Postpartum Depression Bisa Diatasi dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
mengatasi postpartum depression

Halodoc, Jakarta - Depresi pasca melahirkan, atau yang lebih dikenal dengan postpartum depression merupakan salah satu jenis depresi yang kerap dialami ibu pasca melahirkan. Jangan salah, depresi yang satu ini bahkan bisa saja dialami oleh ayah. Kondisi ini akan muncul secara tiba-tiba dan berkembang secara perlahan. Biasanya, kondisi ini terjadi pada tahun pertama setelah Si Kecil lahir. Jika mengidap kondisi ini, atasi dengan cara berikut.

Baca juga: Lakukan Ini untuk Menghindari Depresi Pasca-Melahirkan

Postpartum depression bukanlah kelemahan ibu. Kondisi ini dapat terjadi karena adanya komplikasi atau masalah dalam proses persalinan Si Kecil. Untuk mengatasinya, ibu bisa lakukan beberapa langkah di bawah ini, ya.

  • Memijat Si Kecil dengan Lembut

Ibu dapat melakukan aktivitas ini untuk membantu meringankan postpartum depression yang dialaminya. Memijat lembut bagi akan membuat ibu memiliki ikatan batin yang lebih besar dengan Si Kecil. Dengan begitu, ibu akan lebih memahami Si Kecil. Aktivitas yang satu ini juga membantu ibu dalam melepaskan hormon oksitosin, yaitu hormon cinta yang berperan dalam tingkah laku manusia.

  • Bernyanyi untuk Si Kecil

Ibu mana pun pasti sering melakukan hal yang satu ini untuk Si Kecil. Ternyata, bernyanyi untuk Si Kecil tidak hanya membantu meringankan postpartum depression yang dialami ibu, tapi juga dapat memperbaiki persepsi yang kurang tepat dari ibu terhadap bayinya. Dengan begitu, rasa keibuan juga akan meningkat dan hati juga akan merasa lebih tenang.

  • Berolahraga dengan Teratur

Berolahraga dapat membantu meringankan gejala postpartum depression yang terjadi. Perubahan fisik yang dialami oleh ibu hamil pasca melahirkan biasanya akan membuat ibu jadi kehilangan kepercayaan dirinya. Dengan melakukan olahraga, aktivitas ini akan membantu ibu menjadi lebih percaya diri dengan bentuk badan yang perlahan kembali normal. Berolahraga juga dapat dijadikan “me time” untuk ibu pasca melahirkan yang selalu fokus untuk merawat Si Kecil.

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Depresi Pasca-Melahirkan

  • Berjalan-Jalan dengan Si Kecil

Mengajak Si Kecil berjalan-jalan dengan stroller atau gendongan bayi akan serupa dengan menjalani olahraga. Bagi ibu baru, berjalan-jalan dengan Si Kecil merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan, bukan? Kegiatan ini akan melancarkan peredaran darah dan membuat ibu merasa lebih rileks. Dengan begitu, ibu dapat belajar untuk mengatur emosinya dengan lebih baik.

  • Mengikuti Support Group

Mengikuti support group tidak ada salahnya untuk dilakukan, karena ibu akan berkesempatan untuk menemui dan mengenal ibu-ibu lainnya yang juga memiliki pengalaman yang sama. Selain membantu mengeratkan hubungan dengan Si Kecil, dengan mengikuti support group ini akan membuat ibu berinteraksi dengan ibu-ibu lainnya. Ibu menjadi lebih nyaman dan tenang karena mendapatkan dukungan dari orang lain.

 

  • Berlatih untuk Memusatkan Pikiran

Berlatih untuk memusatkan perasaan dan perhatian untuk meminimalisir kekhawatiran dan kecemasan yang dirasakan merupakan cara yang baik untuk mengatasi postpartum depression. Pelatihan ini juga dapat meningkatkan kualitas kehidupan sosial ibu, karena hilangnya perasaan dan pemikiran negatif yang selama ini menjadi bebannya.

Baca juga: Istri Alami Postpartum Depression, Suami Bisa Lakukan 5 Hal Ini

Ibu perlu mengetahui bahwa postpartum depression tidak hanya terjadi karena adanya perubahan fisik pasca melahirkan, tapi juga dapat terjadi karena sejumlah kondisi, salah satunya karena jam tidur yang kurang. Dengan membuat janji bertemu dengan dokter ahli di rumah sakit terdekat pada aplikasi Halodoc dapat membantu ibu dalam mengatasi postpartum depression yang ibu alami. Jangan lupa, dukungan keluarga akan sangat berpengaruh untuk mengatasi kondisi ini pada ibu.

Referensi:
Pijar Psikologi (Diakses pada 2019). 6 Aktivitas untuk Membantu Meringankan Postpartum Depression (PPD).
Baby Center (Diakses pada 2019). Postpartum Depression.