Pengidap Leukemia Berisiko Terkena Neutropenia, Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Pengidap Leukemia Berisiko Terkena Neutropenia, Ini Faktanya

Halodoc, Jakarta – Tubuh manusia memiliki sel darah merah dan putih yang memiliki banyak manfaat. Sel darah putih pada tubuh menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh yang diproduksi pada sumsum tulang. Ketika kesehatan sumsum tulang terganggu, tentu sel darah putih yang dihasilkan juga mengalami gangguan.

Baca juga: Leukimia Menyerang Sejak Kecil, Bisakah Disembuhkan?

Ketika sumsum tulang terganggu, kondisi ini dapat sebabkan produksi sel darah putih yang abnormal. Terlalu banyak produksi sel darah putih yang abnormal dikenal dengan leukemia. Tidak ada salahnya ketahui lebih banyak mengenai penyakit leukemia agar kamu dilakukan penanganan dan pencegahan terhadap penyakit ini!

Ketahui Leukemia Lebih Banyak

Umumnya, penyakit leukemia tidak menimbulkan gejala apapun pada awal penyakit ini mengganggu kesehatan tubuh. Ketika sel kanker berkembang dan menyerang sel tubuh, baru muncul beberapa gejala yang berbeda pada tiap pengidap leukemia. Gejala yang muncul disesuaikan dengan sel tubuh yang diserang oleh sel kanker. Umumnya, ada beberapa gejala yang dialami, seperti demam, menggigil, tubuh yang selalu merasa lelah dan lemas meskipun telah beristirahat, berat badan yang turun secara drastis, muncul bintik merah pada kulit, mimisan, dan tubuh yang mudah memar.

Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami beberapa gejala yang menjadi tanda dari leukemia. Apalagi jika kamu mengalami keringat yang berlebihan pada malam hari, mudah mengalami infeksi, muncul benjolan pada area leher, dan merasakan perut yang tidak nyaman.

Baca juga: Cangkok Sumsum Tulang Belakang untuk Kanker Darah

Tidak hanya itu, ketika sel kanker menyerang pembuluh darah organ tertentu ada beberapa gejala yang kerap dialami, seperti sakit kepala, mual, muntah, kehilangan kendali otot, nyeri tulang, linglung dan pengidap leukemia dapat mengalami kejang jika kondisi ini tidak segera mendapat penanganan yang tepat.

Umumnya, penyebab leukemia disebabkan karena kelainan sel darah putih dalam tubuh yang tumbuh secara tidak terkendali. Jangan khawatir, ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit leukemia, seperti terapi imun untuk meningkatkan imunitas tubuh, terapi target yang digunakan untuk menghambat produksi protein yang membantu perkembangan kanker, transplantasi sumsum tulang, dan kemoterapi.

Pengidap Leukemia Rentan Alami Neutropenia

Nyatanya, pengobatan yang dilakukan melalui kemoterapi dapat sebabkan komplikasi pada tubuh, salah satunya adalah neutropenia. Neutropenia adalah kondisi jumlah neutrofil dalam sel darah putih menurun. Tentu kadar neutrofil di dalam tubuh yang menurun membuat tubuh tidak dapat melawan bakteri sehingga rentan tingkatkan infeksi pada tubuh.

Umumnya, seseorang dapat mengalami penurunan kadar neutrofil pada sel darah putih karena proses kemoterapi untuk mengatasi penyakit kanker. Kondisi ini membuat pengidap kanker rentan terhadap infeksi bakteri.

Baca juga: Kenali Penyebab Seseorang Idap Neutropenia

Tidak hanya itu, orang-orang yang memiliki penyakit dengan gangguan sistem imunitas tubuh juga rentan alami neutropenia, seperti HIV/AIDS. Selain kemoterapi, tidak ada salahnya untuk mengetahui faktor lain yang menyebabkan seseorang alami neutropenia, seperti:

  1. Kekurangan vitamin;

  2. Kelainan bawaan lahir pada sumsum tulang;

  3. Penyakit sumsum tulang;

  4. Penggunaan obat-obatan yang merusak kondisi neutrofil.

Mulai sekarang, tidak ada salahnya untuk menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit leukemia dengan menjalani gaya hidup yang sehat dan kurangi kebiasaan buruk yang dampak memberikan dampak negatif pada tubuh, seperti kebiasaan merokok.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Neutropenia
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Leukemia