Panduan Aman Berpuasa Bagi Pengidap Vertigo

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Panduan Aman Berpuasa Bagi Pengidap Vertigo

Halodoc, Jakarta – Bagi sebagian orang, menjalani ibadah puasa tidak mudah dan memiliki tantangan. Khususnya untuk kamu sedang sakit atau memiliki penyakit tertentu, salah satunya adalah pengidap vertigo. Menahan lapar dan haus selama satu hari bukan perkara mudah bagi pengidap vertigo. Cara berpuasa yang salah dapat menyebabkan penyakit vertigo kambuh.

Baca juga: 3 Asupan Makanan untuk Puasa Agar Tetap Berenergi

Vertigo merupakan kondisi yang membuat pengidap vertigo merasa pusing bahkan sampai merasa diri dan sekelilingnya berputar. Tingkat vertigo yang dialami oleh tiap orang berbeda tergantung dari tingkat keparahan vertigo yang dialami. Pada dasarnya, kondisi vertigo membutuhkan penanganan segera. Jika dibiarkan, kondisi vertigo menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih parah.

Vertigo disebabkan karena adanya gangguan keseimbangan pada tubuh yang bergantung pada bagian sistem sensorik seperti mata, saraf sensorik, dan telinga bagian dalam. Saat kamu melakukan ibadah puasa, tentu tubuh tidak mengonsumsi apa pun selama satu hari penuh. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah menjadi rendah, gula darah yang rendah, dehidrasi serta sirkulasi darah yang memburuk hingga dapat menyebabkan vertigo kambuh.

Yuk Cegah Vertigo Ketika Puasa!

Pengidap vertigo tetap bisa menjalani puasa tanpa terganggu penyakitnya kambuh. Lakukan beberapa cara ini agar kamu terhindar dari penyakit vertigo ketika sedang berpuasa, yaitu:

1. Perhatikan asupan makanan ketika kamu sahur dan jangan melewatkan waktu sahur. Penuhi kebutuhan nutrisi dan gizi kamu ketika sahur dengan konsumsi makanan mengandung karbohidrat kompleks dan serat. Kedua nutrisi ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dalam tubuh. Dengan begitu, kamu merasa kenyang lebih lama dan energi tidak cepat habis.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Makanan Berat atau Makanan Manis Saat Buka Puasa?

2. Penuhi kebutuhan cairan tubuh kamu ketika kamu puasa. Menjalani ibadah puasa bukan berarti kamu kurang mengonsumsi cairan untuk tubuh kamu. Tetap penuhi kebutuhan cairan tubuh sebanyak 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas dalam satu hari. Kamu bisa mengatur waktu minum saat sahur dengan 3 gelas, berbuka dengan 2 gelas air, dan sebelum tidur sebaiknya 3 gelas air. Namun kamu bisa menambah asupan cairan dengan mengonsumsi makanan yang berkuah atau buah yang memiliki kandungan air tinggi agar terhindar dari dehidrasi.

3. Ketika berbuka puasa, segera konsumsi makanan yang bisa mengembalikan energi kamu yang telah hilang selama satu hari. Jangan lupa konsumsi makanan yang mengandung protein. Kandungan protein dalam makanan membantu untuk mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa dan menghindarkan dari penyakit vertigo.

4. Ketika puasa, wajar jika terjadi penurunan gula darah. Kondisi ini diakibatkan karena tidak ada asupan makanan yang masuk dalam tubuh sehingga menyebabkan lemas, pusing, hingga vertigo. Sebaiknya, siapkan buah kurma sebagai makanan berbuka puasa atau buah penutup ketika sahur. Buah kurma mengandung banyak kandungan seperti zat besi, serat, protein, kalsium dan kadar gula yang tinggi sehingga kamu terhindar dari gula darah rendah.

5. Jangan lupa untuk penuhi kebutuhan tidur agar kamu terhindar dari vertigo.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai kebutuhan vitamin dan nutrisi saat puasa. Kamu bisa gunakan Voice/Video Call atau Chat dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan kamu ketika menjalankan ibadah puasa. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Vertigo Bisa Jadi Tanda Gangguan Pendengaran