Vertigo Bisa Jadi Tanda Gangguan Pendengaran

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Vertigo Bisa Jadi Tanda Gangguan Pendengaran

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu merasakan jika lingkungan di sekitar kamu berputar? Mungkin saja hal tersebut disebabkan oleh vertigo. Selain itu, vertigo juga dapat membuat pengidapnya mengalami kehilangan keseimbangan, sehingga untuk berjalan atau bahkan berdiri pun bisa menjadi hal yang sangat sulit. Vertigo yang terjadi pada seseorang mungkin disebabkan oleh gejala dari penyakit tertentu, seperti masalah pendengaran.

Vertigo dapat terjadi karena bermasalahnya organ keseimbangan. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh suatu bagian dari dalam telinga. Walau faktanya, keseimbangan berasal dari tiga indra tubuh yang berbeda, yaitu organ di telinga bagian dalam, sistem visual, serta otot dan sendi dalam tubuh. Rasa pusing yang terjadi adalah ketika salah satu dari ketiga indra tersebut mengalami suatu kejadian atau masalah.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Kenapa Vertigo Mengganggu

Vertigo Tanda Gangguan Pendengaran

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengidap vertigo. Hal tersebut dapat disebabkan oleh penyakit meniere, yaitu gangguan telinga bagian dalam yang disebabkan oleh akumulasi cairan dan tekanan di labirin telinga. Hal tersebut adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal suara dan keseimbangan pada otak. Maka dari itu, seseorang yang mengidap vertigo mungkin saja mengalami gejala dari kehilangan pendengaran.

Penyakit meniere dapat terjadi secara bertahap dengan gejalanya, yaitu vertigo, terdapat dengungan di telinga, telinga terasa penuh, dan gangguan pendengaran frekuensi rendah. Vertigo yang terjadi pada seseorang dapat menjadi sangat parah, sehingga pengidapnya mengalami mual, muntah, dan tidak dapat mempertahankan keseimbangan. Setelah vertigo terjadi, mungkin saja orang tersebut akan merasa lelah selama beberapa jam.

Seseorang merasa penyakit meniere sudah hilang seiring dengan meredanya vertigo dan dengungan di telinga. Padahal, saat itulah masalah yang sesungguhnya akan dimulai. Ketika gejala-gejala tersebut menghilang, penyakit meniere akan masuk dalam tahap selanjutnya, yaitu terjadinya gangguan pendengaran permanen pada salah satu atau kedua telinga. Walaupun belum ada cara untuk menghindari perkembangan penyakit meniere, terdapat beberapa cara untuk melakukan perawatan untuk semua tahap.

Baca Juga: Sering Terserang Migrain, Waspadai Gejala Terkena Vertigo

Cara Mengobati Gejala Tahap Awal Penyakit Meniere

Penyakit meniere disebabkan oleh penumpukan cairan di telinga bagian dalam. Tindakan yang harus dilakukan adalah membatasi asupan garam dan kafein. Sebab, kandungan dalam kedua hal tersebut berkontribusi pada penumpukan cairan tambahan. Selain itu, beberapa ahli medis menyarankan mengonsumsi diuretik. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi frekuensi vertigo atau mual.

Apabila perubahan pola makan tidak dapat mengurangi gejala yang terjadi, mungkin kamu dapat mencoba melakukan terapi perfusi intratympanic. Hal tersebut dilakukan dengan menyuntikkan steroid ke telinga bagian dalam dan memungkinkan obat tersebut untuk diam di dalam telinga selama dua jam untuk menyembuhkan. Setelah hal tersebut dilakukan, mungkin kamu akan merasakan sedikit rasa sakit di telinga.

Baca Juga: 5 Fakta tentang Penyakit Meniere yang Perlu Diketahui

Pengobatan lainnya yang dapat dilakukan adalah Labyrinthectomy, yaitu pengangkatan bagian telinga yang mengatur fungsi pendengaran dan keseimbangan. Namun, pengobatan ini memiliki efek samping, yaitu hilangnya fungsi pendengaran dan keseimbangan. Hal ini hanya dilakukan untuk seseorang yang fungsi pendengarannya hampir atau telah hilang sepenuhnya.

Berikut adalah pembahasan apabila vertigo tanda gangguan pendengaran. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan pendengaran, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan dengan mudah melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa beli obat di Halodoc. Praktis tanpa perlu keluar rumah, pesananmu akan diantarkan sampai tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!