• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perawatan untuk Mengatasi Borderline Personality Disorder

Perawatan untuk Mengatasi Borderline Personality Disorder

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Dikenal juga dengan nama gangguan kepribadian ambang, borderline personality disorder membuat pengidapnya memiliki hubungan yang tidak stabil dengan orang lain. Hal ini karena pengidap gangguan kepribadian ini sering mengalami perubahan emosi dengan mudah dan cepat.

Tak hanya itu, citra diri pengidap borderline personality disorder juga sering berubah-ubah. Mereka juga jarang merasakan kepuasan atau kebahagiaan dalam hidup, sering bosan, dan dipenuhi dengan perasaan hampa. Lantas, bagaimana cara mengatasi borderline personality disorder?

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Pengidap Borderline Personality Disorder

Mengatasi Borderline Personality Disorder

Ada berbagai pengobatan yang efektif untuk mengatasi borderline personality disorder. Umumnya, gangguan kepribadian ini diobati dengan kombinasi obat dan psikoterapi. Berikut ini dijelaskan satu persatu:

1.Psikoterapi

Psikoterapi adalah bagian penting dari pengobatan borderline personality disorder. Beberapa jenis psikoterapi efektif dalam mengurangi gejala gangguan kepribadian ini, di antaranya:

  • Terapi Perilaku Dialektis (DBT). Terapi ini adalah bentuk psikoterapi pertama yang ditemukan efektif untuk orang dengan borderline personality disorder. DBT adalah bentuk terapi perilaku kognitif yang berfokus pada bagaimana pikiran dan keyakinan dapat mengarah pada tindakan dan perilaku. Melalui terapi ini, diajarkan bagaimana mengelola kesusahan, dan belajar keterampilan untuk membantu mengatasi emosi yang kuat. Kewaspadaan adalah salah satu komponen dari pendekatan ini.
  • Terapi Berfokus Skema. Terapi yang berfokus pada skema adalah psikoterapi integratif yang menggabungkan aspek-aspek dari terapi perilaku kognitif dan teori psikoanalitik. Terapi ini beroperasi dengan pemikiran bahwa kebutuhan yang tidak terpenuhi sejak masa kanak-kanak mengarah pada cara berpikir yang tidak sehat tentang dunia. Jadi, terapi ini berfokus pada cara berpikir dan mengatasi yang lebih sehat.
  • Terapi Berbasis Mentalisasi. Terapi ini telah dipelajari untuk borderline personality disorder, untuk membantu mengatasi kecemasan dan depresi serta fungsi sosial. Fokus terapi ini untuk membantu pengidap mengenali keadaan mental - pikiran dan perasaannya sendiri, serta pikiran dan perasaan orang lain yang berkomunikasi dengannya. 
  • Psikoterapi Berfokus Transferensi. Psikoterapi jenis ini menggunakan konsep transferensi, yaitu mentransfer perasaan dan harapan dari hubungan awal ke seseorang di masa sekarang, yang merupakan konsep kunci dalam terapi psikodinamik. Terapi ini memanfaatkan hubungan antara pengidap dan terapis sehingga terapis dapat melihat bagaimana pengidap berhubungan dengan orang lain. Kemudian, terapis dapat menggunakan kesadaran ini untuk membantu pengidap merespons secara lebih efektif dalam hubungan mereka yang lain.

Baca juga: 4 Faktor Risiko pada Remaja yang Bisa Terkena Borderline Personality Disorder

2.Pemberian Obat-obatan

Meskipun saat ini belum ada obat-obatan tertentu yang bisa mengatasi borderline personality disorder, ada beberapa obat yang bisa mengurangi gejala tertentu. Namun, obat mungkin sangat efektif bila digunakan bersama dengan psikoterapi. 

Selain membantu mengurangi gejala borderline personality disorder, pemberian obat-obatan juga dapat membantu kondisi kesehatan mental yang ada bersamaan seperti kecemasan atau depresi.

Baca juga: Insomnia Bisa Buat Borderline Personality Disorder Makin Parah

Beberapa obat yang paling sering diresepkan untuk mengatasi borderline personality disorder meliputi antidepresan, antipsikotik, anxiolytics (obat anti-kecemasan), antikonvulsan, dan obat-obatan pendukung lainnya. Cara terbaik untuk mengetahui obat apa yang tepat adalah berbicara dengan dokter atau psikiater. 

Dokter dapat membantu kamu menyusun rencana tindakan untuk mengendalikan gejala borderline personality disorder. Gunakan aplikasi Halodoc untuk membicarakan keluhanmu pada psikiater. Jika diresepkan obat, kamu bisa membelinya juga melalui aplikasi Halodoc, lho.

Referensi:
National Education Alliance for Borderline Personality Disorder. Diakses pada 2021. Treating BPD.
Psych Central. Diakses pada 2021. Borderline Personality Disorder.
Very Well Mind. Diakses pada 2021. Borderline Personality Disorder Treatment.