Pentingnya Self Love untuk Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pentingnya Self Love untuk Kesehatan Mental

Halodoc, Jakarta – Pernah dengar konsep tentang self-love alias mencintai diri sendiri? Konsep ini sering diidentikkan dengan “memanjakan” diri sendiri dan mencintai diri sendiri secara utuh. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan pengertian tersebut. Namun, lebih dari sekadar memanjakan diri, nyatanya self-love memang dibutuhkan untuk kesehatan mental. Apa alasannya? 

Mencintai diri sendiri alias self-love disebut bisa membantu menjaga kesehatan mental seseorang. Di tengah aktivitas harian dan tugas-tugas yang harus diselesaikan, membuat siapa saja rentan mengalami kelelahan secara fisik maupun mental. Kondisi ini sering berujung pada masalah kesehatan mental, misalnya stres, depresi, serta kehilangan semangat untuk menjalani hidup. Dan semua masalah tersebut nyatanya bisa diminimalisir dengan menerima dan mencintai diri sendiri. 

Mencintai diri sendiri dan mementingkan kebahagiaan diri bukan merupakan hal yang salah. Sebaliknya, dengan menerima diri sendiri dan mencintai apa adanya, maka banyak manfaat yang bisa didapatkan. 

Baca juga: 5 Tips Tingkatkan Kesehatan Mental di 2019

Manfaat Sehat dan Cara Menerapkan Self-love 

Ada banyak manfaat sehat yang bisa didapat dari mencintai diri sendiri. Saat kamu sudah bisa mencintai diri sendiri, kamu akan lebih mudah menjalani pola hidup sehat. Kamu menjadi tahu, berapa jam waktu yang dibutuhkan tubuh untuk beristirahat, dan karena mencintai diri sendiri kamu akan berusaha memenuhi kebutuhan tubuh. Hal ini baik, karena bisa menghindari kebiasaan tidur larut dan menjauhkan insomnia serta risiko penyakit lainnya. 

Cukup tidur di malam hari tak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi mental serta suasana hati. Saat tubuh cukup beraktivitas, risiko stres, sudah berkonsentrasi, dan penurunan produktivitas bisa dihindari. Dalam jangka panjang, cukup tidur juga bisa membantu menjaga kesehatan otak, yang secara tidak langsung juga bisa memengaruhi kondisi mental seseorang. 

Mencintai diri sendiri nyatanya tidak hanya sebatas memanjakan diri, misalnya dengan membeli buku atau makan makanan favorit. Lebih dari itu, kamu harus belajar menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada. Seiring proses yang terjadi, kamu akan semakin mengenali diri sendiri dan bisa dengan mudah mengetahui apa saja yang dibutuhkan tubuh, terutama yang berkaitan dengan kondisi mental. 

Baca juga: Anak Muda Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental

Kamu bisa mulai menerapkan konsep self-love dengan melakukan hal-hal menyenangkan hanya untuk diri sendiri alias “me-time”. Sendirian bukan berarti kesepian, me-time justru bisa menjadi momen untuk menyepi sekaligus menyehatkan tubuh. Mengambil waktu jeda untuk mencintai diri sendiri bisa membuat pikiran menjadi lebih jernih, dan meningkatkan kreativitas. Kondisi kesehatan mental juga lebih terjaga dan suasana hati menjadi lebih baik sepanjang hari. 

Selain menyehatkan mental, mengambil waktu sendiri untuk belajar mencintai diri ternyata juga bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Pasalnya, meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan bisa membuat perasaan menjadi lebih santai dan bahagia. Ada penelitian yang menyebut bahwa orang yang memiliki perasaan bahagia akan mengalami penurunan risiko penyakit jantung hingga 22 persen dibandingkan orang yang tidak bisa menerima atau mencintai diri sendiri.

Baca juga: 7 Manfaat Bermain Gim bagi Kesehatan Mental

Mencintai diri sendiri juga bisa dilakukan dengan memenuhi kebutuhan tubuh, misalnya konsumsi vitamin atau suplemen untuk kebugaran tubuh. Biar lebih mudah, beli vitamin di aplikasi Halodoc saja. Dengan layanan antar, pesanan akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!