09 July 2018

Penyebab dan Cara Mengatasi Bintitan

penyebab bintitan, mencegah bintitan, siapa saja yang terkena bintitan

Halodoc, Jakarta – Ada keyakinan yang mengatakan bahwa penyebab utama bintitan adalah kebiasaan mengintip sehingga membuat mata bengkak dan merah. Padahal sebenarnya, penyebab bintitan adalah karena kurang menjaga kebersihan tangan dan membiarkan tangan yang kotor menggosok mata. Jadilah debu dan kuman masuk ke dalam lapisan kelopak mata yang menyebabkan tersumbatnya lubang kelenjar air mata, sehingga menimbulkan peradangan.

Selain tidak menjaga kebersihan tangan, penyebab bintitan yang lain adalah menggunakan kosmetik yang kedaluwarsa, tidak membersihkan kosmetik secara rutin, atau penggunaan lensa kontak yang tidak tepat

Salah satu cara yang paling mudah untuk meredakan atau pun mengobati bintitan ialah dengan mencuci bersih mata dan mengompresnya dengan air hangat. Selain kompresan air hangat, ada juga cara lain, yaitu dengan mengompres mata bintitan dengan tea bag yang sudah dipakai sebelumnya. Namun, ada kalanya ketika kondisi parah, kamu membutuhkan bantuan medis untuk mengobati bintitan tersebut. Baca juga: 5 Penyakit yang Ditularkan dari Hewan

Kondisi bintitan tidak datang secara tiba-tiba, langsung muncul benjolan merah dengan titik nanah muncul di kelopak mata. Biasanya, ada gejala yang mengiringi kemunculan bintitan. Awalnya mata terasa berat, gatal-gatal, dan berair. Kemudian, mata menjadi bengkak, memerah, dan terasa nyeri. Bahkan di kondisi tertentu, mata terasa sakit bila terlalu sering berada dalam kondisi terbuka, serta terpapar cahaya dan udara.

Ketika kamu sudah mengalami tanda-tanda atau gejala bintitan, ada baiknya untuk segera mengantisipasinya dengan cara membersihkan serta mengompres mata. Cobalah untuk mengurangi paparan mata dengan gadget atau televisi. Terkadang, radiasi dari benda elektronik, terutama penggunaan gadget yang berlebihan, dapat menimbulkan infeksi pada mata.

Mengistirahatkan mata bisa menjadi upaya lain untuk mencegah dan mengantisipasi bintitan. Mata yang lelah lebih mudah untuk terpapar infeksi dan salah satunya lebih gampang bintitan. Semua orang bisa terkena bintitan, baik anak-anak maupun orang dewasa, bila tidak menjaga kebersihan dan kesehatan mata.

Polusi udara adalah salah satu faktor yang meningkatkan risiko bintitan. Ada baiknya penggunaan kacamata dan masker wajah untuk melindungi diri ketika bepergian dijadikan sebagai kebiasaan untuk mencegah masuknya kuman dan bakteri ke dalam mata. Baca juga: 4 Tips Mengatasi Jerawat di Area Dada

Mencuci wajah dengan air mengalir sejatinya tidak hanya dilakukan untuk kebersihan wajah saja, tetapi juga mata. Ada baiknya ketika mencuci muka, kamu membuka mata supaya kotoran yang tanpa sengaja masuk ke dalam mata bisa keluar.

Selain kebersihan dan mengurangi paparan gadget ke mata, hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah mengonsumsi makanan sehat untuk meningkatkan kesehatan mata dari dalam. Beberapa jenis makanan yang bisa kamu konsumsi untuk meningkatkan kesehatan mata adalah sayuran-sayuran seperti wortel, jagung, jeruk, apel, salmon, daging-dagingan, serta kacang-kacangan. Wajib diperhatikan, dalam penggunaan lensa kontak, ketika kamu sudah merasa tidak nyaman, jangan dipaksakan untuk tetap menggunakan lensa kontak.

Bisa jadi kamu sudah tidak cocok dengan tipe lensa kontak tersebut, salah menggunakan lensa kontak atau tidur tanpa melepas lensa kontak. Bila ini yang terjadi, ada baiknya langkah awal yang harus dilakukan adalah mengistirahatkan mata total dengan tidak menggunakan lensa kontak untuk beberapa saat, sampai kondisi mata kembali normal dan iritasinya berkurang.

Pastinya ada banyak pertanyaan mengenai bintitan, penyakit mata, atau pun isu kesehatan lainnya. Ingin tahu lebih banyak mengenai hal ini bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.