasi juga dapat menurunkan daya tahan tubuh secara drastis.

Jadi, olahraga setelah berbuka puasa adalah waktu yang terbaik, karena tubuh sudah mendapat asupan energi kembali dari makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka. Sejatinya, waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa tergantung pada tujuan olahraga itu sendiri. Jika bertujuan untuk kesehatan dan penyegaran, maka olahraga jangan dilakukan pada sore hari.

Pasalnya, jika dilakukan pada sore dan malam hari, kamu tidak akan mendapatkan kesegaran karena udara sudah tercampur dengan polusi. Jika ingin menikmati efek segarnya, kamu dapat melakukan olahraga setelah sahur atau setelah salat subuh saat udara masih segar. Jangan lupa, olahraga yang cocok dilakukan adalah olahraga dengan intensitas ringan, seperti jogging, jalan cepat, atau bersepeda.

Sedangkan jika olahraga bertujuan untuk melatih otot, kamu bisa melakukannya setelah selesai berbuka puasa atau saat 30-60 menit sebelum berbuka puasa. Pada dasarnya, mau dilakukan sebelum atau setelah berbuka puasa, kamu pribadi harus mengetahui kondisi dan kesehatan tubuh masing-masing. 

Baca juga: Ini Cara Sehat Menambah Berat Badan

Olahraga saat Puasa, Ini yang Harus Diperhatikan

Intinya adalah, jangan terlalu memaksakan diri untuk berolahraga. Sebaiknya kamu kenali dengan baik apa yang diperlukan oleh tubuh sebelum memutuskan untuk berolahraga. Sebelum melakukannya, berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Cukup berolahraga selama 30 menit setiap harinya. Lakukan secara rutin. 

  • Lakukan olahraga kardiovaskular dengan intensitas ringan. Olahraga ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki dan bersepeda.

  • Jangan melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, seperti angkat beban atau lari jarak jauh, karena akan menyebabkan cedera sendi atau otot.

  • Perbanyak asupan cairan saat sahur dan berbuka. Kamu juga dapat mengonsumsi air kelapa untuk meningkatkan cairan dalam tubuh guna mengoptimalkan fungsi jantung, serta saraf otot.

  • Perhatikan asupan nutrisi dan porsi makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Hindari makanan mengandung lemak tinggi dan santan.

  • Jangan lanjutkan olahraga jika merasa lemas, pusing, atau sedang sakit.

  • Cukupi waktu tidur. Kurangnya waktu istirahat akan memengaruhi kinerja tubuh saat berolahraga.

Baca juga: Porsi dan Jenis Makanan Tepat untuk Menghindari Kenaikan Berat Badan

Jika kamu mengalami masalah kesehatan saat menjalankan olahraga saat puasa, kamu bisa diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc guna mendapatkan penanganan yang tepat, ya! Berolahraga boleh saja dilakukan saat berpuasa, tapi jangan memaksakan diri, karena akan berujung pada kesehatan tubuhmu sendiri.

Referensi:

Health24. Diakses pada 2020. Exercising during Ramadan.
Khaalej Times. Diakses pada 2020. Best times to exercise during Ramadan.