Berakibat Fatal, Kenali 4 Pemicu Terjadinya Gagal Napas

Berakibat Fatal, Kenali 4 Pemicu Terjadinya Gagal Napas

Halodoc, Jakarta – Salah satu gangguan pernapasan yang bisa berakibat fatal adalah gagal napas. Kondisi terjadi saat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen untuk proses pernapasan. Sementara di sisi lain, karbon dioksida tidak bisa dikeluarkan dari darah. Kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele dan harus segera mendapat penanganan. 

Oksigen dibutuhkan oleh tubuh, terutama dalam proses atau sistem pernapasan. Melalui proses itu, akan dihasilkan karbon dioksida yang bersifat limbah dan harus dikeluarkan dari darah melalui embusan napas. Pada penyakit gagal napas, terjadi gangguan pada proses tersebut yang menyebabkan tubuh tidak bisa mengeluarkan karbon dioksida.

Kondisi gagal napas terjadi karena ada kegagalan dalam proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida di dalam tubuh. Paru-paru memiliki tugas mengatur proses pertukaran gas, yaitu mengambil oksigen dari udara yang dihirup ke dalam darah dan membuang karbondioksida dari darah. 

Gagal napas juga bisa terjadi karena ada gangguan pada pusat pernapasan di otak. Kegagalan otot-otot pernapasan untuk mengembangkan paru-paru juga bisa menjadi penyebab penyakit ini.

Baca juga: Sesak Napas Tiba-Tiba? Ini 5 Cara Mengatasinya

Secara umum, kondisi ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gagal napas akut dan gagal napas kronis. Pada gagal napas akut, gangguan umumnya terjadi dalam jangka pendek, muncul tiba-tiba, dan harus segera ditangani secara medis. Sementara gagal napas kronis umumnya belangsung dalam jangka waktu yang panjang dan berulang. Gejala yang muncul pada kedua kondisi ini pun umumnya berbeda. 

Gagal napas menyebabkan paru-paru tidak dapat dengan sempurna mengalirkan oksigen ke dalam darah. Hal itu juga menyebabkan tubuh kesulitan mengeluarkan karbon monoksida dari dalam darah. Alhasil, terjadi kondisi di mana kadar oksigen di dalam darah menjadi lebih rendah dibandingkan kadar karbon dioksida. Dan itu berbahaya karena bisa meningkatkan risiko terjadinya gagal napas. Selain itu, ada 4 kondisi yang ternyata sering menjadi pemicu terjadinya gagal napas.

1. Penyakit Paru-Paru

Orang yang mengidap penyakit paru-paru ternyata lebih berisiko mengalami gagal napas. Kondisi ini sering dipicu oleh berbagai penyakit, seperti penyakit paru obstruktif kronik alias PPOK, emboli paru, pneumonia, sindrom gagal napas akut, serta fibrosis kistik. Penyakit-penyakit tersebut bisa memengaruhi aliran udara serta darah yang masuk dan keluar dari paru-paru. 

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Sakit Paru-Paru Sebelah Kiri

2. Gangguan pada Saraf dan Otot 

Risiko gagal napas juga meningkat pada orang yang mengalami gangguan pada saraf dan otot yang mengendalikan pernapasan. Kondisi yang dimaksud adalah cedera tulang belakang, stroke, hingga distrofi otot. 

3. Cedera di Area Dada 

Siapa sangka, cedera yang terjadi di area dada juga bisa menjadi penyebab gagal napas. Sebab, hal ini menyebabkan terjadinya kerusakan pada jaringan dan tulang rusuk di sekitar paru-paru. 

4. Overdosis Obat dan Alkohol 

Pada beberapa kasus, gagal napas terjadi karena pemakaian secara berlebih alias overdosis obat-obatan dan minuman beralkohol. Hal ini bisa memengaruhi area otak yang bertugas mengontrol pernapasan. Orang yang mengalami overdosis biasanya memiliki pernapasan yang lebih lambat dan dangkal. 

Baca juga: Ini Bedanya Gagal Jantung dan Serangan Jantung

Cari tahu lebih lanjut seputar gagal napas dan faktor pemicunya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!