22 November 2018

Penyembuhan Tennis Elbow Dapat Dilakukan Secara Mandiri, Ini 3 Kuncinya

penyembuhan tennis elbow dapat dilakukan secara mandiri ini 3 kuncinya

Halodoc, Jakarta – Saat melakukan kegiatan sehari-hari, kamu perlu berhati-hati agar jangan sampai mengalami cedera. Apalagi buat kamu yang sering melakukan aktivitas fisik. Sering mengangkat barang berat atau berolahraga secara berlebihan bisa membuat kamu berisiko mengalami tennis elbow. Sebenarnya jenis cedera ini bisa disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit. Namun, kamu perlu tahu beberapa tips berikut bila ingin mengobati tennis elbow sendiri di rumah.  

Apa Itu Tennis Elbow?

Siku merupakan bagian tangan yang tanpa sadar sering digunakan untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Enggak hanya pada saat berolahraga saja, kegiatan sehari-hari, seperti mengecat, mengetik, dan menyapu juga melibatkan penggunaan siku. Itulah sebabnya, tennis elbow merupakan salah satu cedera yang paling sering terjadi.  

Tennis elbow merupakan kondisi nyeri dan peradangan yang terjadi pada sendi di sisi luar siku. Persendian pada siku sendiri meliputi area humerus, tulang siku, dan putaran siku. Biasanya, saat terjadi tekanan yang berlebihan di jaringan otot dan jaringan ikat yang menghubungkan otot dengan tulang sekitar siku (tendon), sisi luar siku bisa mengalami peradangan bahkan robek. Nyeri akibat tennis elbow akan semakin terasa dari siku hingga lengan bawah saat pengidapnya meluruskan lengan.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Tennis Elbow?

Tennis elbow terjadi karena otot dan tendon menegang akibat mendapatkan tekanan yang berlebihan. Itulah mengapa orang yang berisiko tinggi mengalami tennis elbow adalah mereka yang sering melakukan aktivitas fisik yang melibatkan gerakan lengan secara berulang. Para atlet atau orang yang sering melakukan olahraga, seperti tenis, bulutangkis, renang, dan golf berisiko mengalami cedera ini. Selain itu, pelukis atau pemahat juga rentan terkena tennis elbow. Hal ini karena pekerjaan mereka menuntut penggunaan lengan dalam waktu yang lama.

Meskipun dapat terjadi pada siapa saja, tapi tennis elbow sering dialami oleh orang pada rentan usia 30–50 tahun.

Gejala Tennis Elbow

Gejala utama yang akan dirasakan pengidap tennis elbow adalah rasa nyeri di sisi luar siku yang bisa menjalar hingga ke lengan bawah dan pergelangan tangan. Awalnya rasa nyeri yang muncul masih terasa ringan, tapi akan memburuk seiring berjalannya waktu. Selain itu, rasa nyeri yang timbul bisa mereda dan muncul secara tiba-tiba ketika sedang melakukan aktivitas berat. Berikut adalah sejumlah aktivitas yang bisa meningkatkan rasa nyeri pada pengidap tennis elbow:

  • Menekuk, mengangkat, ataupun meluruskan lengan.
  • Memutar pergelangan tangan, misalnya ketika memutar knop pintu.
  • Berjabat tangan, menulis, ataupun menggenggam benda berukuran kecil seperti pensil.

Gejala ini bisa berlangsung selama 6 bulan sampai 2 tahun. Meski demikian, biasanya pengidap tennis elbow akan sembuh dalam setahun.

Tips Mengobati Tennis Elbow Sendiri

Kebanyakan kasus tennis elbow bisa disembuhkan sendiri tanpa perlu dioperasi. Agar cedera pada siku ini bisa cepat sembuh, berikut kuncinya:

1. Mengistirahatkan Siku

Kamu yang mengalami tennis elbow disarankan untuk mengistirahatkan otot dan tendon daerah siku. Hindari melakukan aktivitas yang banyak melibatkan gerakan lengan untuk sementara.

2. Kompres Dingin

Selain itu, kompres juga area siku yang terasa nyeri dengan kantong es untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan.

3. Minum Obat

Untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak, dokter dapat meresepkan obat seperti diclofenac atau ibuprofen. Minumlah obat tersebut secara rutin sesuai anjuran dokter.

Nah, itulah 3 kunci mengobati tennis elbow. Kamu juga bisa membeli obat penghilang rasa sakit atau salep pelega nyeri sendi di Halodoc, lho. Enggak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: