30 November 2018

Penjelasan Vaskulitis Dapat Menyebabkan Infeksi Pneumonia

Penjelasan Vaskulitis Dapat Menyebabkan Infeksi Pneumonia

Halodoc, Jakarta - Vaskulitis adalah istilah medis yang digunakan untuk sekelompok penyakit yang ditandai dengan adanya radang dan kerusakan pada pembuluh darah atau perubahan pada dinding pembuluh darah (vaskular). Perubahan yang terjadi dapat berupa penebalan, penyempitan, pelemahan, atau luka, sehingga menghambat aliran darah dan mengakibatkan kerusakan pada organ dan jaringan tubuh.

Penyakit yang juga dikenal dengan nama angiitis atau arteritis ini terdiri atas beberapa jenis. Di antara berbagai jenis vaskulitis tersebut, ada yang menyerang satu organ tertentu saja, dan ada juga yang menyerang banyak organ sekaligus. Gejalanya pun beragam, mulai dari yang ringan dan tidak memerlukan pengobatan, ada juga yang gejalanya parah dan berdampak pada organ penting di tubuh. Beberapa jenis vaskulitis tersebut adalah:

  • Giant cell arteritis.

  • Arteritis Takayasu.

  • Cryoglobulinemia.

  • Granulomatosis Wegener.

  • Henoch-Schonlein purpura.

  • Penyakit Buerger.

  • Penyakit Kawasaki.

  • Poliangiitis mikroskopik.

  • Poliarteritis nodosa.

  • Sindrom Behcet.

  • Sindrom Churg-Strauss.

  • Vaskulitis hipersensitif.

Penyebab Vaskulitis

Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa yang menyebabkan vaskulitis. Beberapa jenis vaskulitis berhubungan dengan faktor genetik, sedangkan beberapa jenis lainnya terjadi akibat gangguan sistem kekebalan tubuh yang berbalik menyerang pembuluh darah. Gangguan sistem kekebalan tubuh tersebut dapat dipicu oleh beberapa kondisi, sebagai berikut:

  • Reaksi tubuh terhadap obat-obatan.

  • Infeksi, seperti hepatitis B dan C.

  • Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, lupus, atau skleroderma.

  • Kanker darah.

Pembuluh darah yang terkena vaskulitis akan melemah, sehingga mudah berdarah atau meradang. Bila pembuluh darah meradang, dindingnya akan menebal  dan membuat rongga pembuluh darah menyempit. Akibatnya, jumlah darah yang menyuplai jaringan serta organ tubuh akan berkurang.

Bagaimana Bisa Menyebabkan Infeksi Pneumonia?

Asupan oksigen yang tetap merupakan hal yang penting untuk fungsi dan kerja yang normal dari jaringan dan organ tubuh. Darah membawa oksigen ke bagian tubuh yang berbeda melalui jaringan pembuluh darah yang luas. Arteri mengantarkan oksigen dari jantung ke organ tubuh lainnya, yang kemudian dibawa kembali ke jantung melalui pembuluh vena dan yang lebih kecil yang disebut dengan pembuluh kapiler.

Pada orang yang sehat, aliran darah berjalan lancar dan tidak terhalangi, sehingga organ-organ tubuh dapat bekerja dengan normal. Namun, saat terjadi vaskulitis, saluran mengalami pembengkakan, sehingga aliran darah akan terhambat dan akan memengaruhi keseluruhan kerja organ tubuh secara negatif. Salah satu penyakit yang mungkin ditimbulkan akibat penyakit vaskulitis adalah infeksi pneumonia.

Pneumonia adalah infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru. Infeksi ini dapat terjadi pada salah satu sisi atau pun keduanya. Penyakit ini umumnya terjadi karena adanya infeksi virus, bakteri, atau jamur. Namun, pada beberapa kasus, infeksi pneumonia juga dapat terjadi sebagai komplikasi dari penyakit vaskulitis. Terutama jika vaskulitis menyerang organ paru-paru, aliran udara menuju paru-paru berpotensi mengalami hambatan, sehingga terjadi penumpukan cairan pada kantung-kantung udara di paru-paru.

Itu lah sedikit penjelasan tentang penyakit vaskulitis dan kemungkinan komplikasinya menjadi infeksi pneumonia. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: