Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Salah Pilih Obat Mata Ikan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Salah Pilih Obat Mata Ikan

Halodoc, Jakarta - Munculnya mata ikan dapat mengganggu kenyamanan. Pasalnya, kelainan kulit ini terasa menyakitkan, apalagi jika muncul di telapak kaki yang menjadi satu-satunya anggota gerak tubuh yang dipakai untuk berjalan. Mata ikan mengindikasikan kulit yang menyerupai benjolan dengan tekstur keras dan terasa sangat sakit jika disentuh. Tidak hanya pada kaki, mata ikan bisa muncul di tangan atau wajah. 

Mata ikan bisa diatasi dengan obat-obatan. Namun, pada kasus yang parah, kelainan ini harus diatasi dengan operasi. Obat mata ikan bisa dengan mudah ditemukan di apotek. Namun, penggunaannya tidak boleh sembarangan. Pasalnya, masih banyak yang salah membeli obat untuk mengatasi kelainan satu ini. Oleh karena itu, perhatikan beberapa hal ini:

  • Mata Ikan Bukan Kapalan

Mata ikan dan kapalan adalah dua masalah kulit yang berbeda. Mata ikan sering muncul pada area kulit yang halus atau tidak ditumbuhi rambut, terutama pada bagian telapak kaki atau di sela jari-jari kaki. Kelainan ini membuat lapisan permukaan kulit menjadi lebih tebal dan lebih keras ketika disentuh, membentuk benjolan yang memiliki kemampuan untuk mengiritasi jaringan yang berada di bawahnya. 

Baca juga: Ini 4 Tanda Kaki Terkena Mata Ikan

Benjolan akibat mata ikan biasanya berukuran kecil dengan bagian tengahnya bisa memiliki tekstur lunak atau keras. Tekstur mata ikan yang keras biasanya sering muncul pada bagian telapak kaki, sementara mata ikan yang bertekstur lunak biasanya muncul pada sela jari kaki. Baik keras maupun lunak teksturnya, mata ikan tetap saja sakit ketika disentuh, apalagi mendapatkan tekanan seperti ketika kamu berjalan. 

Sementara kapalan mengacu pada lapisan kulit yang menebal dan mengeras karena gesekan atau tekanan berlebihan. Beberapa kasus kapalan bisa terjadi karena iritasi. Kapalan sering terjadi pada kaki atau bagian tubuh lainnya yang sering mendapat gesekan atau tekanan. Namun, ketika disentuh, kapalan cenderung tidak menimbulkan rasa sakit seperti layaknya mata ikan. 

Baca juga: Mata Ikan Menyerang, Perlukah Operasi?

  • Mata Ikan Terjadi karena Virus

Sebelum membeli obat mata ikan, kamu harus tahu kalau kelainan kulit satu ini terjadi karena infeksi virus jenis HPV. Memang, virus ini adalah virus yang sama yang menjadi penyebab utama dari kanker serviks, tetapi memiliki jenis yang berbeda. Infeksi bisa terjadi ketika kamu berinteraksi dengan lingkungan yang lembap, kulit bekas garukan, dan mengalami lecet atau kering. 

  • Mata Ikan Itu Menular

Ya, mata ikan itu menular. Penularannya bisa melalui sentuhan langsung pada kulit atau bagian tubuh lainnya yang sedang terinfeksi. Oleh karena itu, selalu pastikan kamu mengenakan alas kaki ketika berada di tempat yang lembap, seperti kamar mandi dan ruang ganti kolam renang. Pastikan pula kamu mengeringkan kaki dengan benar, karena kaki yang lembap juga bisa memicu terbentuknya mata ikan. 

Baca juga: Sering Bikin Telapak Kaki Sakit, Ini 5 Cara Atasi Mata Ikan

  • Ada Banyak Jenis Obat Mata Ikan

Ada banyak jenis obat mata ikan yang dijual di pasaran. Beberapa di antaranya adalah obat jenis asam salisilat topikal, aminum laktat, urea, obat kortikosteroid, dan obat jenis retinoid. Kalau kamu kurang paham dengan obat mata ikan ini, sebaiknya kamu tanyakan saja langsung pada dokter, sehingga kamu menggunakan obat yang tepat untuk mengobati kelainan kulit ini. Gunakan fitur Tanya Dokter di aplikasi Halodoc, lalu pesan obatnya langsung melalui layanan Beli Obat

Referensi: 

NHS Choices. Diakses pada 2019. Corn and Calluses.

WebMD. Diakses pada 2019. Understanding Corn and Calluses Diagnosis and Treatment.

Medical News Today. Diakses pada 2019. All About Corn and Calluses.