• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Gagal Ginjal

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Gagal Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Gagal Ginjal

“Ginjal adalah salah satu organ yang penting untuk keberlangsungan hidup tubuh manusia. Tugasnya ginjal sulit digantikan oleh organ lain ataupun pengobatan. Meskipun ada pengobatan dialisis dan transplantasi ginjal, tapi itu tidak menyembuh penyakit gagal ginjal. Hanya saja pengidapnya bisa hidup lebih lama.”

Halodoc, Jakarta – Ginjal adalah sepasang organ yang terletak di punggung bagian bawah. Organ tubuh ini bertugas menyaring darah dan membuang racun dari tubuh. Ginjal juga mengirim racun ke kandung kemih, kemudian dikeluarkan oleh tubuh saat kamu buang air kecil. 

Gagal ginjal bisa terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dari darah. Banyak faktor yang bisa mengganggu kesehatan dan fungsi ginjal. Contohnya paparan racun dari lingkungan, dehidrasi, hingga penyakit tertentu. Mengingat fungsi ginjal yang penting, penting untuk segera menjalani pengobatan jika mengalami gagal ginjal.

Baca juga: Cari Tahu Pentingnya Fungsi Ginjal bagi Tubuh

Pengobatan Gagal Ginjal yang Bisa Dijalani

Berikut adalah beberapa pengobatan untuk gagal ginjal. Jenis perawatan dibutuhkan pengidapnya akan tergantung pada penyebab gagal ginjal.

  1. Dialisis

Pengobatan ini dilakukan dengan menyaring dan memurnikan darah menggunakan mesin. Di prosedur ini, mesin akan melakukan fungsi ginjal. Tergantung pada jenis dialisis, pengidap gagal ginjal mungkin terhubung ke mesin besar atau tas kateter portabel. Ada dua jenis dialisis yaitu:

  • Hemodialisis. Jenis perawatan ini menggunakan mesin untuk membersihkan darah. Hal ini dapat dilakukan di rumah sakit atau di rumah. 
  • Dialisis Peritoneal. Perawatan ini membersihkan darah menggunakan lapisan di daerah perut, yang disebut peritoneum, dan larutan pembersih yang disebut dialisat. Dialisis peritoneal dapat dilakukan di rumah atau di rumah sakit. 

Dialisis membantu tubuh membuang limbah dan cairan ekstra dalam darah. Namun, ia tidak bisa melakukan semua yang dilakukan ginjal sehat. Hal ini berarti pengidap mungkin memiliki masalah kesehatan yang menyertai gagal ginjal, meskipun sedang menjalani dialisis. 

Pengidap mungkin perlu menjalani diet rendah kalium dan rendah garam bersamaan dengan pengobatan dialisis. Perlu dipahami juga, dialisis tidak menyembuhkan gagal ginjal. Namun, dapat memperpanjang hidup pengidap jika perawatan dijalani secara teratur. 

Baca juga: Terlalu Sering Minum Soda Sebabkan Gangguan Ginjal?

  1. Transplantasi Ginjal

Ginjal yang ditransplantasikan dapat bekerja secara normal, dan dialisis tidak lagi diperlukan. Biasanya pengidap harus menunggu lama untuk menerima donor ginjal yang sesuai dengan tubuhnya. Jika pengidap memiliki donor hidup, prosesnya mungkin berjalan lebih cepat. 

Pengidap gagal ginjal juga harus minum obat imunosupresif setelah operasi untuk mencegah tubuh menolak ginjal baru. Obat-obatan ini memiliki efek sampingnya sendiri, beberapa di antaranya serius. 

Operasi transplantasi ginjal mungkin bukan pilihan pengobatan yang tepat untuk semua orang.  Ada pula kemungkinan operasinya tidak berhasil. Sebaiknya bicarakan dengan dokter apakah kondisi yang kamu miliki bisa menjalani transplantasi ginjal. 

Baca juga: Waspada Sarkoidosis Dapat Berujung kepada Gagal Ginjal

Pola Makan untuk Pengidap Gagal Ginjal

Sebenarnya tidak ada pola makan untuk pengidap gagal ginjal. Pedoman pola makan biasanya tergantung pada stadium penyakit gagal ginjal yang dialami dan kesehatan pribadi. Beberapa kemungkinan rekomendasi yaitu:

  • Batasi natrium dan kalium. Catat berapa banyak yang kamu konsumsi dari kedua nutrisi ini. 
  • Batasi fosfor. Seperti natrium dan kalium, ada baiknya membatasi jumlah fosfor yang kamu makan dalam sehari.
  • Ikuti panduan konsumsi protein. Pada penyakit gagal ginjal dini dan sedang, pengidap mungkin ingin mengurangi konsumsi protein. Namun, pada gagal ginjal stadium akhir, pengidap mungkin makan lebih banyak protein, tergantung pada rekomendasi dokter. Di luar pedoman umum ini, pengidap mungkin juga diminta untuk menghindari makanan tertentu jika memiliki penyakit ginjal.

Itulah yang perlu diketahui tentang pengobatan gagal ginjal. Jika kamu memiliki kondisi ini, sebaiknya tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc tentang perawatan yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga. 

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know About Kidney Failure

NIH. Diakses pada 2021. Choosing a Treatment for Kidney Failure

Kidney Fund. Diakses pada 2021. Treatment of kidney failure