• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pernah Tipes, Mungkinkah Kambuh Kembali Saat Puasa?

Pernah Tipes, Mungkinkah Kambuh Kembali Saat Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Tipes adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyakit yang sering disebut tipes ini banyak terjadi di negara berkembang. Sebenarnya, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tapi cukup sering terjadi pada anak-anak. Tipes sering dikaitkan dengan kondisi tubuh yang terlalu lelah, tetapi hal itu tidak sepenuhnya benar.

Pada dasarnya, tipes adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri yang bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi. Dengan kata lain, jenis makanan yang dikonsumsi yang berperan besar dalam menyebabkan penyakit tipes pada seseorang. Meskipun sudah pernah mengalami dan sudah menjalani pengobatan, tipes ternyata adalah jenis penyakit yang bisa kambuh kembali, dan tak menutup kemungkinan terjadi saat seseorang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Baca juga: Ini Gejala Tipes dan Penyebabnya

Bisakah Tipes Kambuh Selama Bulan Puasa?

Salah satu pemicu tipes pada orang dewasa adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh yang dibarengi dengan kebiasaan makan sembarangan dan tidak memperhatikan kebersihan. Alhasil, bakteri penyebab tipes menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. 

Apakah penyakit ini bisa kembali kambuh pada bulan puasa? Jawabannya, bisa. Tipes bisa kembali menyerang tubuh jika kamu sembarangan dalam memilih makanan yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka puasa.

Tidak menjaga kebersihan makanan menjadi penyebab utama infeksi bakteri Salmonella typhi, dan berujung pada penyakit tipes. Saat berpuasa, seseorang diwajibkan untuk menahan lapar dan haus mulai dari terbitnya fajar, hingga matahari terbenam. Dengan kata lain, tubuh tidak akan mendapat asupan makanan maupun minuman selama hampir 14 jam. Alhasil, imun bisa menjadi lebih lemah. Selain itu, jajan makanan sembarangan untuk berbuka puasa pun semakin memicu kekambuhan tipes.

Pengobatan dan pertolongan medis segera adalah hal yang sangat penting pada pengidap penyakit tipes. Jika merasa mengalami gejala penyakit ini, jangan menunda untuk melakukan pengobatan di rumah sakit. Kamu pun bisa buat janji di rumah sakit lewat Halodoc untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter. 

Baca juga: Waspadai Demam Naik Turun Pertanda Gejala 3 Penyakit Ini

Cara Mencegah Tipes Selama Puasa

Secara umum, minum air minum yang bersih, menjaga sanitasi dengan baik dan perawatan medis yang memadai dapat membantu mencegah dan mengendalikan tipes. Sayangnya, di banyak negara berkembang, hal ini mungkin sulit dicapai. Karena itulah, beberapa ahli percaya bahwa vaksin adalah cara terbaik untuk mengendalikan tipes. 

Namun, karena vaksin tidak akan memberikan perlindungan lengkap, ikuti pedoman berikut untuk mencegah tipes selama puasa: 

1. Cuci Tangan

Sering mencuci tangan dengan air sabun yang panas adalah cara terbaik untuk mengendalikan infeksi. Cuci sebelum berbuka puasa atau menyiapkan makanan dan setelah menggunakan toilet. Bawalah pembersih tangan berbahan dasar alkohol saat air tidak tersedia.

2. Hindari Minum Air Mentah

Air minum yang terkontaminasi merupakan masalah khusus di daerah endemik tipes. Oleh karena itu, minumlah hanya air kemasan atau minuman kaleng atau minuman berkarbonasi dalam kemasan. Selain itu, air kemasan berkarbonasi lebih aman daripada air kemasan non-karbonasi. Hindari juga es batu jika kamu tidak yakin sumber airnya bersih. 

Baca juga: 5 Cara Merawat Diri Saat Tipes

3. Hindari Buah dan Sayuran Mentah

Produk mentah mungkin telah dicuci dengan air yang terkontaminasi, jadi hindari buah dan sayuran yang tidak bisa dikupas sebagai menu berbuka puasa. Agar benar-benar aman, sebaiknya hindari makanan mentah apapun. 

4. Pilih Makanan yang Baru Disajikan

Hindari makanan yang disimpan atau disajikan pada suhu ruangan. Makanan panas yang mengukus adalah yang terbaik. Meskipun tidak ada jaminan bahwa makanan yang disajikan di restoran terbaik aman, hal yang terbaik untuk dilakukan adalah menghindari makanan dari pedagang kaki lima karena ia lebih mungkin menjadi sumber infeksi.


Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Typhoid Fever.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Typhoid Fever.
World Health Organization. Diakses pada 2021. Typhoid Vaccines.