27 June 2018

Pertolongan Pertama Saat Anak Tersedak

mengatasi anak tersedak, mengatasi tersedak pada anak

Halodoc, Jakarta – Tersedak merupakan suatu kondisi saat terdapat makanan atau benda asing yang tersangkut di kerongkongan maupun tenggorokan, sehingga menyebabkan tertutupnya aliran udara ke dua saluran tersebut. Gejala terdesak yang umum terjadi adalah batuk-batuk, kesulitan bicara, hingga sulit bernafas. Pada kasus tersedak yang akut, kulit seseorang akan berubah menjadi kebiruan.

Pada orang dewasa, tersedak bisa diatasi dengan minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak hingga batuk mereda, memukul dada atau punggung. Namun, bagaimana cara mengatasi anak tersedak? Tentunya, menepuk punggung hanya berguna apabila anak belum menelan makanan. Lalu, bagaimana jika ukuran makanan atau benda asing yang masuk terbilang besar?

Hindari Menggendong atau Mengangkat Anak

Ketika Si Kecil tersedak, ibu jangan sampai menggendong atau mengangkatnya. Mengapa demikian? Menggendong atau mengangkat anak yang sedang tersedak hanya akan membuat makanan atau benda asing yang masuk ke saluran tenggorokan akan semakin masuk menuju paru-parunya. Tentu saja, kondisi ini amat membahayakan, karena akan membuat anak kesulitan bernafas.

Coba Periksa Mulut Si Kecil

Tersedak pasti membuat anak sangat tidak nyaman. Namun, ibu jangan panik apabila Si Kecil mengalaminya. Cara mengatasi anak tersedak selanjutnya yang bisa ibu coba adalah dengan minta ia untuk membuka mulutnya, dan lihat apakah ada benda asing yang tersangkut pada tenggorokannya. Jika memang demikian dan ibu bisa mengambilnya dengan tangan, cobalah ambil secara perlahan-lahan supaya tidak melukai tenggorokan anak.

Baca juga: Back Hug, Pertolongan Pertama Saat Tersedak

Hindari Memberi Minum Saat Anak Tersedak

Ketika anak batuk-batuk karena tersedak, ibu pasti akan secara reflek memberinya air minum. Namun, ternyata hal ini sebaiknya ibu hindari. Hal ini disebabkan karena memasukkan makanan lain atau minuman ketika anak tersedak hanya membuat benda asing yang menyangkut akan semakin terbawa ke dalam. Sebaiknya, berikan anak air minum jika ia telah mampu bernafas dengan teratur.

Lakukan Dorongan Kecil pada Bagian Dada

Pertolongan pertama saat anak tersedak berikutnya adalah dengan melakukan dorongan kecil pada bagian dadanya. Caranya, letakkan bayi secara telentang dengan menyangga pada lengan bagian bawah dengan posisi kepala berada di bawah. Usahakan posisi kepala anak lebih rendah dari bagian dadanya. Lalu, tempatkan dua atau tiga jari tangan tepat di bagian tengah dada, dan tekan sekitar 1,5 inci. Setelahnya, lakukan dorongan sebanyak lima kali pada bagian tersebut.

Coba Teknik Heimlich Manuever

Heimlich maneuver merupakan teknik menyembuhkan tersedak yang telah banyak dicoba untuk anak di atas satu tahun. Saat Si Kecil tersedak, ambil posisi berdiri atau berlutut di belakang anak, lalu lingkarkan kedua tangan pada tubuhnya. Setelah itu, buat sebuah kepalan dan letakkan sedikit di atas pusar Si Kecil. Tekan kepalan tangan tadi dengan tangan ibu yang lain, lanjutkan dengan hentakan ke bagian atas dengan cepat.

Baca juga: 5 Tips Memilih Mainan untuk Si Kecil

Teknik Maneuver Back Blows

Pertolongan pertama saat anak tersedak terakhir adalah teknik maneuver black blows yang bisa dicoba untuk anak usia di bawah satu tahun. Caranya, tengkurapkan bayi dan topang dengan lengan ibu. pegangi leher dan dagunya dengan telapak tangan. Pastikan posisi kepala bayi lebih rendah daripada dadanya. Berikan tekanan pada bagian punggung di antara kedua bahunya menggunakan dasar telapak tangan sebanyak lima kali dengan cepat.

 

Apabila kelima cara mengatasi anak tersedak di atas tidak berhasil mengeluarkan benda asing yang masuk ke tenggorokan, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan langsung. Dampak tersedak yang berbahaya membuat ibu harus lebih teliti dalam memberikan mainan pada anak. Terlebih jika anak masih suka memasukkan semua benda ke dalam mulutnya. Ibu juga bisa menanyakan semua hal seputar kesehatan si kecil langsung pada dokter lewat aplikasi Halodoc. Sebelum menggunakannya, download dulu aplikasi Halodoc pada ponsel ibu, ya!