Perkembangan Bayi 31 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Perkembangan Bayi 31 Bulan

Halodoc, Jakarta - Apakah sekarang Si Kecil lebih sering mengatakan tidak pada ibu? Hal ini wajar terjadi, karena perkembangan anak di usia 31 bulan ini sudah menunjukkan keakraban dengan lingkungannya. Anak mulai menirukan apa saja yang diucapkan atau dilakukan oleh temannya dan orang-orang baru yang ia temui. Artinya, ibu dan ayah perlu mulai mengajarkan pada anak mana hal-hal baik yang boleh diikuti, dan mana saja hal negatif yang sebaiknya tidak ditiru. 

Persiapan untuk Kehadiran Saudara Baru

Sepanjang hidupnya, Si Kecil merasa menjadi satu-satunya untuk ibu dan ayahnya. Ya, hingga kehadiran bayi kecil lain dalam keluarga. Apabila ibu kembali hamil, mungkin muncul rasa bingung dan khawatir pada sang buah hati yang sebelumnya adalah anak paling muda, kini harus menjadi kakak bagi calon adiknya. Begitu pula cara memberitahukan padanya tentang calon adiknya, juga bagaimana reaksi yang ditunjukkannya nanti. 

Nah, untuk memulainya, ibu harus memberi tahu sang buah hati kabar bahagia ini sebagai yang pertama, bukan pada keluarga, atau bahkan teman-teman. Bersikaplah positif tetapi hindari janji-janji bahwa bayi ini menyenangkan untuk diajak bermain, karena ini hanya akan terjadi sementara waktu. Tunjukkan pada sang buah hati bagaimana bayi makan, tidur, dan menangis agar ia paham ketika ini terjadi nantinya. 

Baca juga: Perkembangan Bayi 26 Bulan

Anak mungkin mengeluarkan reaksi positif maupun negatif atas kabar bahagia ini, tetapi jangan khawatir karena sekali lagi, ini adalah hal yang wajar untuk perkembangan anak di usia 31 bulan. Ibu hanya perlu melibatkannya dalam mempersiapkan segala hal untuk menyambut kehadiran sang adik. Jika mau, ibu bisa mengajaknya bermain peran, biarkan ia menjadi kakak dan ibu berperan sebagai adiknya. 

Jangan lupa beritahu pula pada anak bahwa ibu akan berada di rumah sakit untuk melahirkan sang adik, dan mungkin kakak akan tidur sementara waktu di rumah nenek atau kerabat lainnya yang dekat. Anak pasti akan bersemangat untuk membantu ibu mengemasi semua kebutuhan bersalin, juga mengepak barangnya sendiri yang dibawa saat menginap. Tidak boleh terlewat, pastikan ibu dan ayah mengatakan padanya bahwa ibu dan ayah sangat menyayanginya, begitu pula adiknya nanti. 

Baca juga: Perkembangan Bayi 27 Bulan

Saatnya Memperhatikan Keamanan dan Keselamatan Anak di Luar Rumah

Anak kecil akan menemukan banyak sekali hal menggembirakan di alam terbuka yang indah, seperti ruang terbuka yang lebar, taman bermain, kolam pasir, alat penyiram, dan masih banyak lagi. Bermain di luar memang menyenangkan dan menjadi cara terbaik untuk membuat anak aktif secara fisik. Ibu bisa membantu anak tetap aktif tetapi tidak lupa untuk memperhatikan keamanan dan keselamatannya. 

Selalu beritahu anak batasannya, apakah itu ketika anak sedang bermain di halaman rumah, taman, atau kala sedang berkemah bersama ayah dan ibu. Pengawasan tetap menjadi hal yang penting, seperti ketika berada di kolam renang. Lindungi pula kulit anak dengan tabir surya yang memang aman untuknya yang masih memiliki kulit yang cenderung sensitif. 

Jika ia sedang berlatih mengendarai sepeda, pastikan selalu mengenakan helm. Tindakan ini membantu melindungi anak dari cedera kepala serius jika ia terjatuh. Jika ia berlarian di luar rumah, peringatkan untuk tetap berhati-hati karena ia mungkin menabrak sesuatu atau ditabrak, terlebih di jalanan. 

Baca juga: Perkembangan Bayi 28 Bulan

Meskipun imunitas anak sudah berkembang lebih baik, orangtua tetap memberikan perhatian dan menjaga kesehatan anak. Jika ia sakit, segera buat janji dengan dokter anak di rumah sakit terdekat agar anak segera mendapatkan pertolongan pertama. Gunakan aplikasi Halodoc, karena aplikasi ini memudahkan ibu dalam membuat janji di rumah sakit atau tanya jawab dengan dokter



Referensi: 
Parents. Diakses pada 2020. 31 Month Old Child Development.
Babycenter. Diakses pada 2020. Your 31-Month-Old: The Power of ‘No’.
What to Expect. Diakses pada 2020. Toddler Development Now: What’s Normal, What’s Not.