• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Keluar Flek yang Berbahaya saat Hamil 6 Bulan

Penyebab Keluar Flek yang Berbahaya saat Hamil 6 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Kesehatan janin pada ibu hamil memang harus benar-benar dijaga. Pasalnya, banyak gangguan yang tidak diinginkan dapat terjadi dan dapat sebabkan keguguran. Salah satu pertanda yang harus segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami keluar flek saat hamil, terutama ketika usia kehamilan telah mencapai 6 bulan.

Penyebab keluar flek saat hamil 6 bulan mungkin disebabkan gangguan yang lebih serius, karena dapat menjadi pertanda adanya masalah yang berhubungan dengan kandungan. Walau begitu kamu tidak perlu gusar, sedikit keluar flek saat hamil adalah hal yang umum. Ibu harus waspada jika darah yang keluar terbilang banyak. Berikut adalah beberapa penyebab keluar flek yang harus diketahui!

Baca juga: Flek saat Hamil, Berbahaya atau Normal?

Penyebab Keluar Flek saat Hamil 6 Bulan

Perdarahan yang ringan atau keluar flek ketika usia kehamilan mencapai 6 bulan terbilang umum. Hal ini dapat disebabkan oleh iritasi yang terjadi pada serviks, umumnya timbul setelah berhubungan intim atau pemeriksaan di area tersebut. Jika ini terjadi, ibu tidak perlu khawatir.

Penyebab keluar flek lainnya yang dapat terjadi pada trimester kedua adalah polip serviks. Jika gangguan ini terjadi, ibu tidak perlu khawatir akan bahaya yang mungkin terjadi. Gangguan ini dapat terjadi disebabkan peningkatan jumlah pembuluh darah di jaringan sekitar serviks.

Ibu harus khawatir jika perdarahan yang keluar terbilang banyak, seperti saat menstruasi. Jika hal ini terjadi, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter agar gangguan yang berbahaya dapat dicegah. Perdarahan yang berat terjadi pada usia kehamilan 6 bulan merupakan tanda darurat medis. Berikut beberapa penyebab keluar flek pada ibu hamil yang dapat menimbulkan bahaya:

  1. Plasenta Previa

Gangguan yang dapat menjadi penyebab keluar flek dan terbilang berbahaya adalah plasenta previa. Plasenta merupakan jaringan yang menghubungkan bayi dengan dinding rahim, serta dapat menutup sebagian atau seluruh pembukaan serviks, sehingga keluarlah darah dari bagian kewanitaan. Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang mengalami plasenta previa adalah:

  • Kehamilan ganda.
  • Pernah mengalami gangguan tersebut sebelumnya.
  • Pernah melahirkan secara sesar sebelumnya.

Baca juga: Bercak Darah Tanda Kehamilan yang Harus Diketahui

  1. Solusio Plasenta

Solusio plasenta juga merupakan salah satu gangguan yang dapat menjadi penyebab keluarnya flek pada tubuh dan membahayakan ketika terjadi. Hal ini terjadi ketika plasenta yang normal terpisah dari dinding rahim sebelum waktunya, sehingga darah menjadi terkumpul antara plasenta dan uterus. Walau begitu, penyebab dari terjadinya gangguan ini belum diketahui. Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan solusio plasenta terjadi antara lain:

  • Tekanan darah yang tinggi.
  • Mengalami trauma.
  • Konsumsi kokain atau tembakau.
  • Pernah mengalami gangguan ini sebelumnya.

Jika ibu mempunyai pertanyaan terkait penyebab flek keluar pada ibu hamil, dokter dari Halodoc dapat menjawab kekhawatiran tersebut. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone melalui Apps Store atau Play Store.

  1. Perdarahan pada Uterus

Gangguan lainnya yang dapat berbahaya dengan gejala keluar flek pada ibu hamil adalah perdarahan pada uterus. Hal ini terjadi karena pembukaan uterus yang tidak normal sehingga bayi keluar sebagian atau seluruhnya ke perut. Walau begitu, gangguan ini terbilang jarang terjadi dan dapat sangat berbahaya ketika menyerang. Lalu, beberapa faktor risiko lainnya yang dapat menyebabkan hal tersebut adalah:

  • Mengalami lebih dari empat kehamilan.
  • Mengalami trauma.
  • Penggunaan oksitosin berlebih, yaitu obat yang membantu memperkuat kontraksi.
  • Bahu bayi tersangkut di tulang kemaluan selama persalinan.
  1. Pecahnya Pembuluh Darah Janin

Pembuluh darah bayi dari tali pusar dapat menempel bukan ke plasenta melainkan ke membran. Hal tersebut dapat menjadi penyebab timbulnya flek pada ibu hamil yang berkelanjutan. Pembuluh darah tersebut melewati pintu masuk ke jalan lahir, yang disebut juga dengan vasa previa.

Baca juga: Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim Saat Hamil, Bahayakah?

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai penyebab timbulnya flek pada ibu hamil. Jika darah yang keluar terbilang sedikit, seharusnya ibu tidak perlu khawatir. Saat darah yang keluar banyak, segerakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pada kehamilan.

 

Referensi:
E Medicine Health. Diakses pada 2020. Bleeding During Pregnancy (Light, Heavy) Causes, Symptoms, and Pictures
Health Line. Diakses pada 2020. What Causes Spotting in Pregnancy?