Inilah Perbedaan Gejala dari Batu Kandung Kemih dan Batu Ginjal

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Inilah Perbedaan Gejala dari Batu Kandung Kemih dan Batu Ginjal

Halodoc, Jakarta - Kini jumlah pengidap penyakit ginjal yang terjadi pada usia kian bertambah. Kondisi ini diduga terjadi karena pola makan yang tidak sehat seperti terlalu banyak garam, kurang minum air putih dan semacamnya. Semua orang, termasuk anak-anak, bisa mengalami gangguan ginjal.

Beberapa penyakit terkait ginjal ini antara lain batu ginjal dan batu kandung kemih. Proses pembentukan keduanya berbeda sehingga batu ginjal tidak sama dengan batu kandung kemih. Nah, agar lebih paham beda antara keduanya, berikut ini perbedaan yang wajib kamu ketahui antara batu kandung kemih dan batu ginjal.

Tentang Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih adalah massa keras seperti batu yang terletak di sepanjang saluran kemih manusia. Batu ini bisa menyebabkan gejala seperti nyeri, perdarahan, penyumbatan saluran kemih serta infeksi. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) yang dalam dunia medis disebut nefrolitiasis, di dalam saluran ureter, dalam kandung kemih dan di tempat akhir saluran kemih (uretra). Batu ini terbentuk dari endapan endapan mineral dan zat zat sisa pada saluran kemih.

Cukup banyak faktor yang menyebabkan penyakit ini, seperti dehidrasi yang menyebabkan proses pembuangan sisa metabolisme tidak lancar. Beberapa penyakit dapat menyebabkan munculnya batu kandung kemih seperti infeksi kandung kemih, gangguan prostat pada laki-laki usia lanjut.

Pola makan yang buruk seperti kurang asupan air dan terlalu banyak garam dapat menyebabkan penyakit ini. Parahnya lagi, kebiasaan menahan kencing bisa menyebabkan pengendapan pada kandung kencing yang menimbulkan terjadinya batu kandung kemih.

Gejala yang ditimbulkan oleh batu saluran kemih antara lain :

  • Nyeri pada perut bagian bawah dan saluran kencing.

  • Terhambatnya saluran kencing.

  • Sering kencing tapi tidak merasa puas.

  • Nyeri saat kencing.

  • Nyeri punggung.

  • Perdarahan. biasanya ditandai dengan urine yang berwarna merah seperti air cucian daging.

  • Mual dan muntah.

  • Demam yang bisa disertai menggigil.

Baca Juga: Penyebab Infeksi Saluran Kemih yang Perlu Kamu Tahu dan Waspadai

Pengertian Batu Ginjal

Berbeda dengan batu kandung kemih, batu ginjal adalah kondisi saat material keras yang menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang disaring oleh ginjal yang mengendap dan mengkristal seiring berjalannya waktu.

Penyebab dari kondisi ini adalah dehidrasi dan kurang minum air putih akibat sibuk beraktivitas sering mengawali adanya gejala penyakit batu ginjal. Selain itu, kondisi geografis seperti area yang memiliki kandungan kapur yang tinggi di dalam air tempat tinggal seseorang seperti di Indonesia Timur juga rentan mengalami batu ginjal.

Bila batu sudah terbentuk di ginjal, aliran urine bisa tersumbat sehingga terjadi pembengkakan dan regangan pada ginjal. Jika tidak segera diatasi, akan terjadi kerusakan ginjal permanen.

Gejala batu ginjal yang terjadi adalah sakit luar biasa (urinary colic) yang datang dan pergi. Kondisi ini biasanya bergerak dari area samping belakang (flank) ke bagian bawah perut (abdomen). Nah, gejala batu ginjal umum lainnya termasuk :

  • Sakit pinggang, paha, selangkangan, dan kemaluan.

  • Darah dalam urine.

  • Mual dan muntah-muntah.

Baca Juga: Ketahui 4 Cara Sederhana Cegah Batu Ginjal

Jika kamu mengalami salah satu dari gejala batu ginjal atau batu kandung kemih di atas, ada baiknya kamu segera menghubungi dokter. Kabar baiknya, kini kamu bisa bicara pada dokter tanpa perlu repot ke luar rumah. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play, lalu kamu bisa memanfaatkan fitur Talk to a Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, ayo gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga untuk mendapatkan rekomendasi saran dari dokter terpercaya.